MobilKomersial.com — PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) terus menata jaringan layanannya agar semakin sesuai dengan pola perjalanan masyarakat. Salah satunya melalui penyesuaian rute yang melayani kawasan rumah susun (rusun),sebagai langkah untuk mengoptimalkan penggunaan armada sekaligus memastikan kebutuhan mobilitas warga tetap terakomodasi.
Sebagai upaya optimalisasi operasional serta peningkatan kualitas layanan, Transjakarta melakukan penyesuaian pada sejumlah rute pengumpan (feeder) yang melayani wilayah Rumah Susun Sewa Simpleks (Rusun) yang mulai berlaku pada Sabtu, 26 September 2026.
Penyesuaian ini difokuskan untuk optimalisasi layanan dengan melakukan penggabungan rute-rute yang saling berdekatan. Transjakarta memastikan bahwa penyesuaian ini tidak akan mengurangi jumlah armada yang beroperasi, serta tetap menjamin keterjangkauan akses transportasi bagi pelanggan di kawasan terkait.
Baca juga: Transjakarta Paksa Semua Operator Pakai Bus Listrik di 2030

Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transportasi Jakarta, Ayu Wardhani, mengungkapkan bahwa penyesuaian ini dirancang untuk memaksimalkan daya jangkau dan efisiensi rute tanpa mengorbankan kenyamanan warga rusun.
“Penyesuaian layanan ini merupakan langkah strategis Transjakarta dalam menyelaraskan kebutuhan mobilitas masyarakat dengan efisiensi operasional armada. Kami memastikan pelanggan di area rusun tetap mendapatkan akses transportasi yang mudah, cepat, dan terintegrasi,” kata Ayu dalam keterangannya Sabtu, (26/9/2026).
Menurut Ayu, meskipun ada penggabungan dan penutupan rute tertentu, pihaknya pastikan jumlah armada tidak dikurangi. Bahkan, Transjakarta menyediakan penugasan armada khusus yang memulai titik pemberangkatan langsung dari masing-masing rusun untuk menjamin kelancaran aktivitas harian warga.
Baca juga: Alasan Damri Mampu Operasikan Hingga 316 Bus Listrik untuk Layanan Transjakarta
Berikut adalah rincian penyesuaian layanan rute Rusun Transjakarta:
Penggabungan Rute 9F & 3C (Rusun Kapuk Muara & Rusun Tambora)
Rute 9F dan 3C kini digabungkan untuk mengoptimalkan cakupan layanan di Rusun Kapuk Muara dan Rusun Tambora. Bagi pelanggan dari Rusun Tambora, Transjakarta tetap menyediakan armada khusus yang akan langsung mengantar warga menuju Halte Penjaringan.
Penggabungan Rute 12H & 12C (Rusun Waduk Pluit & Rusun Penjaringan)
Layanan Rute 12H dan 12C digabungkan untuk melayani area Rusun Waduk Pluit dan Rusun Penjaringan. Transjakarta menyiagakan armada keberangkatan awal dari Rusun Penjaringan yang langsung menuju Halte Penjaringan untuk kenyamanan ketersambungan rute pelanggan.
Penutupan Rute 10A dan Dialihkan ke Rute 12F & JAK.15
Layanan Rute 10A resmi ditutup. Sebagai gantinya, mobilitas masyarakat di koridor tersebut tetap dilayani secara optimal oleh Rute 12F dan JAK.15. Untuk menjaga headway (waktu tunggu) dan kapasitas angkut, armada dari Rute 10A dialihkan sepenuhnya untuk memperkuat operasional Rute 12F.











