MobilKomersial.com — Ford secara resmi memperkenalkan generasi baru model kendaraan komersial listriknya, All-New Transit City, untuk pasar Australia dan Selandia Baru yang menjadi langkah strategis Ford dalam menghadirkan armada bebas emisi.
Van listrik perkotaan ini dirancang khusus guna memenuhi efisiensi operasional harian para pelaku bisnis modern. Ford memangkas opsi varian rumit dengan menyajikan satu standar spesifikasi lengkap yang langsung siap dipakai.
Baca Juga: Hyundai Garap Pasar Niaga Dengan Staria Load Electric Baru, Begini Spesifikasinya
Sektor daya didukung baterai Lithium-Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 56 kWh yang dikenal sangat tahan lama. Baterai LFP ini dipilih karena memiliki ketahanan termal tinggi serta daya tahan optimal terhadap pengisian cepat berulang.
Dalam sekali pengisian penuh, van listrik ini mampu menempuh jarak jelajah hingga 254 km berdasarkan pengujian WLTP combined. Sementara untuk penggunaan di dalam area perkotaan, jarak tempuhnya mencapai 380 km.


Motor listrik penggerak roda depan menghasilkan tenaga puncak sebesar 110 kW atau sekitar 149 dk dengan limpahan torsi instan. Konfigurasi tersebut memastikan performa kendaraan tetap responsif walau sedang membawa beban muatan yang maksimal.
Untuk pengisian daya cepat DC hingga 87 kW, baterai dapat terisi dari 10 hingga 80% dalam waktu 33 menit. Proses pengisian selama 10 menit saja pada pengisi daya DC sudah sanggup menambah jarak tempuh sejauh 68 km.
Pengisian daya standar AC berdaya 11 kW membutuhkan waktu sekitar 5,5 jam dari kondisi 10 hingga 100%. Hal ini memungkinkan van komersial tersebut diisi daya hingga penuh dengan sangat mudah sepanjang malam di depo.
Ford merancang area kargo Transit City secara optimal dengan menawarkan volume ruang muat hingga 6,4 m3. Desain interior kargonya dirancang secara presisi sehingga mampu menampung hingga tiga palet standar Euro.
Baca Juga: Lebih Lapang dan Bertenaga! Ini Spesifikasi dan Harga Van Listrik VW ID. Buzz Cargo LWB

Baca Juga: Mengupas Kehebatan VW Caddy Cargo Yang Didaulat Jadi Van Terbaik 2027
Kapasitas daya angkut maksimal kendaraan ini mencapai 1.085 kg atau lebih dari 1 ton untuk mendukung berbagai kebutuhan bisnis. Perlindungan area kargo sudah terpasang langsung sebagai standar pabrik tanpa biaya opsi tambahan lagi.
Fitur regenerasi daya One-Pedal Driving dikalibrasi secara khusus untuk memaksimalkan efisiensi energi. Sistem ini juga membantu mengurangi kelelahan pengemudi saat harus menghadapi lalu lintas perkotaan yang padat.
Kabin kendaraan dilengkapi layar sentuh pusat seluas 12,3 inci yang sangat informatif dan intuitif. Sistem infotainment ini mendukung konektivitas nirkabel Apple CarPlay serta Android Auto untuk navigasi harian.
Kenyamanan pengemudi dioptimalkan melalui kursi berpemanas hemat energi serta fitur Push-Button Start. Fitur ini sangat mendukung efisiensi pengemudi armada logistik yang sering keluar masuk kabin saat bekerja.


Sistem keselamatan aktif canggih turut disematkan, termasuk Autonomous Emergency Braking dan Adaptive Cruise Control. Fitur Lane Departure Warning beserta kamera mundur terintegrasi secara dinamis juga menjadi standar keselamatan.
Sasis tangguh kendaraan dibangun dengan kekuatan tinggi untuk memenuhi ekspektasi operasional bisnis yang berat. Pengujian ketahanan ketat memastikan bahwa van ini sanggup diandalkan untuk pemakaian jangka panjang harian.
Baca Juga: JAC Motors Kenalkan Van Listrik Sunray Pro EV, Sanggup Bawa Muatan 1,2 Ton!
Ketersediaan unit van listrik komersial ini dijadwalkan secara resmi mulai meluncur ke tangan konsumen pada November 2026. Banderol harganya diperkirakan setara dengan kisaran harga Rp 630 juta saat dirilis nanti.
Mobil komersial canggih ini memberikan kombinasi kepraktisan, kapasitas muatan besar, serta efisiensi daya listrik. Transit City siap menjadi solusi terbaik dalam mempercepat transformasi hijau pada armada logistik modern.











