MobilKomersial.com — Musim hujan mulai tiba, pengemudi sebaiknya tidak hanya memastikan kondisi ban dan rem, tetapi juga memeriksa wiper mobil. Komponen yang kerap luput dari perhatian ini punya peran penting dalam menjaga visibilitas saat hujan, sehingga kondisinya perlu dipastikan tetap optimal sebelum intensitas hujan meningkat.
Wiper berfungsi optimal menjaga kaca depan tetap bersih dari air, kotoran, dan residu jalan sehingga pandangan pengemudi tidak terhalang. Visibilitas yang baik membantu pengemudi mengenali potensi bahaya lebih awal, menjaga jarak aman, serta mengambil keputusan pengereman dan manuver dengan lebih cepat dan tepat.
Pastikan bilah, lengan, motor, mekanisme penghubung, cairan washer, dan saluran drainase bekerja dengan baik sebelum kendaraan digunakan dalam kondisi hujan. Karena jika terdapat kerusakan pada sistem wiper maka akan sangat mengganggu dan membahayakan perjalanan.
Baca juga: Pilihan Wiper Wealthy yang Cocok Untuk Semua Tipe Mobil

CEO dan Founder PT Welty Indah Perkasa (Wealthy Group), Arief Hidayat mengatakan bahwa sebelum hujan mengguyur ada baiknya pemilik kendaraan memeriksa Bilah Wiper jika terlihat garis atau noda di kaca depan, skipping or chattering, karet robek, retak, atau mengeras, mengurangi performa penghapusan saat hujan deras maka wajib diganti.
“Ganti bilah wiper setiap 6 hingga 12 bulan, terutama di iklim tropis di mana panas dan paparan UV mempercepat degradasi karet. selain itu, pemilik mobil juga dapat mewaspadai lengan wiper yang bengkok menyebabkan kontak tidak merata dengan kaca depan, tegangan/tekanan pegas lemah, serta korosi di sekitar titik poros wiper,” kata Arief.
Menurut Arief, pemilik mbil juga dapat memeriksa mekanisme penghubung wiper di bawah panel cowl untuk memastikan gerakannya lancar dan tidak longgar serta menguji wiper agar semua pengaturan kecepatan berfungsi dengan benar, tidak ragu saat menyapu dan tidak ada suara abnormal atau panas berlebih.

“Kaca depan juga harus sering dibersihkan, biasanya ada getah pohon kalau suka taruh mobil di bawah pohon, residu lilin kemudian bisa juga terdapat kontaminasi minyak saat mobil dalam perjalanan terkena partikel – partikel di jalan,” ujarnya.
Lebih lanjut Arief mengatakan, mengisi ulang resevoir washer dengan cairan washer kaca depan berkualitas baik dapat memberikan performa yang baik pula untuk kualitas wiper dan penyapuan di kaca, bila cairan washer berkualitas rendah atau berbusa tinggi dapat mengikis lapisan pelindung karet, menyebabkan bilah mengeras, membengkak, retak, atau berubah bentuk.
“Periksa juga jalur air yang ada di bawah kap mobil dan periksa juga bawah kaca mobil karena daun dan kotoran sering menumpuk di bawah kaca depan. Saluran tersumbat dapat menyebabkan masuknya air ke dalam kabin, kerusakan listrik serta korosi di sekitar mekanisme wiper.
Arie menambahkan bahwa wiper bukan sekadar fitur kenyamanan, melainkan bagian penting dari keselamatan berkendara saat hujan. memastikan kaca depan tersapu dengan bersih, cairan washer tersedia, dan sistem bekerja normal sebelum kendaraan digunakan. Pandangan yang jelas membantu pengemudi bereaksi lebih cepat dan berkendara dengan lebih aman.










