MobilKomersial.com — Pasar otomotif Tanah Air semakin bergairah seiring langkah strategis BFGoodrich yang kian gencar memperkuat penetrasi di segmen On-Road. Produsen ban ini mengandalkan dua amunisi andalannya demi menguasai pasar lokal.
Kedua produk unggulan tersebut adalah Advantage Touring dan g-Force Phenom. Dua ban ini dirancang dengan karakteristik berbeda untuk memenuhi kebutuhan gaya berkendara konsumen Indonesia yang kian beragam dan kian dinamis.
Baca Juga: Hankook Smart Control AW53 dan DW53, Ban Truk Canggih yang Bisa Regenerasi Sendiri!
Seluruh proses manufaktur ban dilakukan secara lokal di fasilitas canggih PT Multistrada Arah Sarana di Cikarang. Pabrik yang dicaplok Michelin Group pada 2019 itu melayani pasar domestik maupun ekspor berstandar internasional.
Langkah lokalisasi ini dibarengi komitmen tinggi untuk menghadirkan kualitas terbaik bagi pengendara. Advantage Touring hadir bagi pengemudi harian yang mengedepankan aspek kenyamanan, daya tahan lama, serta rasa aman di jalan.

Di sisi lain, g-Force Phenom diracik secara khusus untuk memberikan performa yang jauh lebih dinamis. Ban sporty ini menawarkan presisi kendali luar biasa serta daya cengkeram optimal pada kondisi jalan kering maupun basah.
Menghadapi variasi kontur jalanan Indonesia, pabrikan membekali jajaran produknya dengan konstruksi sidewall yang sangat robust. Dinding samping nan kokoh ini dipadukan tingkat kebisingan rendah demi kenyamanan dalam kabin.
“BFGoodrich On-Road diproduksi di Indonesia dengan fasilitas dan standar yang juga digunakan untuk melayani pasar ekspor,” ungkap Alfons Abikaryono selaku Customer Engineering Support BFGoodrich, mengutip keterangannya, Jumat (25/9/2026).
“Melalui Advantage Touring dan g-Force Phenom, kami menghadirkan pilihan untuk kebutuhan berkendara yang berbeda, namun tetap dengan fokus yang sama pada kualitas dan durability,” sambungnya.
Baca Juga: Menembus Batas Teritorial, Inovasi Giti Tire Redefinisi Makna Ketangguhan Lewat GitiXcursion RT

Lini produk BFGoodrich juga dipersiapkan secara matang untuk mengantisipasi tren kendaraan listrik. Penyesuaian ukuran dan spesifikasi teknis menjadi kunci utama dalam menjamin keselamatan mobil berteknologi baterai tersebut.
Alfons menegaskan bobot EV lebih berat akibat baterai dan torsi instan mempengaruhi keausan. “Maka perlu memilih ban dengan ketahanan keausan telapak yang baik serta kesesuaian load dan speed index-nya,” ujar Alfons memperingatkan.
Keandalan Advantage Touring dibuktikan langsung oleh Brand Ambassador BFGoodrich, Gofar Hilman. Pria populer tersebut telah menguji langsung ketangguhan ban ini selama enam bulan penuh untuk menunjang mobilitas harian yang padat.
Gofar membagikan pengalamannya, “Dipakai untuk berbagai aktivitas sehari-hari tetap nyaman dan senyap, tapi handling-nya juga tetap memberikan rasa percaya diri saat berkendara,” saat mengulas performa harian Advantage Touring.

Sementara itu, bagi pengemudi yang mendambakan sensasi berkendara lebih agresif, g-Force Phenom menjadi jawaban tepat. Ban ini diciptakan bagi mereka yang menikmati respons kendaraan dan pengalaman mengemudi yang lebih engaging.
Keunggulan teknis BFGoodrich tak lepas dari rekam jejak panjangnya selama lebih dari 150 tahun. Bergabung dengan Michelin Group sejak 1990 semakin memperkokoh fondasi keahlian serta inovasi teknologi ban yang diproduksi lokal.
Baca Juga: BFGoodrich Advantage Touring Tawarkan Cengkeraman Maksimal dan Efisiensi Tinggi
Samuel Hasibuan, Head of Marketing, menegaskan, “Produksi di Indonesia bukan hanya tentang kedekatan dengan pasar, tetapi juga memastikan bahwa konsumen Indonesia mendapatkan produk berkualitas yang dirancang sesuai kebutuhan.”
Sebagai bentuk peningkatan layanan, garansi resmi selama enam tahun kini dihitung sejak tanggal pembelian. Kebijakan baru ini menegaskan bahwa kode produksi pada ban hanyalah penanda waktu buat, bukan tanggal kedaluwarsa.











