• Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
Mobil Komersial
Advertisement
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
No Result
View All Result
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
No Result
View All Result
Mobil Komersial
No Result
View All Result
Home Aftermarket

9 Permasalahan Umum Pada Kendaraan Niaga yang Gunakan Cairan AdBlue

Cairan knalpot diesel atau dikenal sebagai AdBlue saat ini banyak digunakan pada bus atau truk yang telah menggunakan teknologi Selective Catalytic Reduction (SCR) sehingga diklaim dapat mengurangi gas berbahaya yang dilepaskan ke atmosfer.

Mato by Mato
09/09/2026
in Aftermarket, Berita
0
Kolaborasi DCVI dan MTU Karoseri Hasilkan Truk Mercedes-Benz Tangguh

Mercedes-Benz Axor water truk buatan MTU Karoseri. Foto: MobilKomersial.com/Mato

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MobilKomersial.com — Cairan knalpot diesel atau dikenal sebagai AdBlue saat ini banyak digunakan pada bus atau truk yang telah menggunakan teknologi Selective Catalytic Reduction (SCR) sehingga diklaim dapat mengurangi gas berbahaya yang dilepaskan ke atmosfer.

AdBlue adalah larutan 32,5 % urea dengan kemurnian tinggi yang diproduksi secara sintetis dalam air demineralisasi. Kendaraan dengan teknologi SCR memiliki tangki terpisah yang diisi AdBlue. Ini kemudian disuntikkan ke pipa knalpot, di depan katalis SCR, bagian hilir mesin.

CEO dan Founder Wealthy Group, Arif Hidayat, mengungkapkan bahwa AdBlue adalah nama merek cairan knalpot diesel yang populer. Ini adalah larutan air demineralisasi dan urea yang tidak beracun dan tidak berwarna.

Baca juga: Fungsi Truk Water Mist Semburkan Partikel Air ke Udara

Hino CS Contest 2023. dok: HMSI

“Penggunaan AdBlue jenis ini mencegah potensi masalah pada pengoperasian katalis SCR. Masa pakai dan efektivitas sistem SCR pada kendaraan bergantung pada kualitas dan kemurnian produk AdBlue,” kata Arief kepada MobilKomersial.com beberapa waktu lalu.

Menurut Arief, cara kerja untuk menggunakan AdBlue yakni cairan tersebut dipanaskan di knalpot, kemudian cairan tersebut nantinya terurai menjadi amonia dan CO₂. Ketika oksida mono-nitrogen (NOx) dari knalpot mesin bereaksi di dalam katalis dengan amonia, molekul NOx yang berbahaya di knalpot diubah menjadi Nitrogen dan Air yang tidak berbahaya, yang dilepaskan dari pipa knalpot sebagai uap.

Baca juga: Terdampak Abu Vulkanik, Ini Tugas Utama Truk Smoke Removal dan Street Sweeper di Jalan

Menurut Arief ada 9 problem umum yang terjadi dengan penggunaan AdBlue yakni:

  1. Kontaminasi pada AdBlue (Cairan Knalpot Diesel).
  2. Masalah kelistrikan atau masalah unit control.
  3. Kegagalan pada injektor CKD (AdBlue).
  4. Kegagalan pompa CKD (AdBlue).
  5. Masalah & kegagalan katalis SCR.
  6. Kegagalan sensor NOx.
  7. Kegagalan sensor level CKD (AdBlue).
  8. Kegagalan pemanas/pra-pemanas AdBlue.
  9. Tangki dan pipa CKD (AdBlue) bocor.

“Dalam waktu dekat kami akan meluncurkan Wealthy AdBlue untuk kendaraan niaga yang membutuhkan cairan tersebut seperti bus, truk, atau kendaraan yang sudah menggunakan teknologi euro 4  atau Euro 5,” ujarnya.

Arief juga mengatakan bahwa  pada kendaraan diesel yang dilengkapi dengan teknologi SCR, cairan AdBlue tersebut tidak boleh habis saat kendaraan sedang digunakan. Menggunakan larutan urea dengan kualitas yang salah atau rendah dan tidak mengikuti standar akan berisiko menimbulkan biaya perbaikan yang mahal.

“Menghapus sistem AdBlue tidak akan mempengaruhi mesin, itu akan berjalan baik-baik saja tanpanya. Tapi, jika cairan AdBluetidak di isi maka akan mengeluarkan lebih banyak emisi berbahaya, dan bahkan mungkin akan menghadapi masalah hukum,” ungkapnya.

Tags: #WealthyAdBlueBusCairan AdBlueEuro 4Euro 5Kendaraan NiagaTrukWealthy Group
Previous Post

Mahindra Veero Kini Hadir Pakai Mesin Canggih, Harga Mulai Rp150 Jutaan!

Mato

Mato

Related Posts

Tanpa Bensin dan Listrik, Ambulans Bertenaga Surya Ini Lolos Uji Medan Ekstrem 800 Km!
Berita

Tanpa Bensin dan Listrik, Ambulans Bertenaga Surya Ini Lolos Uji Medan Ekstrem 800 Km!

08/09/2026
Niat Kuasai Asia Tenggara, BYD Langsung Hajar Target TKDN 60 Persen di Subang!
Berita

Niat Kuasai Asia Tenggara, BYD Langsung Hajar Target TKDN 60 Persen di Subang!

05/09/2026
Cairan Wealthy NanoCOOL Cegah Radiator Kendaraan dari Karat dan Lumpur
Aftermarket

Cairan Wealthy NanoCOOL Cegah Radiator Kendaraan dari Karat dan Lumpur

05/09/2026
Diler BAIC Prestige PIK 2 Resmi Beroperasi, Gandeng Prestige Motorcars
Berita

Makin Agresif di 2026! BAIC Indonesia Operasikan Dealer Ke-17 di Pusat Bisnis Jakarta

04/09/2026
GIIAS Bandung 2026 Hadirkan Line-Up Terlengkap, 5 Merek Anyar Siap Meluncur!
Berita

GIIAS Bandung 2026 Hadirkan Line-Up Terlengkap, 5 Merek Anyar Siap Meluncur!

04/09/2026
Rutin Bersihkan EGR Bisa Cegah Mesin Diesel Tersendat
Aftermarket

Menutup EGR di Mobil Diesel Bisa Jadi Masalah Besar

03/09/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sponsor

Wealthy Photochromic Film
Hydrosoft Pro Wiper
Automatic Transmission Fluid

Sponsor

Hydrosoft Pro Wiper
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak Kami
redaksi@mobilkomersial.com

© 2023 Copyright Mobilkomersial.com

No Result
View All Result
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil

© 2023 Copyright Mobilkomersial.com