MobilKomersial.com — Industri otomotif dan tambang Eropa mencatat sejarah baru lewat Volvo Autonomous Solutions (VAS). Divisi canggih pabrikan Swedia ini sukses mengangkut lebih dari 3 juta ton material tambang secara otonom tanpa kemudi manusia.
Pencapaian luar biasa ini dibuktikan langsung di area pertambangan dan penggalian batu ekstrem. Pengangkutan tanpa sopir ini memberikan nilai operasional yang sangat konsisten serta dapat diandalkan oleh para konsumen.
Baca Juga: Truk Listrik Volvo Kini Bisa Angkut Beban Muatan Hingga 80 Ton!
Keberhasilan proyek swakemudi tersebut tersebar di berbagai lokasi operasional aktif maupun proyek selesai di wilayah Eropa. Konsumen utama yang mengandalkan teknologi canggih ini antara lain Brønnøy Kalk serta Boliden.
Perusahaan tambang Brønnøy Kalk yang berlokasi di Norwegia mulai menerapkan armada otonom ini pada tahun 2023. Mereka berhasil menorehkan rekor volume pengangkutan hingga mencapai angka 1 juta ton material pada tahun 2025.

Pada lokasi tambang penggalian batu di Norwegia tersebut, ada 9 truk canggih tanpa pengemudi yang bekerja secara rutin. Semua armada tersebut bertugas memindahkan material tambang menuju mesin penghancur batu secara efisien.
Rute yang dilalui armada swakemudi ini terbilang cukup ekstrem sepanjang 5 km. Truk harus menembus terowongan yang sangat panjang serta lintasan dengan tanjakan yang sangat terjal setiap harinya tanpa ada masalah.
Sementara itu pada area tambang milik Boliden Garpenberg di negara Swedia, truk nirawak ini bekerja mendukung proyek penguatan bendungan. Armada bertugas mengangkut material dari penambangan menuju area pembongkaran dinamis.
Baca Juga: Volvo Trucks Indonesia Jamin Truk Volvo FMX Edge Aman Tenggak BBM B50!
“Pencapaian angka 3 juta ton yang diangkut secara otonom ini merupakan pencapaian sangat penting,” ujar Ingo Stürmer, CTO Volvo Autonomous Solutions, mengutip keterangan resminya, Jumat (25/9/2026).
Ia juga menambahkan bahwa rekor ini membuktikan tingkat kematangan teknologi transportasi swakemudi Volvo. Solusi canggih ini memberikan nilai nyata yang sangat besar bagi kelancaran operasional harian para pelanggan mereka.
“Pencapaian ini mencerminkan hasil kerja sama erat selama bertahun-tahun antara tim Volvo dan pelanggan untuk mengembangkan serta menerapkan pengangkutan otonom di dunia nyata,” tutur Ingo Stürmer.

Layanan unggulan bagi industri pertambangan ini mengusung sistem paket komplit bernama Autona / earth. Layanan berbasis Transport-as-a-Service ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan transportasi di area terbatas.
Sistem Autona / earth menggabungkan truk otonom canggih dengan teknologi Volvo Virtual Driver. Paket ini mencakup penyediaan infrastruktur, manajemen armada, serta layanan perawatan guna menjamin waktu operasional maksimal.
Baca Juga: Canggihnya Fitur VDS Pada Truk Volvo, Bisa Digerakkan Dengan Remote Control
Sistem terpadu ini memungkinkan konsumen menerapkan otomasi tanpa harus pusing memikirkan rumitnya masalah teknis. Perusahaan tambang juga tidak perlu mengeluarkan investasi modal berlebih untuk pembelian peralatan baru.
Truk swakemudi Volvo diproduksi langsung di pabrik Volvo Group yang berlokasi di Säffle. Fasilitas canggih ini menjamin pengiriman armada yang cepat demi memenuhi lonjakan permintaan pasar akan truk otonom yang efisien.










