MobilKomersial.com — Produsen ban asal Korea Selatan, Hankook, resmi memperkenalkan generasi terbaru ban musim dingin untuk kendaraan niaga. Produk ini dirancang khusus menghadapi medan ekstrem salju serta es dengan traksi yang sangat optimal.
Generasi anyar ini mencakup Smart Control AW53 untuk poros kemudi dan Smart Control DW53 khusus poros penggerak. Kedua varian tersebut disiapkan sebagai pengganti model terdahulu, yaitu Smart Control AW02 serta varian DW07.
Baca Juga: Scania Dynamic Resmi Meluncur, Truk Seri R dan Seri S Kini Semakin Canggih
Kedua produk ini meluncur perdana pada pameran IAA Transportation 2026 yang berlangsung di Hannover, Jerman. Hankook memamerkan inovasi teknologinya di aula 11 stan E09 mulai tanggal 15 hingga 20 September 2026.
Fokus utama pengembangannya terletak pada konsistensi performa sepanjang masa pakai ban yang jauh lebih panjang. Hankook memadukan alur zig-zag dan 3D sipes untuk mencengkram permukaan jalan yang tertutup es tebal.
Fitur tie bars disematkan guna meningkatkan stabilitas blok tapak secara presisi saat truk bermanuver. Hasil uji internal di Pusat Pengujian UTAC Ivalo, Finlandia, membuktikan peningkatan performanya yang signifikan.

Kemampuan pengereman di atas salju meningkat 2,8% jika dibandingkan dengan model pendahulunya. Selain itu, akselerasi pada medan bersalju tercatat naik 4% dengan handling yang lebih responsif 3,7%.
Daya cengkeram luar biasa ini tidak lepas dari penerapan teknologi mutakhir yang bernama Hidden Groove. Inovasi alur tersembunyi ini baru akan muncul secara bertahap seiring dengan meningkatnya keausan pada ban.
Saat tingkat keausan mencapai angka 40 persen, 3D sipes tambahan akan terbuka otomatis ke permukaan. Lapisan ini berguna untuk menjaga kekakuan blok tapak, mempertahankan cengkeraman, dan menekan hambatan gulir.
Baca Juga: Truk Listrik BYD ETT 44 Meluncur Dengan Baterai Monster, Punya Tenaga 1.000 PS!
Ketika keausan menyentuh 70%, alur tersembunyi berikutnya akan terekspos untuk menyapu air. Fitur pemulihan mandiri ini memastikan performa jalan basah tetap aman hingga akhir masa pakai kompon ban.
Daya tahan operasionalnya melonjak hingga 15% lebih lama dibandingkan generasi ban sebelumnya. Fitur stone ejector pada alur utama bertugas mencegah batu terselip yang dapat merusak struktur dasar karkas.
Alur lateral berbentuk huruf Y dirancang sempit di bagian bawah dan melebar pada bagian atasnya. Desain geometris ini efektif melindungi tapak dari risiko tusukan material tajam di jalanan berkerikil berat.

Racikan senyawa kompon baru turut memberikan keseimbangan daya cengkeram yang sangat optimal. Pada awal peluncuran, Smart Control AW53 hadir dalam ukuran 385/65 R22.5 164K yang mampu menahan beban 5.000 kg.
Sementara itu, varian Smart Control DW53 hadir dengan ukuran spesifik 315/80 R22.5 bernilai indeks 156/150L. Varian poros penggerak ini sanggup menopang muatan hingga 4.000 kg untuk konfigurasi roda tunggal.
Pada opsi roda ganda, varian DW53 mampu menahan beban maksimal hingga 3.350 kg untuk setiap bannya. Hankook juga mengonfirmasi bahwa ukuran tambahan lainnya akan menyusul diperkenalkan secara bertahap.
Baca Juga: Menembus Batas Teritorial, Inovasi Giti Tire Redefinisi Makna Ketangguhan Lewat GitiXcursion RT
Seluruh lini Smart Control baru ini telah tersertifikasi resmi dengan label 3PMSF standar musim dingin. Sertifikasi tiga puncak gunung dan kepingan salju ini menjamin keamanan operasional di medan ekstrem.
Menariknya, kedua varian ban ini dirancang agar dapat diukir ulang (regrooved) serta vulkanisir. Kemampuan proses ulang ini semakin memperpanjang masa pakai sekaligus menekan biaya operasional armada.











