MobilKomersial.com โ Kondisi kelangkaan dan keterbatasan ketersediaan bahan bakar minyak jenis Bio Solar di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kembali memicu dampak domino pada sektor transportasi darat antarkota antarprovinsi (AKAP).
Kali ini, perusahaan otobus (PO) Sinar Jaya, khususnya pada jaringan pelayanan PO Sinar Jaya Rajabasa Lampung, mengumumkan potensi terjadinya penyesuaian operasional dan keterlambatan perjalanan armada akibat tersendatnya pasokan bahan bakar bersubsidi itu.
Baca Juga: PO Sinar Jaya Operasikan Rute Bus Baru, Hubungkan Bandung dan Sukadana Lampung Timur
Melalui pernyataan resmi yang diunggah melalui akun media sosial utamanya, manajemen PO Sinar Jaya Rajabasa Lampung secara terbuka memaparkan situasi riil yang sedang dihadapi oleh para pengemudi dan armada mereka di jalur lintas Sumatera dan Jawa.ย
Perusahaan menegaskan bahwa kelangkaan solar di berbagai titik pengisian memaksa manajemen untuk melakukan mitigasi operasional agar seluruh rute tetap dapat terlayani meskipun harus menghadapi tantangan waktu keterlambatan yang sulit dihindari.

โSehubungan dengan terbatasnya ketersediaan Bio Solar di sejumlah SPBU, operasional armada Sinar Jaya berpotensi mengalami penyesuaian. Terdapat potensi keterlambatan keberangkatan dari jadwal perjalanan,” tulis pihak manajemen, Sabtu (27/6/2026).
Langkah transparansi ini diambil pihak PO Sinar Jaya sebagai bentuk pertanggungjawaban publik agar para penumpang dapat mengantisipasi pergeseran waktu tiba maupun waktu berangkat di terminal.
Manajemen menyadari bahwa ketepatan waktu merupakan salah satu pilar kenyamanan bagi para komuter dan pelaku perjalanan jauh.
Namun faktor eksternal berupa sulitnya mendapatkan pasokan solar di jalur operasional memaksa kru bus di lapangan untuk meluangkan waktu lebih lama dalam mengantre atau mencari SPBU yang memiliki stok bahan bakar.

Meskipun harus berhadapan dengan situasi pelik terkait pasokan energi harian armada, perusahaan otobus yang telah eksis sejak puluhan tahun ini memastikan tidak akan mengorbankan aspek keselamatan penumpang demi mengejar keterlambatan jadwal.ย
Penyesuaian operasional yang dilakukan akan tetap memperhatikan standar keselamatan berkendara yang ketat di sepanjang jalur lintas jembatan udara maupun tol trans-Sumatra dan trans-Jawa.
Baca Juga: PO Sinar Jaya Soroti Tantangan Ekosistem Bus Listrik Jarak Jauh di Indonesia, Siap Ikut Bermain?
“Keselamatan dan kenyamanan Anda tetap menjadi prioritas kami. Mohon pengertiannya, mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan Anda kepada Sinar Jaya Rajabasa Lampung,” tegasnya.
Situasi krisis BBM solar di Lampung ini memang kerap menjadi tantangan besar bagi operator bus AKAP, mengingat wilayah ini adalah gerbang utama yang menghubungkan denyut nadi logistik dan mobilisasi dari Pulau Jawa menuju Sumatera atau sebaliknya.










