MobilKomersial.com — Daimler Truck secara resmi mengoperasikan Daimler Truck Global Parts Center (GPC) di Halberstadt, Jerman, sebagai pusat tunggal distribusi suku cadang global untuk Mercedes-Benz Trucks.
Kompleks logistik raksasa ini telah menyelesaikan seluruh fase uji coba bertahap dan kini memegang kendali penuh atas rantai pasok komponen kendaraan komersial tersebut ke seluruh dunia, menggantikan fasilitas lama di Germersheim.
Baca Juga: Kolaborasi DCVI dan MTU Karoseri Hasilkan Truk Mercedes-Benz Tangguh
GPC Halberstadt beroperasi sebagai hulu dari sistem logistik tiga tingkat. Fasilitas ini menampung hingga 300.000 jenis item suku cadang, mulai dari komponen terkecil hingga kabin truk utuh, yang dipasok oleh sekitar 2.600 vendor.
Dari Halberstadt, suku cadang didistribusikan ke 20 Parts Center regional, yang kemudian menyalurkannya ke hampir 3,000 diler resmi di 170 negara, termasuk pasar strategis seperti Indonesia, Brasil, dan Afrika Selatan.


Menariknya, keandalan operasional harian di lokasi ini dikelola oleh raksasa logistik DP World, yang mengintegrasikan berbagai teknologi mutakhir untuk mempercepat arus barang masuk dan keluar.
“Pusat Suku Cadang Global ini adalah kunci kami untuk kepuasan pelanggan. Pasokan suku cadang yang andal dan cepat memastikan truk kami berada di jalan sesering mungkin,” ujar Andreas Spreter, Head of Daimler Truck GPC Halberstadt, Rabu (24/6/2026).
Otomatisasi Gudang dan Manajemen Ruang Dinamis
Dari sisi teknis, infrastruktur logistik GPC Halberstadt dirancang untuk efisiensi ruang dan kecepatan retrival (pengambilan barang). Bahkan, kompleks ini juga memanfaatkan sistem manajemen penyimpanan dinamis (dynamic storage management).
Baca Juga: DCVI Lepas Belasan Mekanik Truk dan Bus Mercedes-Benz Berstandar Dunia ke Jalanan Indonesia
Maksud dari dynamic storage managemen ini adalah, di mana sistem kecerdasan logistik menghapus konsep lokasi simpan statis. Setiap komponen yang masuk akan dialokasikan ke ruang optimal yang tersedia secara otomatis oleh sistem pencatatan digital terpadu.
Gudang ini juga didukung oleh dua pilar teknologi otomatisasi utama. Pertama ialah High-Bay Warehouse Otomatis yang merupakan fasilitas setinggi 40 meter dengan luas teras 10.000 meter persegi ini memuat sekitar 70,000 kontainer jaring kawat.
Mobilisasi kontainer digerakkan oleh konveyor lantai elektrik (Electric Floor Conveyor) pada dua tingkat platform, yang kemudian didistribusikan ke posisi rak spesifik menggunakan 21 unit stacker crane.
Baca Juga: Tantangan Pasar Tak Surutkan Langkah Mercedes-Benz Kuasai Kepercayaan Operator Bus Indonesia
Pilar kedua adalah, Sistem AutoStore untuk Komponen Kecil. Area ini mengandalkan struktur Grid yang menampung sekitar 160.000 wadah dan 56 robot bekerja secara simultan di atas struktur Grid untuk mengambil dan mengantarkan komponen langsung ke petugas.
Sistem ini mengadopsi algoritma optimasi mandiri, dimana komponen yang paling sering dipesan secara otomatis akan digeser ke tumpukan atas untuk memangkas waktu pemrosesan.
Arsitektur Berkelanjutan Tanpa Bahan Bakar Fosil
Selain keunggulan teknis logistik, GPC Halberstadt dibangun dengan cetak biru emisi netral CO2-neutral operation. Dimana, kompleks ini sepenuhnya meninggalkan penggunaan gas alam maupun minyak bumi sebagai sumber energi.


Kebutuhan listrik dipasok mandiri oleh instalasi sistem fotovoltaik atap masif seluas 250.000 m2 dengan kapasitas puncak mencapai lebih dari 22 megawatt (Megawatt-peak). Sistem tenaga surya ini diproyeksikan memproduksi lebih dari 20 juta kWh listrik per tahun.
Kelebihan daya yang dihasilkan akan dialirkan kembali ke jaringan listrik umum (grid), didukung oleh sistem baterai penyimpanan energi internal berkapasitas awal 2.000 kWh untuk menjaga stabilitas daya mandiri.
Baca Juga: B50 Segera Berlaku, DCVI Pastikan Ketangguhan Truk dan Bus Mercedes-Benz Tetap Terjaga
Untuk sistem pengkondisian suhu, fasilitas ini menggunakan pompa kalor elektrik (electric heat pumps) yang mengalirkan panas melalui jaringan bawah lantai industri memanfaatkan efek retensi termal material lantai.
Mendukung dekarbonisasi transportasi, Daimler Truck juga menyediakan infrastruktur pengisian daya listrik (EV charging) performa tinggi hingga 400 kW di area gudang untuk memfasilitasi elektrifikasi armada truk pengirim secara bertahap.










