MobilKomersial.com —- Kolaborasi yang kuat antara PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) dengan PT Metalindo Teknik Utama (MTU) Karoseri sangat diperlukan untuk menghasilkan produk yang dapat diandalkan oleh konsumen.
Untuk melihat secara langsung produk berkualitas yang dihasilkan MTU Karoseri serta diaplikasikan ke truk Mercedes-Benz, DCVI mengajak awak media untuk melihat proses pembuatan karoseri truk.
Terdapat tiga line yang mana line pertama adalah tempat untuk memotong bahan baku besi yang nantinya digabungkan menjadi satu serta terdapat juga tempat untuk merakit landasan sasis untuk diaplikasikan ke dump truk.
Baca juga: Mengenal Beragam Jenis Truk yang Ada di Area Pertambangan

Pada line dua, ditempat ini awak media dapat melihat secara langsung proses pembuatan beberapa dump yang sedang di las dan dikerjakan oleh para pekerja serta beberapa unti dump yang sudah selesai pengerjaannya.
Di line terakhir yang ketiga merupakan tempat pengecatan dan finishing karoseri yang sudah selesai dirakit dan akan dipasang pada unit truk. Disaat bersamaan para pekerja sedang melakukan proses pengecatan sehingga awak media tidak dapat mendekati area tersebut.
Saat di MTU Karoseri, terdapat dua water truk menggunakan produk Mercedes-Benz truk yang nantinya digunakan di area pertambangan untuk menyiram jalanan serta menyuci dari unit truk atau kendaraan kecil di area tambang.
Baca juga: DCVI Lepas Belasan Mekanik Truk dan Bus Mercedes-Benz Berstandar Dunia ke Jalanan Indonesia

Corporate Communication & Public Relations PT DCVI, Ferdiansyah mengatakn bahwa pihaknya sadar bahwa kendaraan niaga tidak pernah berdiri sendiri. Keberhasilannya selalu ditentukan oleh kolaborasi banyak pihak, mulai dari tim internal, diler, karoseri, hingga konsumen yang mengoperasikannya setiap hari.
“Filosofi tersebut yang terus kami terapkan di Indonesia melalui kolaborasi bersama karoseri nasional untuk menjawab kebutuhan konsumen sekaligus mendukung pertumbuhan sektor industri terkait,” kata Ferdi di Karawang, Kamis (4/6/2026).
Sementara Truck Body Builder Advisor PT DCVI, Hendro Sembodo, menjelaskan keterlibatan BBA dimulai sejak tahap awal pengembangan kendaraan dan setiap aplikasi kendaraan memiliki kebutuhan yang berbeda.
Baca juga: PO SPS Liner Buka Rute Baru Yogyakarta – Bima Pakai Sleeper Bus

“Oleh karena itu, kami terlibat sejak tahap awal untuk melalukan pratinjau desain, distribusi beban, titik pemasangan body, hingga karakteristik operasional kendaraan yang diinginkan,” ujar Hendro ditempat yang sama.
Pendampingan ini, kata Hendro bertujuan untuk memastikan integrasi antara sasis dan body dapat berjalan baik sesuai standar teknis Mercedes-Benz truck.
“Pada aplikasi seperti dump truk dan logging truk, misalnya, kendaraan menghadapi tantangan operasional yang berbeda dengan penggunaan di jalan raya pada umumnya. Karena itu dibutuhkan kolaborasi untuk memastikan kendaraan mampu bekerja secara optimal,” imbuhnya.










