MobilKomersial.com — Daimler Truck melalui Mercedes-Benz Trucks kembali memperkuat posisinya di era elektrifikasi kendaraan komersial dengan memperkenalkan varian terbaru, Mercedes-Benz eActros Lowliner.
Truk listrik ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan logistik jarak jauh yang padat volume namun tetap ramah lingkungan.
Langkah ini menjadi jawaban langsung pabrikan asal Jerman tersebut terhadap meningkatnya permintaan moda transportasi bebas emisi karbon lokal di sektor logistik bermuatan besar.
Baca Juga: Tantangan Pasar Tak Surutkan Langkah Mercedes-Benz Kuasai Kepercayaan Operator Bus Indonesia
Secara teknis, keunggulan utama tipe Lowliner terletak pada desain sasisnya. Sebagai kendaraan penarik (tractor unit), eActros Lowliner memiliki ketinggian sambungan (coupling height) yang sangat rendah dengan jarak sumbu roda (wheelbase) sepanjang 4.000 mm.
Desain khusus ini memungkinkan truk listrik tersebut mampu menarik mega trailer tanpa melanggar batas tinggi maksimal kendaraan yang diatur hukum, sembari memaksimalkan ruang kargo internal.
Alhasil, truk ini menjadi solusi ideal untuk mengangkut barang-barang yang memakan tempat namun dikemas rapat, seperti barang dalam boks, dengan kapasitas yang setara dengan truk diesel konvensional.

Truk ini mengadopsi teknologi berbasis eActros 600. Melalui basis teknologi tersebut, eActros Lowliner ditawarkan dalam dua opsi konfigurasi paket baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) yang dikenal karena daya tahannya dan efisiensi kapasitas lebih dari 95%.
Perbedaan mendasar antar-varian terletak pada kapasitas baterai, jarak tempuh, dan bobot muatan (payload). Varian pertama adalah eActros 600 Lowliner yang dibekali tiga paket baterai dengan kapasitas total 621 kWh.
Baca Juga: Truk Mercedes-Benz Arocs SLT 4463 AS 8×6 Ini Bisa Angkut Muatan Hingga 1.000 Ton
Varian ini mampu menempuh jarak sekitar 500 km dalam sekali pengisian daya penuh pada bobot kombinasi kotor 40 ton. Sementara itu, varian kedua adalah eActros 400 Lowliner yang hanya membawa dua paket baterai berkapasitas total 414 kWh.
Karena mengusung baterai yang lebih sedikit, bobot kendaraan eActros 400 Lowliner menjadi lebih ringan, yang secara otomatis mendongkrak kapasitas muatan maksimalnya hingga 24 ton, lebih tinggi dibandingkan varian tiga baterai yang mentok di angka 21 ton.
Mengenai inovasi ini, Achim Puchert, CEO Mercedes-Benz Trucks, menyatakan bahwa kehadiran produk baru ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam memperluas ekosistem kendaraan listrik mereka.
Baca Juga: Unik! Truk Listrik Mercedes-Benz Ini Dibangun Dari Material Limbah Hasil Daur Ulang
“eActros Lowliner menandai langkah berikutnya dalam ekspansi portofolio kendaraan listrik baterai jarak jauh kami. Hal ini secara signifikan memperluas cakupan aplikasi yang tersedia bagi pelanggan kami sekali lagi,” tegasnya, Kamis (4/6/2026).
Untuk urusan performa, kedua varian Lowliner mengandalkan poros roda penggerak elektrik (e-axle) terintegrasi yang dikembangkan secara mandiri, lengkap dengan dua motor listrik dan transmisi empat percepatan.

Sistem penggerak yang berjalan pada tegangan operasional 800 volt ini mampu mengalirkan tenaga berkelanjutan sebesar 400 kW atau sekitar 543 dk dan tenaga puncak hingga 600 kW atau sekitar 815 dk tanpa adanya jeda torsi yang mengganggu.
Tak kalah menarik, efisiensi energi pada truk Mercedes-Benz eActros Lowliner juga didukung oleh sistem manajemen berkendara prediktif bernama Predictive Powertrain Control (PPC) yang telah dioptimalkan untuk lini listrik.
Sistem ini secara otomatis membaca topografi jalan, tata letak rute, hingga data navigasi untuk menentukan gaya berkendara paling efisien. Selain itu, energi kinetik saat deselerasi dapat dipanen kembali menjadi energi listrik melalui lima tingkat rekuperasi yang bisa diatur.
Baca Juga: Truk Mercedes-Benz Actros 4×2 Rigid Raih Skor Nyaris Sempurna di Uji Tabrak Euro NCAP
Sementara itu, melalui soket standar CCS2 di sisi kiri, pengisian daya dengan daya hingga 400 kW hanya membutuhkan waktu sekitar 46 menit untuk varian dua baterai, dan sekitar 70 menit untuk varian tiga baterai dari kondisi 10 hingga 80%.
Bagi para pelaku industri logistik, khusus di wilayah Eropa, keran pemesanan truk listrik Mercedes-Benz eActros Lowliner untuk pasar EU30 dan beberapa pasar tambahan akan mulai dibuka pada kuartal ketiga tahun 2026.
Mercedes-Benz Trucks juga berencana membagikan informasi teknis yang lebih mendalam pada ajang pameran IAA Transportation pada bulan September tahun ini, sebelum akhirnya memulai produksi massal di pabrik Wörth am Rhein pada kuartal kedua tahun 2027.











