MobilKomersial.com — Industri transportasi penumpang nasional saat ini memang sedang menghadapi situasi yang dinamis dan penuh tantangan akibat fluktuasi ekonomi. Namun, kondisi tersebut tampaknya tidak menggoyahkan posisi Mercedes-Benz Bus.
Sebagai salah satu pilihan utama para pelaku bisnis otobus di tanah air, sepanjang bulan Mei 2026, Mercedes-Benz justru kebanjiran sentimen positif lewat serangkaian serah terima armada baru serta penandatanganan kontrak pemesanan dari berbagai operator besar.
Baca Juga: B50 Segera Berlaku, DCVI Pastikan Ketangguhan Truk dan Bus Mercedes-Benz Tetap Terjaga
Berdasarkan data penjualan wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pasar bus domestik memang masih berjuang melewati masa-masa sulit, seiring adanya dinamika ekonomi dan kondisi industri transportasi.
Namun menariknya, Mercedes-Benz Bus justru berhasil melawan arus dengan mencatatkan lonjakan pertumbuhan penjualan yang signifikan, yakni mencapai 36,9 persen untuk periode tahun 2025 hingga 2026.

Tren positif ini menjadi bukti konkret bahwa faktor keselamatan, kenyamanan penumpang, efisiensi biaya operasional, serta keandalan layanan purnajual tetap menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar oleh para pengusaha transportasi.
Presiden Direktur PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI), Naeem Hassim, melihat fenomena investasi armada di tengah situasi dinamis ini sebagai sinyal kuat adanya optimisme yang tinggi dari para pelaku industri transportasi penumpang.
Menurutnya, operator saat ini semakin cerdas dan jeli dalam memilih kendaraan yang tidak hanya mampu mendongkrak produktivitas, melainkan juga mampu menjamin keberlanjutan bisnis jangka panjang mereka.
“Kepercayaan yang terus diberikan pelanggan menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan solusi transportasi yang relevan dengan kebutuhan industri,” ungkapnya kepada MobilKomersial.com, di Jakarta, Jum’at (22/5/2026).

“Operator transportasi membutuhkan kendaraan yang mampu memberikan efisiensi operasional, kenyamanan bagi penumpang, serta didukung jaringan layanan yang dapat diandalkan,” sambungnya.
Langkah ekspansif para operator bus di Indonesia terlihat nyata dari aktivitas transaksi mereka. PO MTrans melalui PT Bagong Dekaka Makmur, misalnya, secara resmi menambah kekuatannya dengan memesan sasis Mercedes-Benz OH 1626.
Baca Juga: Siap Meluncur! Simak Spesifikasi Bus Baru Mercedes-Benz Conecto, Ada Varian Hybrid!
Direktur Utama PT Bagong Dekaka Makmur, Budi Susilo, menegaskan bahwa peremajaan dan penambahan armada premium seperti tipe OH 1626 ini merupakan langkah strategis untuk menjaga daya saing perusahaan di mata masyarakat.
Tidak ketinggalan, salah satu raksasa transportasi darat, PO Sinar Jaya, juga menunjukkan komitmen investasinya secara agresif. Langkah besar ini diambil guna mempertahankan kualitas layanan prima di berbagai segmen pasar yang mereka kuasai.










