Dihadiri langsung oleh salah satu pendirinya, H. Rasidin Karyana, PO Sinar Jaya melakukan pemesanan massal untuk berbagai tipe sasis andalan, mulai dari Mercedes-Benz OH 1626 L, OF 1626, hingga sasis premium berspesifikasi tinggi O500 2445.
Sementara itu, di balik performa impresif sasis Mercedes-Benz di Indonesia, ada sinergi erat dengan industri karoseri lokal. Melalui pengawasan dan supervisi rutin DCVI, para pembuat bodi bus dalam negeri berhasil melahirkan inovasi-inovasi mutakhir berstandar global.
Baca Juga: Bus Listrik Mercedes-Benz eCitaro Kini Pakai Baterai NMC4 Generasi Baru, Begini Keunggulannya
Managing Director PT Tentrem Sejahtera, Yohan Wahyudi, menyatakan bahwa kerja sama ini membuktikan kapabilitas industri manufaktur dalam negeri yang kian kompetitif dan mampu memenuhi ekspektasi tinggi para operator.
“Kolaborasi antara DCVI (Bus Mercedes-Benz) dan karoseri Bus Indonesia menunjukkan bahwa industri nasional mampu menghadirkan produk berkualitas tinggi dengan standar global,” terang Yohan.

Hal senada diungkapkan Charles Hugo Wahyadiyatmika, Direktur Utama PT Mekar Armada Jaya (New Armada). Baginya, fleksibilitas Mercedes-Benz dalam mengakomodasi permintaan khusus operator menjadi kunci sukses dalam menciptakan bus yang aman.
“Hasil kreasi kami di sini adalah permintaan-permintaan khusus sesuai dengan kebutuhan masing-masing operator, dan tentu saja ini bisa terwujud berkat kerja sama dengan tim Mercedes-Benz,” ucap Charles.
“Ini menunjukkan bahwa kolaborasi yang kuat antara karoseri dan Mercedes-Benz Bus turut memperkuat kontribusi industri nasional dalam menghadirkan kendaraan yang aman, nyaman, dan memiliki daya saing tinggi,” tambahnya.
Baca Juga: Intip Spesifikasi Bus Mercedes-Benz OH 1626 L Rakitan Lokal yang Diekspor ke Thailand
Di sisi lain, Andre Jethrokusumo, Direktur PT Adiputro Wirasejati juga mengamini pentingnya kemitraan jangka panjang ini. Ia berharap kolaborasi lintas sektor ini dapat terus menghadirkan armada berkualitas yang siap melayani kebutuhan mobilitas masyarakat.
“Kami melihat kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi yang berkualitas terus meningkat,” ucapnya saat menyerahkan unit tangguh Mercedes-Benz OH 1626 S dan OH 1626 L kepada PO Bagong Pariwisata di Busworld SEA 2026.
“Karena itu kolaborasi seluruh pelaku industri menjadi sangat penting untuk menghadirkan kendaraan yang tidak hanya nyaman digunakan, tetapi juga memiliki standar kualitas yang mampu bersaing di tingkat internasional,” sambung Jethro.

Dominasi Mercedes-Benz di tanah air kini juga diperkuat oleh lokalisasi produksi. Melalui PT Daimler Commercial Vehicles Manufacturing Indonesia (DCVMI), proses perakitan sasis bus serta truk Axor kini telah dilakukan secara lokal di pabrik Cikarang, Jawa Barat.
Dengan kapasitas produksi 5.000 unit per tahun, fasilitas global milik Daimler Truck ini tidak hanya fokus pada efisiensi, tetapi juga menerapkan teknologi yang ramah lingkungan dan terus berupaya meningkatkan nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Baca Juga: Mengenal Canggihnya Fitur Fleetboard Bus dan Truk Mercedes-Benz Indonesia
Kendati demikian, momen keberhasilan DCVI di Indonesia ini juga bertepatan dengan perayaan 130 tahun perjalanan Mercedes-Benz Truck secara global di bawah naungan Daimler Truck.
Berbekal warisan inovasi selama lebih dari satu abad, Mercedes-Benz menegaskan komitmennya untuk tidak mengendurkan komitmen dalam memperkuat ekosistem transportasi Indonesia yang aman, nyaman, efisien, dan berkelanjutan.










