MobilKomersial.com — Industri pembuat bodi bus atau yang biasa dikenal dengan sebutan karoseri bus di Indonesia terus menunjukkan taji dan dominasi yang kuat di pasar domestik sepanjang lima tahun terakhir.
Wakil Ketua Umum DPP Asosiasi Karoseri Indonesia (Askarindo), Drs. Budi Setiyadi, S.H., M.Si., memaparkan capaian luar biasa industri karoseri nasional untuk periode tahun 2021 hingga Mei 2026.
Baca Juga: Profil MAN RR4 480, Sasis Bus Premium Asal Jerman yang Guncang Pasar Tronton Indonesia!
Mantan Dirjen Perhubungan Darat tersebut mengungkapkan bahwa dinamika produksi bus nasional saat ini dipimpin oleh tiga raksasa karoseri besar yang mencatatkan angka produksi fantastis.
“Data ini menggambarkan bahwa peta persaingan sekaligus pertumbuhan pesat armada transportasi massal di tanah air,” ungkapnya dalam momentum pembukaan ajang Busworld Southeast Asia (SEA) 2026 di Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Karoseri New Armada sukses menempati posisi puncak sebagai produsen karoseri bus terbanyak di Indonesia dengan total produksi mencapai 5.016 unit pada periode tahun 2021 hingga saat ini.
Posisi tersebut kemudian dibayangi ketat oleh Karoseri Adiputro yang berada di peringkat kedua dengan kontribusi sebesar 4.527 unit armada, disusul oleh Karoseri Laksana di tempat ketiga yang berhasil menorehkan angka produksi sebanyak 3.652 unit.
Jika diakumulasikan, kekuatan New Armada, Adiputro, dan Laksana secara luar biasa mampu menguasai sekitar 78% dari total keseluruhan armada bus yang diproduksi di Indonesia selama periode tersebut.
Baca Juga: Tarif Tiket Bus Bakal Dilakukan Penyesuaian Dampak Harga Ban dan Pelumas Naik
“Dominasi yang hampir menyentuh angka 80% ini menjadi bukti nyata bahwa kepercayaan pasar terhadap kualitas, inovasi, dan keandalan produk dari trio raksasa karoseri ini masih sangat sulit tergoyahkan,” tegasnya.
Kendati panggung utama dikuasai oleh tiga besar, Budi Setiyadi juga mengapresiasi kontribusi penting dari karoseri-karoseri lain yang tetap eksis dan terus mendukung pemenuhan kebutuhan armada di berbagai daerah.
Di lapisan berikutnya, Karoseri Piala Mas menunjukkan performa yang solid dengan mencetak 1.445 unit armada, disusul oleh Karoseri Tentrem yang mengemas produksi sebanyak 993 unit.

Sementara itu, geliat industri juga terus diwarnai oleh kehadiran Karoseri Tri Sakti yang menyumbang 303 unit, serta Karoseri Morodadi Prima yang menutup daftar dengan capaian produksi sebanyak 170 unit armada.
Menutup pemaparannya, Budi Setiyadi menyampaikan rasa optimisnya bahwa data ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan cerminan dari ketangguhan industri karoseri lokal dalam menjawab tantangan modernisasi transportasi.
Baca Juga: SAG Max EV Resmi Meluncur di Indonesia, Hadirkan Solusi Travel Premium Bebas Emisi
Melalui ajang Busworld SEA 2026 ini, beliau berharap seluruh karoseri di Indonesia dapat terus memacu inovasi teknologi dan standar keselamatan demi menghadirkan armada bus yang semakin aman, nyaman, dan ramah lingkungan bagi masyarakat luas.
“Saya sangat berharap karoseri-karoseri bus di Indonesia ini dapat terus berinovasi sehingga semakin diminati, bukan hanya kuat di pasar domestik kita sendiri, melainkan juga mampu menembus dan bersaing ketat di pasar global,” pungkasnya.











