MobilKomersial.com — Pasar kendaraan komersial ramah lingkungan di Tanah Air kembali kedatangan pemain baru yang siap menggebrak efisiensi logistik dan transportasi massal.
PT Sinar Armada Globalindo (PT SAG), selaku pemegang merek SAG di Indonesia, secara resmi meluncurkan mobil komersial listrik terbarunya, SAG Max EV, di ajang pameran bergengsi Busworld Southeast Asia (SEA) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Baca Juga: Profil Linxys G230V, Inilah Penampakan Angkot Masa Depan Di Tanah Air?
Kehadiran van listrik dengan tipe XML6549JEV ini dirancang tangguh untuk memenuhi kebutuhan transportasi urban modern, travel premium, hingga armada logistik korporasi yang membutuhkan efisiensi tinggi tanpa emisi gas buang.
Melihat lembar data teknisnya, SAG Max EV menawarkan akomodasi yang sangat lapang dengan konfigurasi kapasitas penumpang mencapai 15+1 atau total mampu mengangkut hingga 16 orang sekaligus.

Secara dimensi, kendaraan komersial ini memiliki proporsi yang ideal untuk bermanuver di jalanan kota besar. SAG Max EV mengusung panjang bodi 5.440 mm, lebar 1.880 mm, tinggi 2.285 mm, serta jarak sumbu roda (wheelbase) mencapai 3.110 mm.
Kendaraan berbobot kosong (curb weight) 3.490 kg ini didukung oleh sistem suspensi Leaf Spring (per daun) yang terkenal kuat menahan beban berat, dipadukan dengan pelek aluminium berbalut ban ukuran 215/75R16.
Sektor keselamatannya pun juga terbilang mumpuni karena sudah mengadopsi rem cakram (disc brake) di roda depan maupun belakang, lengkap dengan peranti Anti-lock Braking System (ABS) dan Electronic Brakeforce Distribution (EBD).
Beralih ke sektor dapur pacu, SAG Max EV mengandalkan motor penggerak bertipe Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM) dengan manajemen berkendara dari Golden Dragon EV System.

Motor listrik ini mampu menghela tenaga rata-rata (rated power) sebesar 60 kW atau 81 dk dan melontarkan tenaga puncak (peak power) hingga 120 kW atau sekitar 163 dk, dengan semburan torsi yang sangat instan berkisar antara 160 Nm hingga maksimal 360 Nm.
Kemampuan jelajahnya pun tidak main-main. Berkat pasokan baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) berkapasitas 100,46 kWh dan soket pengisian daya tipe CCS2, SAG Max EV diklaim mampu menempuh jarak hingga 440 km dalam sekali pengisian daya penuh.
Tak sampai disitu, keunggulan ini juga semakin lengkap dengan fitur pengisian daya cepat, di mana baterai dapat terisi dari 20% hingga 100% hanya dalam waktu 60 menit menggunakan charger berdaya 150 kW.
Djoko Purwanto selaku Technical Director PT SAG mengungkapkan rasa optimisnya terhadap produk baru ini. Menurutnya, SAG Max EV adalah solusi yang sangat tepat untuk menjawab tantangan operasional perusahaan komersial di era transisi energi global saat ini.

“Kehadiran SAG Max EV di pameran Busworld SEA 2026 ini merupakan langkah strategis kami untuk menghadirkan solusi transportasi masa depan yang efisien sekaligus ramah lingkungan,” ucapnya saat ditemui MobilKomersial.com, Rabu (20/5/2026).
“Dengan jarak tempuh mencapai 440 km dan kemampuan pengisian daya cepat, mobil ini dirancang untuk memaksimalkan produktivitas operasional para pelaku usaha tanpa perlu khawatir akan waktu tunggu pengisian daya yang lama,” sambungnya.
Baca Juga: Duel Maut Pikap Listrik 4×4: Foton eTunland vs JAC Trekker T9EV, Mana yang Lebih Tangguh?
Melalui kombinasi performa motor listrik yang instan, daya angkut masif hingga 16 orang, serta jangkauan baterai yang andal, SAG Max EV membuktikan diri sebagai armada yang sangat ideal untuk aplikasi mobil travel modern.
Kendaraan komersial ini tidak hanya menawarkan kenyamanan premium bagi penumpang dan efisiensi tinggi bagi pengusaha, tetapi juga menjadi jawaban nyata bagi operasional transportasi antar-kota maupun pariwisata yang sepenuhnya bebas emisi gas buang.











