MobilKomersial.com — Perkembangan teknologi armada logistik, bus antarkota, hingga alat transportasi berat di sektor pertambangan Indonesia kian menuntut keandalan sistem mekanikal yang presisi tinggi.
Menjawab hal itu, PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) kembali menegaskan komitmennya dalam membangun kualitas sumber daya manusia dengan meluluskan angkatan keempat program Daimler Commercial Vehicles Apprentice Training (DCVAT).
Baca Juga: Borong 32 Sasis Mercedes-Benz, Ini Alasan Rahasia PO Sinar Jaya Ogah Lirik Merek Eropa Lain!
Program komprehensif ini dirancang khusus untuk mentransformasikan talenta muda menjadi jajaran mekanik profesional yang siap diterjunkan langsung ke dalam ekosistem transportasi modern.
Mengusung tema besar “Transforming Potential into Professional Excellence”, seremoni kelulusan tahun ini menandai keberhasilan 12 peserta terbaik yang telah menyelesaikan satu tahun penuh pelatihan intensif.

Kurikulum program ini mengintegrasikan pendalaman teori elektrikal-mekanikal kendaraan berat, praktik kerja langsung di workshop diler resmi, penguatan kedisiplinan, manajemen kerja tim, hingga penyelarasan karakter dengan standar etos kerja Daimler Truck global.
Langkah taktis ini diambil DCVI, sebagai respons konkret atas melonjaknya kebutuhan tenaga teknis berkompetensi tinggi di tengah pertumbuhan pesat sektor logistik nasional, konstruksi, ekspansi pertambangan, hingga operator transportasi penumpang lintas wilayah.
President Director PT DCVI, Naeem Hassim, mengatakan bahwa fondasi utama daya saing industri kendaraan komersial tidak lagi bertumpu pada kecanggihan teknologi armada, melainkan pada keahlian SDM yang mengeksekusi perawatan di garis depan pelayanan.
“Setiap individu memulai perjalanan dengan potensi. Namun, potensi saja tidak pernah cukup. Potensi harus dikembangkan melalui pembelajaran, diperkuat melalui pengalaman, serta dibentuk melalui disiplin, komitmen, dan kerja keras,” tegasnya, Kamis (28/5/2026).
Baca Juga: Tantangan Pasar Tak Surutkan Langkah Mercedes-Benz Kuasai Kepercayaan Operator Bus Indonesia

Baca Juga: Truk Mercedes-Benz Arocs SLT 4463 AS 8×6 Ini Bisa Angkut Muatan Hingga 1.000 Ton
“Melalui DCVAT, kami ingin membantu mempersiapkan generasi profesional muda yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga siap untuk terus berkembang, bersaing, dan memberikan kontribusi positif bagi industri kendaraan niaga Indonesia,” sambungnya.
“Kami berharap para lulusan ini dapat menjadi bagian dari generasi baru yang membantu Indonesia membangun budaya kerja berkinerja tinggi seperti yang diharapkan Daimler Truck secara global,” tambah Naeem Hassim.
Secara teknis operasional, keberlanjutan program DCVAT ini mengandalkan sinergi segitiga emas yang solid, yakni kolaborasi aktif pihak APM (DCVI), jaringan diler resmi Mercedes-Benz Truck & Bus di Indonesia, serta tim instruktur dan mentor teknis internal.
Selama masa penempaan, mereka dilatih melakukan pemeliharaan rutin, penanganan kendala sistem hidrolik, hingga pembacaan diagram kelistrikan rumit guna menjamin tingkat efisiensi waktu operasional (uptime) armada milik konsumen.

Menariknya, pada seremoni kelulusan angkatan 2026 ini, para wisudawan baru juga berkesempatan bertukar pengalaman langsung dengan para alumni program DCVAT dari angkatan-angkatan terdahulu.
Saat ini, para alumni tersebut telah aktif memegang peranan krusial sebagai garda utama dalam ekosistem layanan purnajual (after-sales) lini truk berat seperti Mercedes-Benz Axor, Actros, Arocs, serta berbagai varian sasis bus Mercedes-Benz di seluruh nusantara.
Baca Juga: B50 Segera Berlaku, DCVI Pastikan Ketangguhan Truk dan Bus Mercedes-Benz Tetap Terjaga
Melalui perpaduan istimewa antara engineering Daimler Truck global hingga peningkatan kompetensi mekanikal yang terukur, DCVI optimistis masa depan efisiensi bisnis transportasi komersial di Indonesia akan terus terjaga.
Sebab, performa armada truk andal maupun bus yang efisien di jalanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh tangan dingin para teknisi ahli yang mengawal operasional kendaraan operasional para pelanggan setiap harinya.











