MobilKomersial.com — Wuling Motors baru saja memperkenalkan SUV masa depan, Wuling Eksion sebagai lini produk terbarunya yang siap mencuri perhatian di pasar otomotif Tanah Air.
Menariknya, mobil ini tidak lahir dari tangan kosong, melainkan dibangun di atas fondasi teknologi mutakhir yang disebut dengan Wonder Flexible Modular System atau yang lebih dikenal dengan sebutan platform WFMS.
Baca Juga: Wuling Eksion Hadir, Bagaimana Nasib Almaz? Begini Kata Bos Wuling
Teknologi ini sebelumnya telah sukses disematkan pada Wuling Darion, sang kakak yang merupakan model MPV pertama di Indonesia yang mengadopsi struktur modular global tersebut.

Wonder Flexible Modular System atau WFMS adalah sebuah platform global yang dikembangkan oleh para ahli teknis Wuling di tingkat internasional untuk menciptakan standar baru dalam pembuatan kendaraan.
Secara harfiah, platform ini bertindak sebagai kerangka kerja modular yang sangat fleksibel, memungkinkan produsen untuk membangun berbagai jenis kendaraan dengan dimensi dan konfigurasi yang berbeda namun tetap mempertahankan standar kualitas yang konsisten.
Keunggulan utama dari WFMS terletak pada kemampuannya untuk menampung berbagai jenis sistem penggerak dalam satu struktur yang sama melalui optimalisasi struktur rangka yang lebih ringan namun tetap kokoh.

Hal ini berarti platform yang menopang Wuling Eksion ini sanggup diintegrasikan dengan mesin pembakaran internal konvensional, sistem Hybrid, Plug-in Hybrid, hingga kendaraan listrik murni tanpa harus mengubah desain dasar platform secara radikal.
Baca Juga: Beda Karakter, Segini Estimasi Biaya Perawatan Wuling Eksion Varian EV dan PHEV
Lebih jauh mengenai keunggulannya, platform WFMS dirancang secara fundamental untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi dan jarak tempuh kendaraan, sehingga mampu memberikan pengalaman berkendara yang lebih stabil dan nyaman bagi penggunanya.
Fokus pengembangan platform ini juga mencakup aspek pengisian daya yang lebih cepat bagi varian berbasis baterai serta standar keamanan tinggi yang menjamin perlindungan maksimal bagi seluruh penumpang.
Penggunaan platform modular ini memungkinkan penempatan komponen berat seperti baterai diletakkan pada titik pusat gravitasi yang ideal, sehingga meningkatkan kontrol kendaraan saat bermanuver.
Baca Juga: Wuling Eksion Buka Harga Mulai Rp 389 Jutaan, Siap Dominasi Pasar SUV Listrik Tanah Air
Selain fleksibilitas mekanis, platform WFMS juga menjadi wadah bagi integrasi teknologi pintar Wuling lainnya seperti Magic Battery Pro, LING Power, hingga sistem bantuan pengemudi canggih ADAS level 2.

Bagi varian Eksion PHEV, Wuling menyematkan sistem penggerak canggih LING Power. Teknologi ini mengkombinasikan mesin khusus hybrid dengan efisiensi hingga 43,2% dan motor listrik yang diadaptasi dari teknologi kereta cepat, mencapai efisiensi hingga 96.8%.
Tak hanya itu, sistem penggerak canggih Ling Power pada Wuling Eksion PHEV juga didukung dengan sistem Dedicated Hybrid Transmission (DHT) yang responsif yang diklaim telah diuji hingga 1 juta kali.
Aspek konektivitas pun diperkuat melalui sistem LING OS, yang mencakup WIND (Wuling Indonesian Command), perintah suara berbahasa Indonesia pertama, dan konektivitas MyWuling+ untuk pemantauan dan kontrol kendaraan secara real-time.

Tak kalah penting, Wuling menjamin keselamatan pengemudi dan penumpang melalui sistem Level 2 Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang mampu mendeteksi, memperingatkan, dan merespons potensi bahaya di jalan secara otomatis.
Baca Juga: Hadirkan Ekosistem EV Terlengkap, Wuling Pimpin Transformasi Energi Otomotif Indonesia
Fitur-fitur dari sistem ADAS Level 2 itu meliputi Intelligent Driving Assist (IDA), Forward Collision Warning (FCW), Adaptive Cruise Control (ACC), Automatic Emergency Braking (AEB), Blind Spot Detection (BSD) hingga Rear Cross Traffic Alert (RCTA).
Dengan lahirnya Wuling Eksion di atas platform WFMS, Wuling membuktikan bahwa efisiensi dan kemajuan teknologi dapat berjalan beriringan, menghadirkan kendaraan yang tidak hanya modern secara visual, tetapi juga superior secara teknis dan performa.











