MobilKomersial.com — Wuling Motors baru saja mendobrak pasar otomotif Indonesia dengan meluncurkan Wuling Eksion, sebuah SUV 7-seater ramah lingkungan yang dibanderol mulai dari Rp 389.000.000 untuk varian elektrik murninya.
Angka ini menjadi sangat kompetitif mengingat Eksion memposisikan diri sebagai SUV pertama di tanah air yang menawarkan dua opsi teknologi sekaligus dalam satu model, yakni Electric Vehicle (EV) dan Plug-in Hybrid (PHEV).
Baca Juga: First Drive Wuling Eksion, Fiturnya Melimpah Harganya Bikin Penasaran!
Kehadiran Eksion ini merupakan jawaban Wuling atas tren pasar yang mulai bergeser. Saat ini, segmen SUV menguasai 29% pasar otomotif nasional, dan sepertiga dari peminatnya mulai melirik kendaraan berbasis New Energy Vehicle (NEV).
Wuling menangkap sinyal tersebut dengan menyediakan varian PHEV bagi konsumen yang masih ingin fleksibilitas bahan bakar namun tetap efisien, serta varian EV bagi mereka yang siap beralih total ke energi bersih.

Strategi harga early bird yang ditawarkan cukup agresif. Selain tipe EV CE yang menjadi harga pembuka, varian tertinggi yakni Eksion PHEV EX dipatok pada angka Rp 499.000.000 on the road (OTR) Jakarta.
Dengan teknologi PHEV, mobil ini mampu memberikan keseimbangan antara tenaga mesin bensin dan motor listrik, sementara varian EV menawarkan biaya per kilometer yang jauh lebih rendah dibandingkan SUV konvensional.
Keberanian Wuling meluncurkan Eksion tidak lepas dari kesuksesan model sebelumnya, Darion, yang sudah laku terjual hingga sebanyak 5.000 unit dan bahkan sudah diekspor ke mancanegara.
Baca Juga: Wuling Darion PHEV Sandang Predikat Mobil Keluarga Paling Adaptif, Apa Rahasianya?
Ricky Christian, Marketing Director Wuling Motors, respons positif terhadap kehadiran Darion menunjukkan bahwa kebutuhan konsumen terhadap kendaraan keluarga yang lebih efisien dan modern terus berkembang.
“Hal ini mencerminkan bahwa konsumen kini semakin mengutamakan kendaraan yang tidak hanya mampu mengakomodasi kebutuhan mobilitas sehari-hari, tetapi juga memberikan kenyamanan serta efisiensi dalam berbagai aktivitas,” ujarnya di Jakarta, Rabu (23/4/2026).
Wuling menawarkan dua opsi yang sangat kompetitif. Varian EV telah dibekali dengan Magic Battery Pro yang mampu menempuh jarak hingga 530 km dalam sekali pengisian daya, memberikan ketenangan bagi penggunanya.

Sementar, varian PHEV dipersenjatai mesin 1.5L dedicated hybrid engine yang terintegrasi dengan motor listrik, sanggup menghasilkan tenaga gabungan sebesar 195 dk dan torsi 230 Nm yang disalurkan melalui sistem transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT).
Dengan dukungan baterai berkapasitas 20,5 kWh dan teknologi Ling Power, Wuling Eksion PHEV diklaim mampu menempuh jangkauan gabungan hingga lebih dari 1.000 km berdasarkan pengujian CLTC.
Baca Juga: Intip Teknologi Plug-in Hybrid pada Wuling Darion
Bagi para pembeli, Wuling juga menyertakan paket pemeliharaan yang memikat untuk menjamin ketenangan pikiran pemiliknya. Varian EV mendapatkan gratis perawatan berkala selama 3 tahun atau 35.000 km, sedangkan untuk PHEV diberikan kuota hingga 27.500 km.
Kendati demikian, langkah ini merupakan bagian dari upaya Wuling Indonesia untuk membuktikan bahwa merawat SUV elektrik tidaklah sesulit atau semahal yang dibayangkan oleh masyarakat awam.











