MobilKomersial.com — Kabar mengenai stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) belakangan ini memang memberikan sedikit ruang napas bagi dompet masyarakat.
Namun, bagi para komuter yang mengandalkan kendaraan pribadi setiap hari, strategi menekan biaya mobilitas tetap menjadi prioritas utama.
Baca Juga: Resmi Naik! Ini Rincian Harga BBM Pertamina April 2026, Dexlite dan Dex Melonjak Tajam
Menanggapi pergeseran kebutuhan konsumen yang kian kritis terhadap nilai ekonomis jangka panjang, Chery melalui lini kendaraan listriknya mulai membuktikan bahwa efisiensi bukan lagi sekadar janji di atas kertas, melainkan realita teknis yang terukur.
Melalui duo andalannya, Chery Omoda E5 dan J6, pabrikan asal Tiongkok ini menawarkan paradigma baru dalam berkendara di Tanah Air. Dengan bekal daya jelajah mencapai 430 km, ketergantungan pada SPBU kini mulai bergeser ke arah pengisian daya mandiri.

Secara teknis, bagi pengguna dengan rute dalam kota yang padat, siklus pengisian baterai cukup dilakukan setiap tiga hari sekali. Hal ini tidak hanya memangkas waktu antre di SPBU, tetapi juga mengubah rutinitas harian menjadi jauh lebih praktis dan sistematis.
Jika kita membedah lebih dalam melalui simulasi teknis penggunaan sejauh 1.200 km per bulan, angka yang dihasilkan cukup mengejutkan bagi pengguna mobil konvensional. Konsumsi energi rata-rata yang terserap hanya berkisar di angka 171 kWh dalam sebulan.
Jika dikonversikan ke dalam rupiah, estimasi biaya listrik yang dikeluarkan hanya menyentuh angka Rp 291.348. Bahkan, secara matematis, biaya mobilitas pemilik EV Chery tidak sampai Rp 10.000 per hari.
Baca Juga: Menilik Rahasia Chery Tiggo 8 CSH Yang Disandang Sebagai SUV Elektrifikasi Paling Efisien Saat Ini
Hal itu tentu menjadi sebuah pencapaian efisiensi yang sulit dikejar oleh mesin pembakaran internal (ICE). Sebagai perbandingan, kendaraan konvensional dengan jarak tempuh yang sama umumnya memerlukan anggaran sekitar Rp1,1 juta per bulan.
Dengan demikian, transisi ke ekosistem elektrik ini menawarkan potensi penghematan biaya operasional hingga lebih dari 70%. Angka-angka ini menjadi bukti kuat bahwa teknologi Chery mampu memberikan imbal balik finansial yang signifikan bagi pemiliknya.
Testimoni nyata datang dari Hendrawan Sijoatmodjo, salah satu pengguna setia yang telah membuktikan performa tersebut dalam jangka panjang menggunakan Chery Omoda E5 untuk mobilitas sehari-hari.

“Selama hampir dua tahun menggunakan Chery Omoda E5, saya merasakan langsung manfaat efisiensinya dalam penggunaan sehari-hari. Itu menjadi alasan utama saya beralih ke kendaraan listrik,” ujarnya dalam keterangannya, Senin (20/4/2026).
“Namun, yang saya dapatkan ternyata lebih dari itu. Tenaganya besar dan responsif, fiturnya lengkap, dan posisi berkendaranya sangat nyaman, sehingga membuat pengalaman berkendara terasa semakin menyenangkan,” sambungnya.
Baca Juga: Di Tengah BBM Fluktuatif, Teknologi Chery Super Hybrid Justru Makin Masuk Akal
Selain aspek ekonomi, karakter berkendara EV yang minim vibrasi dan instan dalam penyaluran torsi menjadi nilai tambah yang krusial bagi konsumen. Pendekatan ini diperkuat melalui payung Chery Family Care yang mengusung semangat “For Family For Love”.
Dengan memadukan efisiensi biaya yang nyata, kemudahan operasional, dan standar keselamatan tinggi, Chery berupaya memastikan setiap perjalanan menjadi lebih berkualitas tanpa perlu dibayangi oleh tingginya biaya perawatan dan bahan bakar di masa depan.











