MobilKomersial.com — Dunia modifikasi mobil kemah atau campervan kembali bergairah dengan hadirnya inovasi terbaru dari Vanlife Northwest. Bengkel spesialis yang berbasis di Portland, Oregon ini baru saja memperkenalkan paket konversi bertajuk “Space Cabin”.
Proyek ini berfokus pada transformasi Toyota HiAce, sebuah kendaraan yang selama puluhan tahun dikenal sebagai pekerja keras yang tangguh menjadi hunian mungil di atas roda yang memadukan estetika modern dengan fungsionalitas teknis yang mumpuni.
Baca Juga: Profil Toyota Hilux Rangga Campervan Milik ‘Jajago Keliling Indonesia’, Segini Biaya Konversinya
Inti dari filosofi Space Cabin adalah pemanfaatan ruang secara cerdas tanpa membuat kabin terasa sesak. Desain interiornya mengusung gaya minimalis yang sangat kental, memberikan keleluasaan bagi pemiliknya untuk bergerak.


Meskipun terlihat sederhana, aspek teknis di balik pembangunan ini telah melalui penyempurnaan selama lebih dari lima tahun. Vanlife Northwest tidak hanya menyentuh bagian estetika, tetapi juga melakukan kalibrasi ulang pada sistem kaki-kaki kendaraan.
Mereka memasang pegas dan peredam kejut baru pada poros belakang untuk mengkompensasi bobot tambahan dari furnitur, sehingga ketinggian berkendara tetap ideal dan stabilitas kendaraan tetap terjaga saat melintasi berbagai medan.
Masuk ke bagian dalam, tata letak Space Cabin dirancang khusus untuk mengakomodasi dua orang dengan kenyamanan maksimal. Area utama didominasi oleh sistem sofa ganda yang dipasang saling membelakang.


Saat tiba waktunya istirahat, struktur sofa ini dapat diubah dengan mudah menjadi tempat tidur luas yang membentang hampir di seluruh lebar kabin. Keunikan lain muncul pada sektor dapur yang dibagi menjadi dua zona fungsional.
Baca Juga: Menolak Punah, Truk Mercedes-Benz LA 1113 B Disulap Jadi Campervan Mewah
Zona pertama terletak di bagian belakang mobil yang dapat diakses saat pintu bagasi dibuka. Di sana terdapat laci-laci tersembunyi di bawah sistem sofa yang berfungsi sebagai dudukan kompor darurat.
Dengan pintu belakang yang terbuka ke atas, area ini memberikan sensasi memasak di alam terbuka layaknya menggunakan teardrop camper, namun dengan perlindungan atap dari pintu mobil itu sendiri.
Zona dapur kedua berada di dalam kabin, berupa blok galeri yang lebih lengkap namun tetap ringkas. Fasilitas ini mencakup wastafel dengan sistem air mengalir, lemari es, serta meja lipat yang menempel rapi pada furnitur di ujung tempat tidur.
Baca Juga: Intip Mewahnya Campervan ‘Himawari’ Rancangan Karoseri Delima Mandiri
Meja ini berfungsi ganda sebagai area makan maupun ruang kerja portabel. Untuk urusan penyimpanan, dinding sisi kanan kendaraan dimanfaatkan sepenuhnya menjadi lemari bertingkat dengan pintu geser.


Sisi teknis kelistrikan juga menjadi perhatian utama dalam konversi ini. Space Cabin dibekali dengan sistem energi mandiri yang mengandalkan baterai berkapasitas 200 Ah, panel sekring terpadu, serta berbagai titik pengisian daya USB.
Pemilik dapat memantau kondisi daya secara langsung melalui koneksi Bluetooth ke perangkat ponsel pintar. Kebutuhan air bersih didukung oleh tangki internal berkapasitas sekitar 38 liter.
Untuk urusan kenyamanan udara dan visual, bagian atap dimodifikasi dengan ventilasi khusus dan jendela langit-langit (skylight) yang membiarkan cahaya alami masuk, dipadukan dengan pencahayaan LED yang memberikan nuansa hangat di malam hari.


Melansir Autoevolution pada Selasa (5/5/2026), paket konversi Space Cabin ini ditawarkan dengan harga mulai dari 27.000 dolar AS atau jika dikonversikan ke mata uang lokal berada di kisaran Rp 433 juta. Biaya ini di luar unit kendaraannya sendiri.
Baca Juga: Sektor Pariwisata Meningkat, Isuzu Elf Jadi Pilihan Favorit Buat Campervan
Dimana, mengingat Toyota HiAce generasi kelima di pasar mobil bekas saat ini bisa didapatkan dengan harga mulai dari Rp 80 jutaan, maka total biaya untuk memiliki rumah berjalan yang tangguh dan bergaya ini bisa ditekan di bawah angka Rp 600 juta.
Dengan demikian, pemilik cukup menyerahkan unit kendaraan mereka, dan kembali beberapa saat kemudian untuk membawa pulang sebuah kabin ruang angkasa yang siap menemani perjalanan melintasi cakrawala.











