MobilKomersial.com — Penantian panjang para loyalis Honda terhadap sosok Prelude akhirnya menemui titik terang. PT Honda Prospect Motor (HPM) secara resmi mengumumkan label harga untuk sport coupe legendaris ini di angka Rp 974.900.000.
Pengumuman ini menjadi jawaban pasti setelah sebelumnya HPM hanya memberikan kisi-kisi harga di bawah kisaran satu miliar rupiah. Kehadiran Prelude di pasar otomotif Tanah Air mencatatkan fenomena yang cukup mengejutkan.
Baca Juga: Terdaftar di NJKB! Ini Bocoran Spesifikasi Honda Super One, Calon Brio EV di Indonesia
Sejak keran pemesanan dibuka pada awal tahun ini, antusiasme konsumen meledak melampaui prediksi. Alokasi awal sebanyak 100 unit ludes hanya dalam waktu tiga hari, yang kemudian memaksa HPM menambah kuota menjadi 150 unit untuk tahun 2026.
Namun, penambahan itu tampaknya masih belum cukup. Pasalnya, hingga saat ini total pesanan yang masuk telah menembus angka 280 unit, yang berarti daftar antrean kini jauh melampaui ketersediaan unit yang ada.

Menariknya, gairah terhadap mobil dua pintu ini tidak hanya terpusat di Jakarta atau kota-kota besar di Pulau Jawa. Hal ini menandakan bahwa daya tarik kendaraan elektrifikasi berperforma tinggi memiliki segmen pasar yang kuat di berbagai pelosok Indonesia.
Data pemesanan menunjukkan sebaran minat yang sangat luas, mulai dari ujung Sumatera di Palembang dan Lampung, menyeberang ke Bali dan Lombok, hingga menyentuh Kalimantan di Banjarmasin dan Sulawesi melalui Makassar.
Masanao Kataoka, President Director PT HPM, mengungkapkan bahwa penerimaan yang luar biasa ini membuktikan bahwa arah pengembangan produk Honda tetap berada di jalur yang benar dan relevan dengan ekspektasi publik.
Baca Juga: Honda Indonesia Stop Produksi City Hatchback, Siapkan ‘Karpet Merah’ untuk Varian Hybrid?
“Model ini menjadi representasi dari pendekatan elektrifikasi Honda yang tidak hanya berfokus pada efisiensi, tetapi juga tetap mempertahankan karakter berkendara yang menjadi ciri khas kami,” ucapnya kepada MobilKomersial.com, Sabtu (2/5/2026).
“Seperti yang telah kami sampaikan sebelumnya, Honda akan terus mengembangkan produk elektrifikasi yang mengedepankan keseimbangan sesuai dengan perkembangan kebutuhan konsumen di Indonesia,” tegas Masanao Kataoka.

Lahir kembali sebagai kendaraan ramah lingkungan, Honda Prelude modern tetap membawa DNA sport yang kental namun kini dibekali teknologi hybrid. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar elektrifikasi Honda di Indonesia yang dilakukan secara bertahap.
Dengan spesifikasi teknis yang mengedepankan presisi pengendalian, Prelude tidak hanya sekedar menjual efisiensi bahan bakar, tetapi juga menawarkan sensasi berkendara yang emosional.
Baca Juga: Rayakan 1 Dekade di Indonesia, Honda Rilis New BR-V N7X Edition, Ini Ubahannya
Bagi para pemesan yang sudah mengamankan unit, PT HPM menjadwalkan proses pengiriman kepada konsumen akan dilakukan secara bertahap mulai akhir Mei 2026 mendatang.
Kehadiran unit ini di jalanan nantinya akan menandai babak baru bagi Honda dalam memadukan warisan sejarah masa lalu dengan teknologi masa depan di industri otomotif nasional.











