• Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
Mobil Komersial
Advertisement
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
No Result
View All Result
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
No Result
View All Result
Mobil Komersial
No Result
View All Result
Home Mobil dan Motor

Wajib Disimak, Faktor yang Menyebabkan Kendaraan Hybrid Mengalami Penurunan Performa

Mato by Mato
30/04/2026
in Mobil dan Motor, Tips
0
Merasakan Singkat Teknologi Terbaru Chery Super Hybrid Pada Tiggo 8

Chery Tiggo 8 CSH. dok: MobilKomersial.com/Mato

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MobilKomersial.com — Kendaraan hybrid yang tengah naik daun di Indonesia karena menjadi salah satu alternatif mobil hemat biaya bahan bakar ternyata memiliki titik lemah serta terdapat area permasalahan jika tidak dirawat dengan baik.

Kendaraan hybrid yang menggabungkan sistem elektrifikasi dengan mesin Internal Combustion Engine (ICE) memiliki lebih banyak sensor dan modul kontrol karena mempunyai kompleksitas dari sistem mobil tersebut.

CEO & Founder PT Welty Indah Perkasa (Wealthy Group), Arief Hidayat mengungkapkan bahwa teknologi hybrid yang tertanam di kendaraan yang ada di Indonesia saat ini menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan hemat bbm.

Baca juga: Dirancang dengan Formula Khusus, Wealthy Cavity Wax Ampuh Cegah Karat di Panel Bagian Dalam Kendaraan

Hyundai all new Santa FE hybrid. dok: HMID

“Kendaraan hybrid itu menggabungkan mesin ICE dengan sistem motor listrik, baterai tegangan tinggi, inverter, konverter, sistem DC-DC, gearset planet atau e-CVT, serta sistem pendingin mesin dan baterai,” kata Arief kepada MobilKomersial.com.

Menurut Arief, kelemahan yang terdapat pada mobil hybrid memungkinkan kegagalan komponen lebih tinggi dibandingkan dengan kendaraan ICE atau EV seperti inverter yang terlalu panas atau kipas pendingin baterai HEV menyumbat dan kegagalan konverter DC-DC.

“Meskipun baterai hybrid bertahan lama, tetapi kapasitas dan kualitasnya akan menurun,hal tersebut disebabkan oleh panas, siklus pengisian atau pengosongan tinggi , sistem pendinginan yang buruk, mengemudi dengan agresif, dan berada di iklim tropis (seperti Indonesia) yang mempercepat degradasi,” ujarnya.

Baca juga: Apa Saja Faktor yang Pengaruhi Konsumsi Bahan Bakar di Perjalanan?

Pengujian baterai Chery Tiggo 8 CSH direndam di air laut. Foto: PT CSI

Dengan adanya degradasi baterai, kata Arief maka kendaraan hybrid akan mengalami gejala seperti jangkauan EV yang berkurang, penghematan bahan bakar yang lebih rendah, mesin bekerja lebih sering, dan munculnya lampu peringatan (POA80, POA7F, dll).

“Apabila gejala tersebut muncul, makaa dampak biayanya meliputi penggantian baterai bisa mahal, terutama untuk hybrid yang lebih tua. Kendaraan hybrid itu memberikan kinerja yang optimal untuk mengemudi di kota, dan berkendara Stop & Go,” ungkapnya.

Arief juga mengatakan bahwa kelemahan pada kendaraan hybrid dapat muncul ketika mengemudi menanjak untuk waktu yang lama, mengemudi di jalan raya berkecepatan tinggi, diperlakukan sebagai towing, dan mengangkut beban berat.

Baca juga: Waspada Cuaca Panas El Nino Godzilla, Perawatan Bus Sangat Perlu Dilakukan

Mesin Chery Super Hybrid. dok: MobilKomersial.com/Mato

“Faktor kelemahan yang memenagruhi kendaraan hybrid diantaranya ICE dipaksa untuk bekerja lebih keras, baterai terlalu panas, output motor terbatas lalu sistem dapat memasuki protection mode.

Untuk protection mode pada kendaraan, lanjut Arief dibuat dengan mengacu pada keselamatan fitur bawaan dalam sistem kontrol kendaraan. Hal ini dilakukan untuk mencegah kerusakan pada bagian penting dan menjaga keandalan kendaraan.

“Akibatnya, pengendara mungkin mengalami atau melihat penurunan kinerja atau akselerasi, dan terkadang mesin pembakaran internal (ICE) terpaksa bekerja lebih keras untuk mengimbangi bantuan listrik yang terbatas,” imbuhnya.

Tags: #Mobil Hybrid#WealthyHybridWelty Indah Perkasa
Previous Post

Apa Saja Faktor yang Pengaruhi Konsumsi Bahan Bakar di Perjalanan?

Mato

Mato

Related Posts

SPBU BP-AKR Buka Jaringan Baru di Puspiptek Tangerang Selatan
Berita

Apa Saja Faktor yang Pengaruhi Konsumsi Bahan Bakar di Perjalanan?

29/04/2026
Ini 5 Strategi Xanh SM Tawarkan Mobilitas Ramah Lingkungan Di Indonesia Dengan Taksi Listrik
Mobil dan Motor

Mengenal Lebih Dekat VinFast VF e34, Unit Taksi Listrik ‘Limogreen’ yang Tengah Viral

28/04/2026
Kemarau Diprediksi Datang Lebih Awal, Ini Pentingnya Cek Filter AC Mobil
Mobil dan Motor

Kemarau Diprediksi Datang Lebih Awal, Ini Pentingnya Cek Filter AC Mobil

28/04/2026
Ini Alasan Kendaraan Tambang Identik Berwarna Putih
Tips

Mengenal Istilah GVW, Axle Load, hingga Payload pada Kendaraan Komersial

28/04/2026
Wuling Eksion Hadir, Bagaimana Nasib Almaz? Begini Kata Bos Wuling
Mobil dan Motor

Wuling Eksion Hadir, Bagaimana Nasib Almaz? Begini Kata Bos Wuling

28/04/2026
Dihantam Depan Belakang! Begini Kondisi Chery Tiggo 9 Saat Uji Tabrak Ekstrem
Mobil dan Motor

Dihantam Depan Belakang! Begini Kondisi Chery Tiggo 9 Saat Uji Tabrak Ekstrem

28/04/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sponsor

Wealthy Photochromic Film
Hydrosoft Pro Wiper
Automatic Transmission Fluid

Sponsor

Hydrosoft Pro Wiper
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak Kami
redaksi@mobilkomersial.com

© 2023 Copyright Mobilkomersial.com

No Result
View All Result
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil

© 2023 Copyright Mobilkomersial.com