• Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
Mobil Komersial
Advertisement
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
No Result
View All Result
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
No Result
View All Result
Mobil Komersial
No Result
View All Result
Home Berita

Apa Saja Faktor yang Pengaruhi Konsumsi Bahan Bakar di Perjalanan?

Mato by Mato
29/04/2026
in Berita, Tips
0
SPBU BP-AKR Buka Jaringan Baru di Puspiptek Tangerang Selatan

SPBU bp AKR di Puspiptek, Tangsel. dok: BP-AKR

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MobilKomersial.com — Sebelum membeli kendaraan roda empat, selain desain kendaraan banyak faktor yang dipertimbangkan oleh pembeli salah satunya konumsi bahan bakar, semakin irit suatu kendaraan maka semain laku di pasaran baik digunakan dalam kota maupun luar kota.

Konsumsi bahan bakar adalah pertimbangan utama bagi pengemudi, perencana kota, dan pemerhati lingkungan. Jumlah bahan bakar yang digunakan kendaraan tergantung pada beberapa faktor, termasuk kondisi mengemudi, arus lalu lintas, dan jenis area di mana kendaraan beroperasi.

Chief Executive Officer (CEO) PT Welty Indah Perkasa (Wealthy Group), Arief Hidayat mengatakan bahwa jika terjadi kemacetan, lalu lintas konsumsi bahan bakar akan melonjak dikarenakan kendaraan menghabiskan banyak waktu untuk menganggur atau bergerak sangat lambat.

Baca juga: Dirancang dengan Formula Khusus, Wealthy Cavity Wax Ampuh Cegah Karat di Panel Bagian Dalam Kendaraan

Ilustrasi SPBU Pertamina. dok: Istimewa

“Sebagian besar mesin pembakaran internal terus membakar bahan bakar bahkan saat kendaraan tidak bergerak, terutama jika AC atau sistem elektronik lainnya sedang digunakan,” kata Arief kepada MobilKomersial.com, Rabu (29/4/2026).

Menurut Arief, sering berhenti dan menghidupkan kendaraan menyebabkan mesin beroperasi secara tidak efisien, dan setiap kali kendaraan berakselerasi dari berhenti, dibutuhkan ledakan energi, yang membakar lebih banyak bahan bakar.

“Selain itu, mesin sering beroperasi di bawah kisaran suhu dan efisiensi optimalnya dalam kondisi stop-and-go, yang menyebabkan pemborosan bahan bakar lebih lanjut. Lalu menggunakan AC di kendaraan dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar untuk semua kondisi mengemudi- kemacetan lalu lintas, lalu lintas kota, dan daerah perkotaan,” ujarnya.

Baca juga: Wealthy Silicone Spray, Perawatan Maksimal Bagi Eksterior Kendaraan

Arief juga mengatakan bahwa kompresor AC menarik daya dari mesin, menyebabkannya bekerja lebih keras dan membakar lebih banyak bahan bakar. Secara umum, menjalankan AC dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar sekitar 5% hingga 20%, tergantung pada faktor-faktor seperti suhu luar, ukuran kendaraan, dan efisiensi sistem AC.

“Kemacetan lalu lintas dalam situasi stop-and-go, dampak AC paling terlihat karena mesin sering idle atau bekerja tidak efisien. Di sini, menggunakan AC dapat menyebabkan peningkatan penggunaan bahan bakar yang signifikan, terkadang di ujung yang lebih tinggi dari kisaran 20%, terutama jika kendaraan diam untuk waktu yang lama,” ungkapnya.

Saat mengemudi di dalam kota dengan kecepatan sedang, kata Arief, AC masih meningkatkan konsumsi bahan bakar, tetapi efeknya sedikit kurang terasa dari pada dalam kemacetan lalu lintas. Perkirakan penggunaan bahan bakar akan meningkat sekitar 10%-15% saat AC menyala.

Baca juga: Wealthy Quantumtec Resmi Dipasarkan, Standar Pelumas Mesin Terbaru API SQ

“Jadi, konsumsi bahan bakar tertinggi selama kemacetan lalu lintas karena idle yang berkepanjangan dan pengoperasian mesin yang tidak efisien. Lalu lintas kota juga mengakibatkan peningkatan penggunaan bahan bakar karena sering berhenti dan menyala, meskipun tidak separah lalu lintas yang macet,” imbuhnya.

Lebih lanjut Arief menyampaikan, di daerah perkotaan yang tidak terlalu padat, kendaraan dapat mempertahankan kecepatan yang lebih konsisten dan mengalami lebih sedikit pemberhentian, menghasilkan penggunaan bahan bakar paling efisien.

Tags: #WealthyBBMHemat BBMWealthy GroupWelty Indah Perkasa
Previous Post

PO Aerobus Tambah Delapan Bus Double Decker Baru dari Karoseri New Armada

Mato

Mato

Related Posts

Kemarau Diprediksi Datang Lebih Awal, Ini Pentingnya Cek Filter AC Mobil
Mobil dan Motor

Kemarau Diprediksi Datang Lebih Awal, Ini Pentingnya Cek Filter AC Mobil

28/04/2026
PO Juragan 99 Trans Hadirkan Layanan Baru Night Ride Gunakan Sleeper Bus
Berita

PO Juragan 99 Trans Berikan Potongan Tarif 50% Hanya Dua Hari, Ini Syaratnya

28/04/2026
Ini Alasan Kendaraan Tambang Identik Berwarna Putih
Tips

Mengenal Istilah GVW, Axle Load, hingga Payload pada Kendaraan Komersial

28/04/2026
Mesin Super 11 Scania Dapat Pembaruan, Diklaim Kuat Jalan Hingga 2 Juta Km!
Berita

Mesin Super 11 Scania Dapat Pembaruan, Diklaim Kuat Jalan Hingga 2 Juta Km!

28/04/2026
Periksa Bus AKAP Menjelang Libur Nataru 2026, Dishub Tangsel Temukan Puluhan Armada Tak Laik Jalan
Bus

Waspada Cuaca Panas El Nino Godzilla, Perawatan Bus Sangat Perlu Dilakukan

27/04/2026
Fokus Pemkot Bandung Dorong Pengembangan Bus BRT dan Angkot Listrik
Berita

Fokus Pemkot Bandung Dorong Pengembangan Bus BRT dan Angkot Listrik

27/04/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sponsor

Wealthy Photochromic Film
Hydrosoft Pro Wiper
Automatic Transmission Fluid

Sponsor

Hydrosoft Pro Wiper
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak Kami
redaksi@mobilkomersial.com

© 2023 Copyright Mobilkomersial.com

No Result
View All Result
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil

© 2023 Copyright Mobilkomersial.com