MobilKomersial.com — Dunia otomotif global baru saja menyaksikan momen bersejarah saat Chery bersama Jaguar Land Rover (JLR) secara resmi menghidupkan kembali nama besar Freelander melalui debut global Freelander 8 di Wuhu, Tiongkok.
Langkah strategis ini bukan sekadar bernostalgia dengan SUV yang sempat merajai pasar Eropa pada akhir era 90-an, melainkan sebuah transformasi menjadi sub-brand baru yang mengusung identitas British Premium Intelligent All-Terrain Brand.
Baca Juga: Sebar Teaser! Chery Q Siap Mengaspal di Indonesia, Cek Spesifikasinya
Melalui semangat “For Family For Love”, kolaborasi yang telah terjalin selama 14 tahun ini berupaya menghadirkan standar mobilitas premium yang lebih relevan bagi keluarga di seluruh dunia.
Dalam acara bertajuk Brand Night yang dihadiri oleh petinggi industri dan ratusan mitra diler internasional, CEO Freelander International, Lucia Mao, menegaskan filosofi di balik kelahiran kembali merek ini.

“Freelander memadukan warisan premium Inggris, kecerdasan teknologi, dan kemampuan jelajah segala medan untuk menghadirkan pengalaman mobilitas yang diinginkan oleh konsumen modern,” ungkapnya dalam keterangannya, Rabu (6/5/2026).
Sentuhan magis dalam aspek visual Freelander 8 dipimpin langsung oleh Phil Simmons, sosok desainer di balik ikon-ikon otomotif seperti Range Rover Velar dan Land Rover Defender.
Mobil ini memancarkan aura kemewahan Inggris yang kental melalui bahasa desain Castle Body, jendela segitiga khas, hingga lampu depan yang saling bertautan (interlocking headlights).
Masuk ke bagian dalam, penumpang akan disambut oleh kabin futuristik yang dilengkapi layar ultra-lebar dan kursi zero-gravity pada baris kedua, memastikan kenyamanan maksimal dalam setiap perjalanan keluarga.
Dibalik tampilannya yang elegan, Freelander 8 menyimpan performa teknis yang sangat serius. Kendaraan ini dipersenjatai chip kokpit Qualcomm Snapdragon 8295 dengan proses 5nm yang menjamin respons sistem cepat dan mampu mengelola 8 koneksi layar sekaligus.
Baca Juga: Dihantam Depan Belakang! Begini Kondisi Chery Tiggo 9 Saat Uji Tabrak Ekstrem
Sementara itu, untuk urusan navigasi dan keselamatan, fitur L2+ ADAS telah menjadi standar dari SUV tersebut, lengkap dengan sistem parkir otomatis Advanced Valet Parking Driver di wilayah tertentu.
Ketangguhannya di medan berat didukung oleh Intelligent All-Terrain System (i-ATS) pertama di dunia yang menyediakan sembilan mode berkendara secara real-time, didukung oleh suspensi udara dual-chamber dan electronic limited-slip differential (e-LSD).

Keamanan menjadi prioritas mutlak, Freelander 8 dirancang khusus untuk meraih skor tertinggi dalam standar keselamatan global seperti ENCAP hingga ASEAN NCAP. Bahkan, pabrikan bahkan telah menyiapkan lebih dari 1.000 unit uji jalan.
Seluruh proses produksi terpusat di fasilitas cerdas Changshu yang memiliki nilai investasi triliunan rupiah, menjamin bahwa setiap unit yang keluar dari jalur perakitan memiliki kualitas manufaktur yang presisi dan stabil.
Baca Juga: Di Tengah BBM Fluktuatif, Teknologi Chery Super Hybrid Justru Makin Masuk Akal
Menatap masa depan, Freelander telah menyusun peta jalan global yang ambisius dengan target ekspansi ke lebih dari 90 negara dalam lima tahun ke depan, baik di kawasan Eropa, Amerika hingga Asia.
Kendati demikian, dengan dimulainya rekrutmen mitra ritel di berbagai belahan dunia, Freelander siap kembali mengukir prestasi sebagai pemimpin di segmen SUV premium yang cerdas dan tangguh.











