Kepatuhan Terhadap Standar FIA
Dalam dunia balap profesional, setiap komponen harus tunduk pada regulasi teknis. FIA (Fédération Internationale de l’Automobile) sebagai badan otoritas motorsport dunia memiliki aturan spesifik yang tertuang dalam regulasi teknis untuk truk kategori T4 dan T5.
Salah satu aturan yang paling tegas adalah larangan penggunaan ban vulkanisir (retreaded tyres) untuk kompetisi kelas utama; setiap tim wajib menggunakan ban baru dengan struktur orisinal demi meminimalkan risiko pecah ban di kecepatan tinggi.
Baca Juga: Bedah Spesifikasi Renault C460 Hybrid, Truk Monster 1.100 Dk yang Mengguncang Reli Dakar 2026
Selain itu, FIA juga mewajibkan setiap truk balap membawa minimal dua ban cadangan yang terpasang kuat di bodi kendaraan, mengingat medan Dakar yang bisa menghabiskan stok ban dalam satu etape saja.

Sementara itu, salah satu regulasi yang sangat menarik adalah izin penggunaan Central Tyre Inflation System (CTIS). FIA memperbolehkan truk kategori T4 menggunakan sistem pengubah tekanan ban secara otomatis dari dalam kabin saat kendaraan sedang melaju.
Hal ini merupakan pengecualian teknis yang sangat penting, karena sistem ini terbilang hanya dibuat khusus untuk kategori truk, alias FIA telah melarang penggunaan sistem ini pada beberapa kategori kendaraan yang lebih ringan.
Dengan CTIS, pengemudi bisa menurunkan tekanan ban ke titik minimal saat menghadapi gundukan pasir halus (dunes) dan langsung menaikkannya kembali saat masuk ke lintasan berbatu yang keras tanpa harus turun dari truk.

FIA juga mengatur batasan fisik untuk menjaga keseimbangan kompetisi. Ban truk Dakar umumnya harus memiliki diameter luar maksimal yang telah ditentukan (seringkali berkisar pada angka 1,3 meter atau setara dengan ban ukuran 14.00R20).
Baca Juga: Berbasis MAN TGA, Ini Truk Hybrid Hidrogen 6×6 Tercanggih di Reli Dakar 2026
Selain itu, terdapat aturan mengenai lebar pelek dan penggunaan material tertentu seperti pelek harus terbuat dari material logam yang sangat kuat untuk menahan beban truk yang beratnya minimal mencapai 8.500 kg sesuai regulasi berat minimum FIA.
Pada akhirnya, ban truk Dakar adalah perpaduan sempurna antara kekuatan heavy-duty, teknologi keamanan mutakhir, dan desain extreme off-road yang memastikan mereka tetap menjadi raja di lintasan paling ganas di dunia.











