MobilKomersial.com — GWM Indonesia terkenal dengan SUV Tank, namun di China ia memproduksi truk hibrida komersial di bawah naungan Great Wall Motor New Energy Commercial Vehicle Co., Ltd. Lini truk berat Hi4-G hadir melalui varian G1050 dan G970.
Kendaraan niaga ini dirancang khusus untuk pengangkutan logistik jarak jauh hingga transportasi barang berbahaya. Truk canggih ini menggabungkan efisiensi luar biasa dengan kenyamanan berkendara yang setara mobil penumpang.
Baca Juga: UD Trucks Tampilkan Truk Kuzer SKE 150 di GIIAS 2026, Cek Spesifikasinya
Arsitektur Hi4-G mengusung filosofi Three Power, Ten Operating Modes berkonfigurasi penggerak P2 + P2.5. Opsi mesin dieselnya meliputi Cummins M10 bertenaga 480 daya kuda serta Cummins X13 560 daya kuda bertorsi puncak 2.600 Nm.
Efisiensi konsumsi bahan bakar minimumnya mencapai 174 gram per kilowatt-jam. Mesin ini dipadukan transmisi hibrida DHT 8-percepatan buatan GWM yang mengintegrasikan dua motor listrik dengan daya puncak gabungan sebesar 360 kW atau sekitar 498 dk.


Total output sistem varian G1050 mencapai 772 kW atau sekitar 1.050 dk, melampaui mesin 17.000 cc. Daya listrik disokong baterai ternary lithium 12,9 kWh atau 59 kWh bertingkat pembuangan 30C yang memiliki usia 45.000 siklus.
Baterai sanggup beroperasi pada suhu minus 35℃. Otak pergerakan truk adalah Power Domain Controller 12-core yang mengintegrasikan VCU, MCU, DCDC, PDU, dan TCU hingga tingkat respon sistem berada dalam milidetik.
Sistem rem mengadopsi empat tingkat perlindungan: regeneratif dua motor, rem mesin, hydraulic retarder, serta EBS dan EPB. Gandar belakang 13 ton rasio 2.533 punya interval ganti oli panjang mencapai 300.000 km.
Kabin didesain aerodinamis mirip kepala elang dengan kemiringan kaca 13,5 derajat. Bodi melengkung tirus ini menghasilkan koefisien hambatan angin 0,439 Cd serta 1.028 pola lesung bola golf pada gril untuk aliran udara.
Baca Juga: Bobot Tembus 810 Ton! Mengenal BelAZ 75710, Truk Terbesar di Bumi yang Setara Gedung 3 Lantai


Baca Juga: Profil Sany Electric Light Truck, Punya Opsi Setir Kanan dan Kiri
Bodi memakai struktur sangkar 3D berketahanan tinggi dari 62 persen baja kuat dan rangka depan hot-stamped 1500 MPa. Sasis dilapisi cat elektroforesis epoxy primer serta secondary powder coating untuk mencegah korosi.
Truk dilengkapi lampu Auto LED, kaca anti-silau, tangki 805 liter, velg aluminium, side skirt, dan suspensi udara ECAS. Interior berkonsep villa dengan lantai datar memotong blind spot depan 16% via ruang pandang 882 mm.
Pengemudi dimanjakan kursi Zero-Gravity bersuspensi udara lengkap dengan ventilasi, pemanas, dan penyangga tulang belakang. Area istirahat menyediakan kasur serat kelapa 850 mm yang sangat nyaman dan ramah lingkungan.
Kualitas udara dijaga sistem VIAQ beremisi VOC rendah, kulit sintetis eco-friendly, cat berbasis air, dan isolasi NVH 600 g/m2. AC terintegrasi sanggup menyala 6 jam saat mesin mati untuk kenyamanan maksimal saat parkir.


Fasilitas kabin mencakup kulkas 27 liter bernavigasi suhu minus 18 hingga 10 derajat Celsius, inverter gelombang sinus 2.000 Watt, pengisi daya nirkabel 50 Watt, port USB, meja lipat, serta sistem atmosphere light.
Truk ini menjadi kendaraan komersial pertama berchipset Qualcomm Snapdragon 8155 berarsitektur 7 nanometer. Chipset ini mengotaki layar sentuh infotainment 14,6 inci serta panel instrumen digital LCD sebesar 12,3 inci.
Baca Juga: Profil Hyundai Pavise, Truk Pintar Dengan Fitur Melimpah Layaknya Mobil Penumpang
Pengemudi dibantu W-HUD 15,5 inci yang memproyeksikan navigasi ke kaca depan. Kemudi E-HPS Electro-Hydraulic Steering menyesuaikan bobot otomatis. Sistem ini terhubung arsitektur Domain Intelligent Control dan telematika TSP.
Fitur keselamatan ADAS mencakup ACC, FCW, AEB, LKA, BSD pemantau trailer 17 meter via kamera AVM 360, DMS pemantau lelah pada pilar A, TSR, serta Predictive Cruise Control yang terhubung peta digital secara prediktif.











