MobilKomersial.com — Memanfaatkan harga bahan bakar pesawat yang naik serta dapat berakibat harga tiket yang juga ikut naik, Perusahaan Otobus (PO) MTrans melihat peluang dengan memberikan pelayanan yang maksimal bagi penumpang.
Direktur Utama PT Bagong Dekaka Makmur, Budi Susilo mengungkapkan dengan kondisi harga avtur naik serta solar subsidi yang tidak naik, ia berharap masyarakat yang hendak bepergian untuk rute Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) bisa menggunakan moda transportasi bus.
“Dengan kebijakan pemerintah yang tidak menaikkan harga solar subsidi tentunya tidak berdampak pada penyesuaian harga tiket bus, walaupun terdapat kenaikan harga pada jenis pelumas mesin serta ban,” kata Budi beberapa waktu lalu ditemui di ajang GIIAS 2026.
Baca juga: Seleksi Ketat Mitsubishi Fuso Pilih 34 Karoseri yang Penuhi Standar Kualitas

Menurut Budi yang juga mengelola armada bus AKAP PO Mtrans, faktor utama penyesuaian harga tiket bus karena adanya harga bbm yang naik. Pihaknya sangat bersyukur bahwa pemerintah tidak menaikan harga solar subsidi yang akan berakibat kenaikan diseluruh layanan baik bus AKAP maupun Pariwisata.
“Walaupun dibeberapa sektor seperti pelumas dan ban harganya naik, kami masih berusaha mengimbanginya. Jangan sampai harga bbm subsidi naik karena kalau harga tiket naik, masyarakat akan beralih ke moda trransportasi lain seperti kereta api,” uajrnya.
Melihat situasi tersebut, kata Budi, pihaknya yakin masyarakat pengguna moda transportasi khususnya bus AKAP akan bertumbuh karena harga tiket yang tidak terlalu mahal serta mendapatkan fasilitas terbaik yang dapat memanjakan penumpang.
Baca juga: PO MTrans Buka Rute Baru dari Malang ke Sri Gunung

Seperti diketahui bahwa setiap perjalanan bus AKAP, penumpang mendapatkan makanan ringan, servis makan, air mineral, selimut secara gratis serta fasilitas lainnya seperti Audio Video On Demand (AVOD) atau bantal serta penutup mata bagi bus dengan kelas sleeper ke atas.
PO Mtrans sendiri melayani rute AKAP dari Malang dan Bali menuju Jabodetabek, Merak dan Bogor menggunakan armada eksekutif, sleeper bus serta bus double decker dengan fasilitas lengkap serta memiliki kabin yang nyaman untuk perjalanan penumpang.











