MobilKomersial.com — Membuat bodi truk dan bus memang tidak boleh asal pasang, harus memenuhi standar kualitas dan keselamatan yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia serta mengacu pada arahan Agen Pemegang Merek (APM).
Seperti yang dilakukan oleh PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi kendaraan niaga Mitsubishi Fuso di Indonesia, dengan memberikan sertifikasi kepada 34 Karoseri yang telah memenuhi standar kualitas sesuai arahan dari PT KTB.
Sebagai pemimpin pasar kendaraan niaga di Indonesia, Mitsubishi Fuso memandang peningkatan kualitas karoseri sebagai bagian penting dalam menciptakan kendaraan yang aman dan produktif.
Baca juga: Standar Baru Kepastian Operasional, Mitsubishi Fuso Jamin Truk dan Bus Tetap Optimal

Seleksi Ketat Mitsubishi Fuso Pilih 34 Karoseri yang Penuhi Standar Kualitas
Seiring meningkatnya kebutuhan kendaraan logistik, distribusi, konstruksi, dan berbagai sektor produktif lainnya, kesesuaian antara chassis dan karoseri menjadi faktor yang semakin menentukan keberhasilan operasional konsumen.
Sales and Marketing PT KTB, Yosuke Odake mengungkapkan bahwa sinergi dengan industri karoseri sangat penting dalam melengkapi armada Fuso menjadi solusi transportasi yang andal bagi konsumen di Indonesia.
“Kami sangat mengapresiasi keahlian dan dedikasi para mitra karoseri, serta 34 karoseri yang telah lolos sertifikasi. Dedikasi terhadap kualitas, keselamatan, dan kepatuhan standar ini merupakan tolak ukur penting bagi industri otomotif nasional,” kata Odake, Kamis (6/8/2026).
Baca juga: Mitsubishi Fuso Sematkan Kamera Pengawas Bantu Pantau Armada dan Pengemudi Lebih Mudah
Menurut Odake, bertepatan dengan ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show 2026 (GIIAS), pihaknya memberikan apresiasi kepada mitra karoseri yang telah berhasil memenuhi standar sertifikasi Mitsubishi Fuso sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas industri karoseri nasional.
“Mitsubishi Fuso percaya keselamatan dan kualitas kendaraan niaga tidak berhenti di produksi chassis. Karena itu Mitsubishi Fuso terus berkolaborasi dengan perusahaan karoseri untuk memastikan kendaraan yang diterima konsumen memenuhi standar kualitas yang konsisten,” ujarnya.
Proses sebelum menerima penghargaan yang diumumkan pada ajang GIIAS 2026 ini, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti proses sertifikasi yang dilakukan Mitsubishi Fuso terhadap 40 perusahaan karoseri.
Baca juga: Hemat Biaya Operasional, Fastana Logistik Kepincut Mitsubishi Fuso eCanter
Evaluasi dilakukan secara menyeluruh melalui penilaian fasilitas produksi, sistem pengendalian kualitas, proses manufaktur, serta kelengkapan dokumen teknis yang menjadi bagian dari standar sertifikasi Mitsubishi Fuso.
Dari proses tersebut, 34 perusahaan dinyatakan memenuhi kriteria dan berhak memperoleh sertifikasi dari Mitsubishi Fuso di tahun 2026. Sertifikasi tersebut berlaku selama dua tahun sebagai bukti bahwa perusahaan telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
Pasa reserta juga mengikuti sesi diskusi dan pembekalan mengenai perkembangan regulasi kendaraan niaga, standar teknis pembangunan karoseri, serta pentingnya kolaborasi antara Mitsubishi Fuso dan perusahaan karoseri.
Baca juga: Mitsubishi Fuso Luncurkan Canter Extra Long Bus, Siap Bersaing di Segmen Medium
Direktur utama PT Adiputro Wirasejati atau Karoserri Adi Putro, David Jethrokusumo mengatakan program sertifikasi ini memberikan manfaat yang lebih dari sekadar penghargaan.
“Kalau sertifikasi untuk body builder ini memang dari dulu kita dambakan. Jadi, supaya setiap proses itu apakah sudah sesuai dengan standar dari Mitsubishi Fuso. Karena itu penting, selama ini kan belum pernah jadi saya cukup bersyukur dengan adannya sertifikasi ini,” ungkapnya.











