MobilKomersial.com — PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) meluncurkan ekosistem purna jual terintegrasi pada ajang GIIAS 2026. Inovasi ini ditujukan untuk menjaga tingkat uptime operasional kendaraan niaga milik konsumen tetap optimal.
Langkah strategis Isuzu ini berfokus pada efisiensi bisnis para pengusaha di bidang logistik, transportasi, hingga pertambangan. Kinerja armada yang produktif dianggap menjadi kunci utama meraih keuntungan bisnis.
Business Solutions Director PT IAMI, Anjar Rosjadi, menegaskan komitmen tersebut secara terbuka. Ia menyebut bahwa layanan purna jual bukan sekadar memperbaiki kendaraan saat mengalami kerusakan di tengah jalan.
“Di Isuzu, kami percaya bahwa layanan purna jual bukan sekadar memberikan servis ketika kendaraan mengalami kendala, tetapi menjadi bagian dari solusi bisnis pelanggan. Fokus kami adalah menjaga uptime kendaraan,” ujar Anjar.

Guna mencegah kerusakan lebih awal, Isuzu menyiapkan program Proactive Solution. Fasilitas ini menawarkan Free Service hingga dua tahun serta layanan Manpower On-Site untuk mengirimkan mekanik langsung ke lokasi.
Konsumen yang memesan Isuzu Giga berhak memperoleh program Free Spare Part senilai Rp8 juta atau Free Tire. Paket penghematan ini disempurnakan dengan Isuzu Health Report demi memantau kondisi unit harian.
Sisi suku cadang juga diperkuat dengan strategi multi-layer parts. Pelanggan dapat memilih Isuzu Genuine Parts (IGP) atau produk IADG berkualitas tinggi yang ditawarkan dengan harga jauh lebih ramah di kantong.
Kini sudah ada lebih dari 800 item komponen IADG yang siap dikirim secara cepat. Kehadiran suku cadang alternatif tersebut terbukti efektif dalam memangkas biaya perawatan sekaligus mempersatukan efisiensi bengkel.

Jaringan fisik Isuzu pun kian meluas dengan 129 outlet resmi dan 165 Bengkel Isuzu Berjalan (BIB). Layanan purna jual ini diperkuat oleh 2.188 Partshop serta 181 Bengkel Mitra Isuzu yang tersebar di seluruh Indonesia.
Transformasi digital Isuzu turut dihadirkan lewat platform telematika Isuzu Link. Fitur pintar ini membantu memantau kinerja armada, efisiensi bahan bakar, hingga mengingatkan jadwal perawatan rutin kendaraan.
Baca Juga: Isuzu Unjuk Gigi di GIIAS 2026, Rombak Truk Niaga Jadi Mesin Cetak Uang Industri Kreatif
Penguatan purna jual ini membuktikan komitmen Isuzu dalam mendampingi operasional bisnis konsumen. Sinergi antara teknologi digital dan jaringan layanan yang luas menjadi pilar utama kesuksesan perusahaan.
“Melalui penguatan layanan purna jual yang terintegrasi, PT Isuzu Astra Motor Indonesia terus berkomitmen menjadi ‘Real Partner, Real Journey’ bagi pelanggan dengan menghadirkan solusi yang mampu menjaga kendaraan,” tutup Anjar.











