MobilKomersial.com — PT Sinar Jaya Megah Langgeng (PO Sinar Jaya) terus menunjukkan komitmennya dalam merespons tingginya ekspektasi konsumen terhadap aspek kenyamanan dan keselamatan di perjalanan.
Guna memperkuat dominasi di rute antarkota antarprovinsi (AKAP) jarak jauh dan menjamin layanan premium, operator bus asal Bekasi ini resmi menambah portofolio kendaraannya dengan memesan 32 unit sasis bus baru besutan Mercedes-Benz.
Baca Juga: Tantangan Pasar Tak Surutkan Langkah Mercedes-Benz Kuasai Kepercayaan Operator Bus Indonesia
Tidak tanggung-tanggung, investasi massal ini mencakup berbagai varian sasis andalan dari pabrikan asal Jerman tersebut, mulai dari kelas rear engine OH 1626 L, varian front engine OF 1623, hingga kasta tertinggi sasis tronton premium O500RSD 2445.
Presiden Direktur PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI), Naeem Hassim, menyampaikan apresiasi terdalamnya atas loyalitas dan kepercayaan besar yang terus diberikan oleh salah satu operator bus terbesar di Indonesia tersebut.

“Kami di DCVI merasa sangat terhormat dan berterima kasih atas kepercayaan berkelanjutan yang diberikan oleh PO Sinar Jaya,” ungkap Naeem Hassim, Presiden Direktur PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) di Jakarta, Jumat (22/5/2026).
“Pemesanan 32 unit sasis baru ini bukan sekadar transaksi bisnis, melainkan wujud nyata dari kemitraan strategis yang kuat dalam memajukan industri transportasi darat di Indonesia,” sambungnya saat ditemui MobilKomersial.com.
Meski industri transportasi saat ini diramaikan oleh berbagai opsi sasis Eropa berspesifikasi tinggi dari rival sekelas Scania atau Volvo, PO Sinar Jaya tampaknya tetap kokoh menjatuhkan pilihan utamanya pada Mercedes-Benz untuk lini armada premium mereka.
Baca Juga: B50 Segera Berlaku, DCVI Pastikan Ketangguhan Truk dan Bus Mercedes-Benz Tetap Terjaga
Jika menilik sejarahnya, kedekatan Sinar Jaya dengan Mercedes-Benz sebenarnya terhitung baru jika dibandingkan dengan kemitraan panjang mereka dengan pabrikan asal Jepang, Hino, yang juga merupakan salah satu pemain di pasar bus Indonesia.
Founder atau pendiri PO Sinar Jaya, H. Rasidin Karyana, mengenang kembali momentum awal saat perusahaan mulai memercayakan lini premiumnya pada teknologi Jerman ini pada tahun 2017 lalu, tepatnya ketika mereka memutuskan merambah ke segmen bus tingkat.

“Kemitraan kami dengan Mercedes-Benz ini sebenarnya baru berjalan sejak 2017 lalu. Saat itu, langkah awal kami langsung mendatangkan dua unit bus tingkat (double decker) yang menggunakan tipe sasis tertinggi, yaitu 2542,” jelasnya di waktu yang sama.
Kemudian, langkah berani langsung menggunakan sasis tronton premium Mercedes-Benz OC 500 RF 2542 tersebut rupanya menjadi cetak biru sukses bagi ekspansi armada premium Sinar Jaya hingga saat ini.
Baca Juga: Sejarah PO Sinar Jaya, Pemegang Rekor MURI Pelayanan Terbaik Berturut-turut
Pilihan untuk terus menambah unit Mercedes-Benz, termasuk dalam pemesanan terbaru 32 unit ini, didasari oleh kalkulasi teknis dan psikologis pasar yang matang. Di segmen AKAP, karakteristik mekanis kendaraan memegang peranan krusial terhadap retensi penumpang.
Ia pun tidak menampik bahwa dinamika kebutuhan penumpang sangat menitikberatkan aspek kenyamanan. Sasis Mercedes-Benz yang dilengkapi dengan built-in air suspension seperti OH 1626 L dan O500RS dinilai terbukti andal dalam mereduksi guncangan.
“Kami melihat ada ekspektasi yang besar dari para penumpang untuk bisa menikmati perjalanan jarak jauh dengan getaran yang minim. Maka itu, kami memilih sasis yang mampu menyajikan kenyamanan ekstra sepanjang rute,” jelas Pak Haji.

Selain keunggulan teknis pada sistem peredaman, faktor persepsi konsumen (psychological value) memegang peranan penting. Nama besar Mercedes-Benz di Indonesia sendiri sudah sangat identik dengan kemewahan dan status sosial tinggi.
“Meskipun harga tiket yang kami tawarkan sama dengan armada bersasis lain, kehadiran emblem Mercedes-Benz seakan memberikan nilai tambah (added value) instan bagi setiap penumpang,” tuturnya.
Baca Juga: Intip Spesifikasi Bus Mercedes-Benz OH 1626 L Rakitan Lokal yang Diekspor ke Thailand
“Jadi, begitu mereka masuk kabin dan tahu sasisnya itu Mercedes-Benz, secara psikologis langsung terbangun persepsi bahwa perjalanan mereka pasti akan terjamin terasa mewah dan nyaman,” pungkas Pak Haji.
Dengan mendaratnya 32 unit sasis baru ini, PO Sinar Jaya dipastikan siap mengalokasikan armada-armada bermesin Mercedes-Benz tersebut secara khusus untuk memperkuat posisi mereka sebagai salah satu barometer standar pelayanan bus premium di tanah air.











