MobilKomersial.com — Industri konstruksi global baru saja memasuki babak baru dengan pengumuman resmi dari Mercedes-Benz Trucks mengenai pembukaan pesanan untuk eArocs 400 di 13 pasar Uni Eropa
Truk listrik murni ini bukan sekadar adaptasi dari model konvensional, melainkan sebuah lompatan teknologi yang membawa efisiensi tinggi ke medan berat.
Baca Juga: Ini Rahasia Mesin Mercedes-Benz Zetros, Tetap Menyala di Suhu Beku Tanpa Gagal Komponen
Sejak pertama kali diperkenalkan di pameran Bauma, Munich, kendaraan ini telah menjadi tolok ukur bagaimana sebuah truk operasional mampu menyeimbangkan tenaga kasar dengan tanggung jawab lingkungan.
Pembeda utama dari truk listrik Mercedes-Benz eArocs 400 terletak pada penggunaan teknologi baterai Lithium-Iron-Phosphate (LFP) yang diadopsi dari lini eActros generasi kedua yang revolusioner.

Truk ini menggendong dua paket baterai yang masing-masing berkapasitas 207 kWh yang ditempatkan secara vertikal dalam menara baterai di belakang kabin, sehingga total kapasitas terpasang mencapai 414 kWh.
Pemilihan material LFP bukan tanpa alasan, sel baterai ini diklaim menawarkan masa pakai yang sangat panjang dan kapasitas penggunaan yang tinggi, menjadikannya pilihan paling rasional untuk siklus kerja konstruksi yang repetitif dan berat.
Soal jantung pacu, mesin listrik truk ini mampu menghasilkan tenaga kontinu sebesar 380 kW atau sekitar 528 dk dengan puncak performa mencapai 450 kW atau setara dengan 611 dk, yang disalurkan melalui transmisi tiga percepatan terintegrasi.
Untuk memastikan truk ini tetap tangguh di medan non-aspal, Mercedes-Benz tetap menggunakan komponen mekanis yang sudah teruji, yaitu gandar hypoid dan planetary dari seri Arocs standar yang terkenal andal menerjang medan ekstrim sekalipun.
Baca Juga: Bus Listrik Mercedes-Benz eCitaro Kini Pakai Baterai NMC4 Generasi Baru, Begini Keunggulannya

Kombinasi ini memberikan jarak bebas ke tanah (ground clearance) yang optimal dan kapabilitas off-road yang diperlukan di lokasi pembangunan ditambah dengan arsitektur kelistrikan 800 Volt yang mendukung sistem penggerak pusat bertenaga besar.
Secara teknis, eArocs 400 diklaim 50% lebih efisien dibandingkan versi dieselnya. Keunggulan ini didapat melalui sistem rekuperasi energi yang canggih serta pengoperasian fungsi bodi truk atau karoseri yang sepenuhnya digerakkan oleh tenaga listrik.
Dalam skenario operasional nyata, Mercedes-Benz mengklaim bahwa truk eArocs 400 dengan konversi karoseri mixer beton mampu menempuh jarak hingga 200 km, sementara varian dump truck bisa mencapai 240 km dalam sekali pengisian daya.
Mengenai manajemen daya, kendaraan ini dilengkapi dengan antarmuka pengisian daya CCS2 yang terpasang di kedua sisi kendaraan untuk memudahkan akses. Sistem ini mendukung pengisian daya cepat hingga 400 kW.

Baca Juga: Lebih Efisien dari Diesel! Ini Rahasia Truk Listrik Mercedes-Benz eArocs 400 Taklukkan Cuaca Ekstrem
Dengan daya sebesar itu, dua paket baterai raksasanya hanya membutuhkan waktu sekitar 46 menit untuk beralih dari kondisi daya 10% ke 80%, memungkinkan operasional sepanjang hari tanpa hambatan waktu pengisian yang berarti.
Struktur fisik eArocs 400 dirancang untuk menerima beban berat secara konstan. Tersedia dalam konfigurasi gandar 8×4/4 dengan dua pilihan bobot kotor yang diizinkan secara teknis, yakni 37 ton dan 44 ton.
Truk ini juga menggunakan suspensi baja yang kokoh baik di bagian depan maupun belakang. Penggunaan gandar penggerak tandem memastikan traksi tetap maksimal meski harus melewati permukaan tanah yang tidak rata atau licin.
Di dalam kabin, pengemudi dimanjakan dengan Multimedia Cockpit Interactive 2 yang memiliki kontrol suara dan panel saklar ergonomis, memastikan pengemudi dapat memanfaat fitur canggih yang ada namun tetap fokus pada tugas operasionalnya.

Sementara itu, keamanan tentu menjadi aspek krusial melalui integrasi sistem bantuan pengemudi tingkat lanjut, seperti halnya Active Brake Assist 6 Plus, Active Sideguard Assist 2, dan Front Guard Assist.
“Dengan eArocs 400 bertenaga baterai yang baru, kami memungkinkan operasional bebas CO2 secara lokal bahkan di lingkungan konstruksi yang menuntut,” ucap Stina Fagerman, Head of Marketing, Sales and Services Mercedes-Benz Trucks, Senin (6/4/2026).
Baca Juga: Mercedes-Benz Lahirkan Unimog Terbuas dan Paling Mewah di Dunia, Intip Detailnya
Produksi kendaraan dasar eArocs 400 dijadwalkan akan dimulai di pabrik Worth am Rhein pada kuartal ketiga tahun 2026. Setelah itu, integrasi seluruh sistem penggerak listrik akan diselesaikan oleh Paul Group di Vilshofen an der Donau, Jerman.
Dengan kehadiran eArocs 400, Mercedes-Benz Trucks mempertegas komitmennya terhadap dekarbonisasi industri angkutan barang tanpa harus mengorbankan fungsionalitas teknis yang selama ini menjadi keunggulan lini Arocs.











