Oleh sebab itu pula, Winarto turut memperkenalkan konsep Return on Truck Investment (ROTI) sebagai alat ukur bagi konsumen untuk memahami Total Cost of Ownership (TCO) secara menyeluruh yang ditawarkan UD Trucks Indonesia.
Dirinya memaparkan bahwa TCO ini tidak hanya mencakup harga beli, tetapi juga menghitung konsumsi bahan bakar, biaya perawatan rutin, ketersediaan suku cadang, hingga nilai jual kembali kendaraan.
Baca Juga: Tutup Tahun 2025 Dengan Positif, Ini Dua Kunci Sukses UD Trucks Indonesia
Disinilah menurut Winarko bahwa UD Trucks unggul dalam perhitungan TCO karena efisiensi mesin yang sudah berstandar Euro 5 yang dimiliki mampu menekan biaya bahan bakar secara signifikan tanpa mengorbankan tenaga.
Kombinasi antara teknologi Jepang yang presisi dan dukungan jaringan purna jual Astra UD Trucks Indonesia yang luas memastikan bahwa biaya operasional per ton muatan tetap rendah sepanjang umur kendaraan.

Disisi lain, aspek purna jual tentu menjadi poin krusial yang seringkali menjadi titik lemah truk CBU China yang sejatinya belum memiliki basis infrastruktur servis yang merata, terutama di pelosok tambang Indonesia.
Astra UD Trucks memberikan jaminan ketersediaan suku cadang dan teknisi ahli yang siap menjangkau lokasi-lokasi terpencil, termasuk layanan free service serta sistem telematika yang memungkinkan pengelola armada untuk meminimalkan risiko kerusakan mendadak.
Meskipun truk China menawarkan kemudahan akses di awal, namun risiko penurunan nilai aset yang cepat serta biaya perawatan yang membengkak di tahun-tahun berikutnya menjadi ancaman nyata bagi keberlangsungan bisnis.
Baca Juga: UD Trucks Indonesia Siapkan Varian Quester ‘Monster’ Khusus Pertambangan Tahun 2026
“Sudah komitmen kami untuk memastikan truk pelanggan dapat terus berputar di lapangan, bukan terhenti di bengkel menunggu kiriman suku cadang dari luar negeri. Memilih UD Trucks menjadi keputusan strategis untuk mengamankan aset jangka panjang,” tegasnya.
Dengan durabilitas yang telah teruji selama puluhan tahun di Indonesia, UD Trucks membuktikan bahwa investasi yang tepat adalah investasi yang memberikan ketenangan pikiran dan profitabilitas yang konsisten di tengah fluktuasi industri pertambangan.











