MobilKomersial.com — Memiliki peran penting dalam dunia pertambangan, Fuel Truk atau truk yang membawa muatan Bahan Bakar Minyak (BBM) di area tambang bekerja secara mobile menyuplai kendaraan – kendaraan yang membutuhkan BBM.
Direktur Metalindo Teknik Utama (MTU) Karoseri, Syarifuddin Tangka, mengatakan pembuatan Fuel Truk pun telah disesuaikan untuk kebutuhan konsumen di lapangan sesuai dengan medan jalan serta kapasitas tangki BBM yang bakal beroperasi di pertambangan tersebut.
“Saat membuat Fuel Truk, spesifikasi kita sesuaikan dengan kebutuhan customer di lapangan, pada umumnya bahan bakar yang digunakan adalah solar industri dan solar kendaraan untuk mengangkut dan mendistribusikan di lokasi site pertambangan,” kata Syarifuddin, Senin (22/6/2026).
Baca juga: Mengenal Lube Truk di Area Pertambangan

Menurut Syarifuddin, MTU Karoseri pernah membuat Fuel Truk diatas sasis Hino FM 280 JD dan Mitsubishi Fighter 62 HD, namun untuk aplikasinya dapat dibuat diatas sasis kendaraan komersial apa saja yang disesuaikan dengan kebutuhannya.
“Untuk di sasis Hino dan Mitsubishi, kapasitas yang biasa kami buat adalah minimal 16 KL dan maksimal 20 KL, alat-alat yang terpasang pada sistem Fuel Truk antara lain Fuel Pump, Filter, Hosereel, Flowmeter, Control, Gearpump dan Motor Hydraulic,” ujarnya.
Baca juga: Kolaborasi DCVI dan MTU Karoseri Hasilkan Truk Mercedes-Benz Tangguh

Untuk spesifikasi khusus pembuatan Fuel Truk untuk kebutuhan di area pertambangan, lanjut Syarifuddin, pihaknya dapat menyesuaikan dengan standar pembuatan struktur tangki seperti tank body, frame dan dispencing boxnya.
Selain Fuel Truk, di area pertambangan juga terdapat water truk dan lube truk yang tak kalah penting, peran truk pendukung tersebut memberikan efek yang sangat berarti bagi para pengemudi truk atau operator alat berat yang bekerja.










