MobilKomersial.com — Musim hujan seringkali menghadirkan tantangan tersendiri bagi setiap pengendara, tak terkecuali para pengemudi truk. Salah satu bahaya yang mengintai adalah aquaplaning, yaitu kondisi dimana ban truk kehilangan daya cengkramnya dan seolah “melayang” di atas permukaan air.
Jika tidak diantisipasi, aquaplaning dapat menyebabkan truk tergelincir dan bahkan memicu kecelakaan. Namun, dengan strategi yang tepat, setiap pengemudi truk bisa mencegah aquaplaning dan menjaga perjalanan tetap aman di jalan basah. Berikut adalah beberapa tips penting yang bisa diterapkan:
Baca Juga: 6 Hal Yang Dapat Mengelola Stres Saat Mengemudi Truk
Pastikan Tekanan Ban Ideal
Tekanan ban yang terlalu rendah atau terlalu tinggi dapat mengurangi kemampuan ban dalam membelah air secara optimal. Untuk itu, pastikan tekanan angin ban sesuai dengan rekomendasi pabrikan demi menjaga traksi tetap maksimal di jalan basah.
Lakukan pemeriksaan rutin sebelum memulai perjalanan, terutama jika truk membawa muatan berat. Tekanan ban yang ideal tidak hanya mencegah aquaplaning, tetapi juga berkontribusi pada stabilitas truk saat berkendara.

Perhatikan Kondisi Tapak Ban
Tapak ban yang sudah aus tidak akan efektif lagi dalam menyibak genangan air. Kedalaman alur ban minimal harus sesuai standar agar air dapat tersalurkan keluar dan kontak langsung antara ban dan aspal tetap terjaga.
Untuk memeriksa keausan ban, perhatikan TWI (Tread Wear Indicator) yang terletak di dalam alur tapak ban. Penanda ini bisa ditemukan melalui segitiga kecil di sisi dinding ban. Jika permukaan tapak ban sudah sejajar dengan TWI, itu artinya ban harus segera diganti.
Baca Juga: Bawa Muatan Berat, Suspensi Truk Perlu Perhatian Khusus
Kurangi Kecepatan Berkendara
Semakin tinggi kecepatan truk, semakin sulit bagi ban untuk menyentuh permukaan jalan saat melewati genangan air. Inilah yang membuat truk rentan mengalami aquaplaning.
Oleh karena itu, saat hujan deras, kurangi kecepatan truk setidaknya 10 hingga 20 km/jam dari kecepatan normal. Dengan kecepatan yang lebih rendah, ban memiliki lebih banyak waktu untuk mengalirkan air dan menjaga traksi.

Pilih Jalur yang Tepat
Memilih jalur yang cermat dapat membantu pengemudi menghindari aquaplaning. Usahakan untuk menghindari bagian jalan yang cekung atau genangan air yang cukup dalam.
Jalur tengah seringkali lebih tinggi dan lebih aman untuk dilalui. Jika genangan air tidak dapat dihindari, lewati dengan perlahan dan hindari manuver mendadak untuk menjaga stabilitas truk.
Baca Juga: Bukan Sekadar Hiasan, Ini Alasan Setiap Truk Wajib Punya Stiker Reflektor
Jaga Jarak Aman dengan Kendaraan Lain
Di jalan basah, jarak pengereman bisa menjadi dua kali lebih panjang. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga jarak yang memadai dengan kendaraan lain agar pengemudi memiliki waktu yang cukup untuk bereaksi.
Menjaga jarak juga membantu menghindari cipratan air dari kendaraan lain yang dapat mengurangi visibilitas pengemudi. Meskipun terkesan sederhana, langkah ini efektif dalam mencegah aquaplaning.

Injak Rem Secara Perlahan
Saat mengerem di jalan basah dan licin, jangan menginjak rem mendadak, karena hal ini dapat menyebabkan roda terkunci dan truk tergelincir. Sebaiknya, mengeremlah secara bertahap dan halus.
Bagi truk dengan sistem ABS (Anti-Lock Braking System), manfaatkan fitur ini untuk menjaga traksi tetap stabil meskipun kondisi jalan tidak bersahabat.
Baca Juga: Perbandingan Pelumas Bahan Dasar Mineral Dengan Synthetic, Mana yang Lebih Baik?
Cek Lampu dan Wiper
Visibilitas yang baik sangat krusial selama hujan. Pastikan wiper truk bekerja optimal dalam menyapu air dari kaca depan. Begitu pula dengan lampu utama dan lampu sein, semuanya harus menyala dengan baik agar pengemudi lain juga dapat melihat dengan jelas.
Dengan visibilitas yang baik, pengemudi akan lebih waspada terhadap genangan air dan potensi bahaya lain di jalan. Dengan mengikuti tips-tips di atas, diharapkan dapat meminimalkan risiko aquaplaning dan menjaga perjalanan tetap aman di musim hujan.