• Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
Mobil Komersial
Advertisement
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
No Result
View All Result
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
No Result
View All Result
Mobil Komersial
No Result
View All Result
Home Aftermarket

Perbandingan Pelumas Bahan Dasar Mineral Dengan Synthetic, Mana yang Lebih Baik?

Menggunakan pelumas dengan synthetic oil base sangat dianjurkan bagi mesin kendaraan karena dapat memperpanjang usia mesin, lebih hemat bbm serta dapat menambah performa mobil.

Mato by Mato
07/05/2025
in Aftermarket, Tips
0
Cegah Kendala di Jalan, Pemeriksaan Kendaraan Pribadi Sebelum Perjalanan Mudik Sangat Diperlukan

Oli Wealthy Energine. dok: MobilKomersial.com/Mato

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MobilKomersial.com — Menggunakan pelumas dengan synthetic oil base sangat dianjurkan bagi mesin kendaraan karena dapat memperpanjang usia mesin, lebih hemat bbm serta dapat menambah performa mobil.

“Mudah saja melihat bahan dasar oli atau base oli dari suatu merek, biasanya di botolnya menyebutkan Synthetic Oil atau tidak, yang jelas oli dengan base oil synthetic itu memiliki viskositas yang stabil walaupun saat temperature tinggi,” kata CEO dan Founder PT Welty Indah Perkasa (Wealthy Group), Arief Hidayat, kepada MobilKomersial.com.

Menurut Arief, dengan base oil yang terbaik, maka harga dari pelumas yang memiliki kandungan synthetic memiliki harga yang cukup tinggi berbeda dengan pelumas yang menggunakan mineral oil harganya tergolong lebih murah.

Baca juga: Melongok Desain Interior Suzuki Fronx, Canggih Dan Fungsional

Pelumas terbaru Wealthy Apogeo Transpower 0W-16 API SP/ILSAC GF 6B Full Synthetic. dok: MobilKomersial.com/Mato

“Synthetic base oil itu memberikan perlindungan optimal bagi komponen mesin, sedangkan mineral base oil tidak ada kandungan itu didalamnya, lalu mineral base oil juga memiliki sifat pelumasan yang rendah menyebabkan komponen bergerak rentan terhadap keausan,” ujarnya.

Berbanding terbalik dengan synthetic base oil, kata Arief yang memiliki Sifat pelumasan yang tinggi melindungi komponen yang bergerak sehingga tidak mudah aus serta memiliki viskositas yang stabil walaupun suhu temperature berubah – ubah.

“Kalau mineral base oil, viskositas cenderung berubah-ubah seiring dengan suhu yang ada, sehingga pelumas menjadi encer pada temperature tinggi, kalau sudah seperti itu jadi pemilik mobil harus sering mengganti pelumas, memang sangat disarankan menggunakan pelumas yang menggunakan synthetic base oil,” ungkapnya.

Baca juga: Mengintip Mewahnya Armada Omah Sultan Milik PO Juragan 99 Trans

Wealthy Optimus CK4. dok: MobilKomersial.com/Bagas

Arief juga mengatakan, jika menggunakan mineral base oil, banyak kasus mobil mengalami endapan lumpur pada komponen mesin saat oli sudah mulai rusak yang mengakibatkan mesin tidak bekerja secara optimal hingga kerusakan pada mesin.

“Mineral base oil itu dapat menyebabkan polusi karena tidak bekerja maksimal pada mesin mobil serta bisa menyebabkan mobil kurang tenaga dan malah jadi boros, kalau synthetic base oil lebih ramah lingkungan, tidak meningalkan lumpur, mesin lebih efisian dan irit bbm,” imbuhnya.

Di Wealthy sendiri, lanjut Arief telah menggunakan synthetic base oil seperti di semua produk Apogeo, Energine, Optimus, Ultimax hingga Beste transmission fluid sehingga dapat memberikan perlindungan maksimal bagi mesin kendaraan serta merawat mesin dengan baik.

Baca juga: Bagaimana Cara Terbaik Cegah Mesin Mobil Berlumpur?

Tags: #Wealthy ApogeoBase OilMineral Base OilSynthetic Base OilWealthy Beste Transmission FluidWealthy EnergineWealthy OptimusWealthy Ultimax
Previous Post

Melongok Desain Interior Suzuki Fronx, Canggih Dan Fungsional

Next Post

Dua Rute Baru Bus Transjakarta dari Depok, Harapan Kurangi Kemacetan

Mato

Mato

Related Posts

Test Drive Mobil Hybrid Suzuki Berhadiah Suzuki Jimny, Begini Caranya
Mobil dan Motor

Mengenal Ventilated Seat Grand Vitara, Fitur Mewah yang Ramah Aki dan Bikin Perjalanan Makin Betah

23/06/2026
Asap Hitam Berlebih dari Knalpot Kendaraan Diesel Tanda Mesin Ada Masalah?
Aftermarket

Bahaya Mengabaikan Pelumas Mesin, Potensi Kerusakan Bisa Terjadi

22/06/2026
5 Aspek Yang Buat Suzuki Jimny 5 Pintu Diserbu Masyarakat Indonesia
Mobil dan Motor

Setir Mulai Berat? Kenali Tanda Kerusakan Rack Steer Sejak Dini dan Penyebab Utamanya

20/06/2026
Asap Hitam Berlebih dari Knalpot Kendaraan Diesel Tanda Mesin Ada Masalah?
Aftermarket

Tren Cumi Darat di Mobil Diesel, Apa Penyebabnya?

19/06/2026
Perawatan Berkala AC Mobil Agar Kabin Selalu Sejuk
Tips

Perawatan Berkala AC Mobil Agar Kabin Selalu Sejuk

18/06/2026
Mitsubishi Motors Resmikan Training Center Baru Terbesar di Asia Tenggara, Siap Lahirkan Tenaga Ahli Profesional
Mobil dan Motor

Jangan Sampai Terlambat, Begini Cara Cegah Hewan Masuk ke Ruang Mesin

12/06/2026
Next Post
Naik Bus Transjakarta Hari Ini Rp 1 Khusus untuk Perempuan

Dua Rute Baru Bus Transjakarta dari Depok, Harapan Kurangi Kemacetan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sponsor

Wealthy Photochromic Film
Hydrosoft Pro Wiper
Automatic Transmission Fluid

Sponsor

Hydrosoft Pro Wiper
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak Kami
redaksi@mobilkomersial.com

© 2023 Copyright Mobilkomersial.com

No Result
View All Result
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil

© 2023 Copyright Mobilkomersial.com