MobilKomersial.com — Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) secara resmi mengadopsi dua unit bus listrik ukuran 8 meter buatan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk untuk memperkuat komitmen mobilitas ramah lingkungan serta efisien di kawasan kampus.
Langkah strategis serah terima armada berbasis baterai murni ini digelar langsung di area Kampus UNY Yogyakarta pada Selasa, 11 Agustus 2026, sebagai upaya nyata peremajaan fasilitas transportasi internal institusi.
Baca Juga: Mercedes-Benz Resmi Luncurkan Bus Listrik dari Sasis Legendaris OF
“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa produk manufaktur dalam negeri mampu menjawab kebutuhan mobilitas institusi,” ungkap A. Ardiansyah Bakrie selaku Direktur Utama PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, mengutip keterangannya, Selasa (18/8/2026).

Ia menambahkan harapannya terhadap keberadaan bus listrik tersebut. ‘Kami berharap armada ini tidak hanya mendukung operasional kampus, tetapi juga mempercepat adopsi kendaraan listrik komersial di Indonesia,” jelasnya.
Senada dengan hal itu, Rektor UNY, Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes., AIFO., menekankan tujuan utama proyek. “Penggunaan bus listrik VKTR merupakan bagian dari upaya UNY dalam menciptakan lingkungan kampus lebih hijau,” tegasnya.
Ia menambahkan keselarasan armada baru dengan target akademis. “Ini sejalan dengan agenda kami mendukung SDGs serta memberikan pengalaman mobilitas yang jauh lebih nyaman bagi seluruh civitas akademika kampus,” lanjutnya.
Secara spesifikasi teknis, armada medium berukuran 8 meter yang dirakit pabrikan asal Magelang ini sanggup menampung hingga 30 penumpang. Daya jangkau operasionalnya mampu melaju sejauh 270 km dalam sekali isi baterai.

VKTR menggandeng karoseri Laksana dalam perakitan bodi. “Industri lokal mampu bersaing dengan produk CBU. Bus ini diproduksi dengan komponen dalam negeri tinggi serta standar keamanan kualitas yang terjaga,” tutur Stefan Arman.
Baca Juga: Begini ‘Trik Dapur’ Damri Jaga Ratusan Bus Listrik Tetap Awet dan Beroperasi
Direktur Teknik Laksana tersebut menambahkan poin keberlanjutan. “Kehadiran bus listrik di UNY adalah langkah nyata menuju transportasi hijau dan efisien yang mendukung agenda transisi energi nasional,” terang Stefan.
Pengoperasian unit bus zero emission ini tak hanya menekan emisi karbon di area kampus, namun sekaligus difungsikan sebagai sarana edukasi praktis bagi mahasiswa dalam mempelajari perkembangan teknologi bersih masa depan.










