MobilKomersial.com — Ajang pameran otomotif LatBus 2026 yang berlangsung di São Paulo, Brasil, menjadi panggung bersejarah bagi Mercedes-Benz. Produsen ternama ini resmi meluncurkan eCity, sasis bus kota listrik berbasis baterai terbaru.
Model inovatif tersebut dirancang menggunakan basis sasis keluarga OF yang legendaris. Langkah strategis ini diambil guna mempercepat akselerasi transformasi sistem transportasi umum berbasis armada ramah lingkungan.
Baca Juga: Profil Sasis Bus Medium Premium Mercedes-Benz OF 917 Euro 4
“Sasis OF legendaris kami kini hadir dalam versi listrik baterai untuk demokratisasi teknologi ramah lingkungan,” ungkap Walter Barbosa, Wakil Presiden Sales & Marketing Mercedes-Benz Brasil, mengutip keterangannya, Sabtu (15/8/2026).
Sasis eCity dibekali baterai canggih berkapasitas tinggi yang mampu menjelajah hingga 150 km dalam sekali pengisian daya. Jarak tempuh tersebut sangat optimal untuk mendukung operasional armada harian perkotaan.

Dari sektor jantung pacu, eCity mengusung motor listrik asinkron induksi WEG WTE900 yang mampu memuntahkan tenaga puncak hingga 394 dk serta torsi maksimal sebesar 3.100 Nm demi performa tangguh di jalan raya.
Kenyamanan berkendara dijamin oleh suspensi udara dengan dua kantong udara di bagian depan serta empat kantong udara di belakang. Sasis ini juga memiliki Bobot Total Kendaraan yang mencapai kapasitas hingga 17.600 kg.
Fitur keselamatan terbilang sangat lengkap berkat penyematan pengereman regeneratif, rem drum otomatis, sistem pengereman ABS, hingga fitur HSA untuk membantu kendaraan saat mulai melaju di jalanan menanjak licin.
Baca Juga: Genap 60 Tahun, Rahasia PO ALS Tetap Setia Pakai Sasis Mercedes-Benz Terungkap di GIIAS 2026!
Dengan panjang bodi 12,1 meter, bus kota ini sanggup menampung hingga 77 penumpang dengan 35 tempat duduk. Kecepatan maksimalnya dibatasi secara elektronik pada angka 60 kpj (km/jam) demi menjaga efisiensi dan keamanan.
Keunggulan utama eCity terletak pada fleksibilitas pengisian daya secara berkala di sepanjang rute operasional. Fitur penunjang ini memungkinkan armada kendaraan terus beroperasi secara efisien tanpa kendala kehabisan daya.
Sistem penyimpan dayanya menggunakan tiga paket baterai lithium-ion berteknologi LFP dengan kapasitas total 186,7 kWh. Proses pengisian ulang daya didukung soket CCS tipe 2 berdaya 90 kW yang tuntas dalam kurun 2 jam.

Untuk mempermudah manajemen armada, produsen melengkapinya dengan sistem telemetria canggih eBus Go. Teknologi terintegrasi ini mampu memantau penggunaan energi, jarak tempuh, hingga rute kendaraan secara presisi tinggi.
Pengembangan eCity difokuskan untuk memenuhi kebutuhan moda transportasi di kota-kota berskala kecil hingga menengah. Sasis modern ini menawarkan efisiensi biaya operasional yang amat bersaing di kelas bus listrik bebas emisi.
Baca Juga: Simak! Begini Rahasia di Balik Canggihnya Sasis Truk BEV dan FCEV Mercedes-Benz
Model eCity dijadwalkan meluncur resmi ke pasar komersial pada tahun 2027 mendatang. Menariknya, bus ini akan dijual langsung lengkap bersama bodi karoseri sehingga memangkas proses pengadaan bagi pihak perusahaan operator.
Transformasi menuju armada bus bebas emisi ini menegaskan kepemimpinan Mercedes-Benz di pasar otomotif. Inovasi sasis eCity membuka peluang emas bagi terciptanya mobilitas perkotaan yang lebih bersih dan ramah lingkungan.










