MobilKomersial.com — Pengembangan armada bus listrik perkotaan terus dipacu melalui kolaborasi strategis lintas lembaga. Damri memfasilitasi kegiatan kunjungan lapangan Lokakarya Perencanaan Bus Listrik di EV Bus Facility Pupar bersama ITDP.
Agenda edukatif tersebut dihadiri perwakilan 13 Dinas Perhubungan daerah, Direktur Teknik Damri Arifin, Direktur Operasional Transjakarta Deddy Gamawan, Kasi Dishub DKI Junaedi, serta Urban Mobility Manager ITDP Mizandaru.
Baca Juga: Resmi Ditunjuk Jadi Operator Metro Jabar Trans, Damri Operasikan Empat Koridor
Dalam forum tersebut, Damri mengupas tuntas operasional armada, manajemen depo modern, penjadwalan harian, hingga penyiapan SDM teknisi khusus untuk pemeliharaan sistem baterai serta infrastruktur pengisian daya listrik.
Perjalanan Damri diawali dari satu unit bus uji coba pada 2021 hingga berkembang pesat menjadi operator bus listrik terbesar nasional dengan mengoperasikan 316 unit armada pada jaringan transportasi publik Transjakarta.

“Pengalaman panjang dari skala kecil hingga ratusan unit memberikan pembelajaran berharga. Kami siap membagikan praktik terbaik ini demi mempercepat konversi armada hijau nasional,” tegas Arifin, Direktur Teknik Damri dalam siarannya, Kamis (13/8/2026).
Rekam jejak Damri sendiri mencakup keterlibatan penting pada KTT G20 Bali 2022, bus kampus Universitas Indonesia, serta operasional armada di Kota Surabaya dan Bandung lewat dukungan sistem manajemen data armada pintar real-time.
Baca Juga: Damri Uji Coba Bus Konversi Hidrogen-Diesel Pertama di Indonesia
Melalui kegiatan site visit ini, DAMRI tidak hanya berbagi praktik dan pengalaman, tetapi juga membuka ruang dialog dengan pemerintah dan pemangku kepentingan mengenai berbagai tantangan dan peluang dalam implementasi bus listrik.
“Akselerasi bus listrik menuntut ekosistem solid antara pemerintah, operator, dan produsen. Kami berkomitmen terus berkolaborasi mewujudkan transportasi publik yang bersih dan berkelanjutan,” pungkas Arifin.










