MobilKomersial.com — Uji lintas batas bus listrik di Hong Kong mencatatkan rekor efisiensi mengesankan. Produsen bus asal Tiongkok, Yutong, sukses membuktikan ketahanan operasional model C12E dalam kondisi lalu lintas harian yang sebenarnya.
Pengujian memakai bus Yutong C12E berbaterai 422 kWh yang telah beroperasi dua tahun. Armada menempuh rute Tseung Kwan O menuju Fung Kat Heung sejauh 261 km, dengan pendingin udara kabin terus menyala pada suhu dingin 16℃ hingga 18℃.
Baca Juga: PT VKTR Pamer Truk Listrik Yutong YTK90E, Begini Spesifikasinya
Melintasi jalan kota dan bebas hambatan, baterai terpakai 47%, menyusut dari 81 ke 34%. Pengujian pada suhu lingkungan 24-27°C ini mencatatkan konsumsi energi yang sangat hemat, yakni berada pada angka 0,69 kWh untuk setiap kilometernya.
Dengan memperhitungkan batas aman daya 12%, bus diperkirakan mampu menjangkau 310 hingga 360 km. Kemampuan ini melampaui kebutuhan operasional harian bus lintas wilayah Hong Kong yang umumnya membutuhkan jarak jelajah 300 km.

Performa tinggi ini berkat penggunaan platform khusus kendaraan listrik YEA buatan Yutong. Platform terintegrasi antara perangkat keras dan lunak ini sanggup meminimalkan pemborosan energi serta memaksimalkan kapasitas penyimpanan pada ruang baterai.
Optimasi pada sistem penyaluran tenaga, manajemen termal, dan rekuperasi energi membuat kendaraan sangat responsif di berbagai kondisi jalan. Konsumsi listrik tetap efisien walau bus beroperasi dalam kondisi sarat penumpang dan AC menyala penuh.
Baca Juga: PO Sinar Jaya Soroti Tantangan Ekosistem Bus Listrik Jarak Jauh di Indonesia, Siap Ikut Bermain?
Uji jalan ini mendukung rencana transisi hijau Pemerintah Hong Kong menuju bebas emisi pada tahun 2050. Kepemilikan bus listrik yang andal dan teruji secara teknis menjadi kunci utama dalam menjaga daya saing bisnis para operator angkutan umum.
Selain di Hong Kong, bus listrik berukuran 12 meter ini juga telah menjalani berbagai pengujian berat di sejumlah negara lain, termasuk Australia. Keberhasilan uji jalan secara global semakin memperkuat reputasi keandalan teknologi armada ini.











