MobilKomersial.com — Omoda dan Jaecoo memperknalkan moblil listrik canggih terbaru Omoda O4 yang telah menggunakan teknologi AI untuk membantu memudahkan pengemudi dalam beraktifitas sehari-hari.
Omoda O4 sendiri diklaim sebagai First AI Car For Everyone, memadukan Super Hybrid System (SHS), teknologi yang telah mengantarkan merek ini menjadi pemimpin ekspor global, dengan Super Intelligent, arsitektur kokpit AI yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkendara.
Kendaraan ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang melampaui sekadar perintah suara menuju kemampuan memahami maksud pengguna, mempelajari kebiasaan, serta mengenali kondisi emosional.
Baca juga: Jaecoo Indonesia Sebut Fitur Parkir Mandiri Bantu Pengendara di Area Sempit

“Indonesia bukan hanya salah satu pasar otomotif dengan pertumbuhan tercepat di dunia, tetapi juga merupakan pasar yang sangat dinamis dan terbuka terhadap inovasi,” kata Shawn Xu, CEO Omoda & Jaecoo International, Senin (27/7/2026).
menurut Shawn Xu, Omoda mengusung filosofi desain Cyber Mecha yang memadukan estetika futuristis dengan karakter kendaraan listrik modern. Tampilan eksterior diperkuat garis bodi tegas bergaya mecha, lampu utama Cyber Lightning, serta siluet aerodinamis yang memberikan kesan dinamis.
Kabin Omoda O4 memiliki konsep kokpit bertema pesawat luar angkasa yang dilengkapi tombol flip-start, layar sentuh berukuran besar, serta sistem hiburan dengan gim bawaan dan dukungan gamepad nirkabel untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih interaktif.
Baca juga: Jaecoo Uji Coba J7 SHS-P di Indonesia, Tonjolkan Fitur Parkir Sendiri Tanpa Pengemudi
Omoda O4 yang ditanamkan AI Voice Command, menggunakan Super AI Cockpit yang dibangun menggunakan arsitektur Agentic AI yang didukung oleh large language model (LLM) terdepan di dunia.
Berbeda dengan sistem infotainment konvensional yang masih mengandalkan pola perintah dan respons, teknologi ini menghadirkan lompatan baru dari sekadar menjalankan perintah menjadi mampu memahami maksud dan kebutuhan pengguna.
Di balik sistem tersebut terdapat sepuluh AI Agent yang terbagi ke dalam dua kelompok. Kelompok pertama, Smarter Command Understanding, terdiri atas Central Agent yang mampu memahami perintah kompleks.
Baca juga: Omoda dan Jaecoo Raih Sertifikasi UN/ECE R171 Berkat Fitur Parkir Pintar
Selain itu terdapat Vehicle Control Agent yang dapat menjalankan beberapa perintah kendaraan secara bersamaan, Navigation Agent yang memahami lokasi meski informasi yang diberikan tidak lengkap, serta Vehicle Assistant yang mampu mengenali kondisi kendaraan secara real time.
Kelompok kedua, Omoda O4 dilengkapi Personalized Companionship, menghadirkan pengalaman yang lebih personal melalui Creative Agent untuk menciptakan wallpaper sesuai preferensi pengguna.
Kemudian dilengkapi juga Customized Addressing Agent yang mempelajari cara pengguna ingin dipanggil, serta AI Agent untuk rekomendasi musik, pembaruan berita secara real time, informasi olahraga, dan percakapan selama perjalanan.
Baca juga: Terjual 3.628 Unit, Chery Omoda E5 Pimpin Penjualan EV Terlaris di Indonesia
Sebagai kendaraan listrik murni, Omoda O4 dibekali baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 65,05 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 553 km (NEDC) dalam sekali pengisian daya penuh Untuk mendukung mobilitas yang lebih praktis.
Melalui AI 2.0 yang menghadirkan empat kemampuan baru, yaitu perencanaan perjalanan yang memahami tujuan pengguna, pembelajaran kebiasaan berkendara, pendamping berbasis emosi melalui teknologi voice cloning dan avatar hewan peliharaan, serta fitur hiburan yang mengikuti tren seperti ekosistem gim Omoda O4 dan sistem audio yang dioptimalkan dengan AI.











