• Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
Mobil Komersial
Advertisement
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
No Result
View All Result
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
No Result
View All Result
Mobil Komersial
No Result
View All Result
Home Tips

Benarkah Bensin Oktan Tinggi Bikin Mesin Cepat Overheat? Ini Faktanya!

M. Bagas Putra by M. Bagas Putra
18/07/2026
in Tips
0
Toyota Veloz Hybrid EV Meluncur Global di Indonesia, Dibanderol di Bawah 300 Juta!

Mesin Toyota Veloz Hybrid/Foto: dok.MobilKomersial.com/Bagas

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

“Masyarakat harus memahami bahwa oktan tinggi itu bukan berarti bahan bakarnya lebih panas, melainkan bahan bakar yang memiliki ketahanan lebih baik terhadap ketukan atau knocking,” tuturnya kepada MobilKomersial.com, Sabtu (18/7/2026).

“Suhu operasional mesin itu sepenuhnya dikontrol oleh sistem pendingin, rasio kompresi mekanis, beban kerja kendaraan, serta keandalan pelumas yang digunakan, bukan ditentukan oleh angka oktan yang tertera di nosel SPBU,” jelasnya.

Baca Juga: Bukan Cuma TBN dan NOACK, Ini Cara Paling Valid Cek Oli Mesin Anda Asli Full Synthetic atau Mineral

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa menyesuaikan jenis bahan bakar dengan spesifikasi teknis pabrikan tetap menjadi kunci utama untuk mempertahankan efisiensi berkendara dan menjaga keawetan usia pakai kendaraan. 

“Jadi, jangan takut menggunakan bahan bakar beroktan tinggi jika mesin kendaraan Anda memang membutuhkan spesifikasi tersebut untuk mencapai efisiensi termal yang optimal,” tegasnya.

Ilustrasi Pengisian BBM RON Tinggi pada Suzuki Fronx/Foto: dok.MobilKomersial.com/Bagas

“Memilih RON yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan adalah langkah terbaik untuk menjaga efisiensi sekaligus melindungi material mesin secara jangka panjang,” sambung Arief Hidayat.

Sementara itu, jika sebuah kendaraan modern yang membutuhkan bahan bakar oktan tinggi secara sengaja dipaksa menelan bensin beroktan rendah demi alasan ekonomi, dampaknya justru akan memicu malapetaka mekanis.

Campuran udara dan bensin akan meledak secara prematur akibat tekanan piston sebelum busi menyala, yang kemudian menghasilkan gelombang tekanan abnormal berbahaya di dalam dinding silinder.

Mesin pintar masa kini memang dibekali dengan knock sensor yang secara otomatis akan memundurkan waktu pengapian (ignition timing) begitu mendeteksi getaran detonasi tersebut.

Honda Civic RS e:HEV/Foto: dok.MobilKomersial.com/Bagas

Namun kompensasinya adalah penurunan performa yang drastis, pemborosan bahan bakar, dan akumulasi panas berlebih akibat pembakaran yang tidak efisien.

Sebaliknya, menggunakan bahan bakar dengan angka oktan yang melampaui rekomendasi pabrikan pada mesin berkompresi rendah juga tidak akan memberikan dampak peningkatan performa yang signifikan maupun membuat mesin menjadi lebih dingin.

Baca Juga: Akhiri Mitos Oli Encer, Ini Alasan Mengapa SAE 0W-20 Kini Jadi Standar Mesin Modern hingga 2.500 cc

“Mesin konvensional tidak memiliki kompresi yang cukup kuat atau kalibrasi komputer adaptif untuk memanfaatkan kelebihan stabilitas kimiawi dari oktan tinggi tersebut,” ujar pria penyandang gelar Master di bidang otomotif tersebut.

“Oleh karena itu, langkah paling bijak dan aman bagi setiap pemilik kendaraan adalah selalu merujuk dan mematuhi panduan nilai oktan minimum yang telah ditetapkan oleh produsen masing-masing kendaraan,” pungkasnya.

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Efek Bensin Oktan RendahMitos Bensin Oktan TinggiPenyebab Mesin OverheatTips Memilih BBMWealthy Group
Previous Post

Truk Listrik Mercedes-Benz eActros 400 Kini Punya Teknologi mPTO Langsung dari Pabrik! Simak Manfaatnya

M. Bagas Putra

M. Bagas Putra

Related Posts

Mengenal Dwelling Time, Istilah Sederhana yang Bisa Bikin Perusahaan Logistik Gulung Tikar!
Tips

Mengenal Dwelling Time, Istilah Sederhana yang Bisa Bikin Perusahaan Logistik Gulung Tikar!

14/07/2026
Hino Jadi Kendaraan Niaga Pertama yang Raih Sertifikasi TKDN
Tips

Agar Tidak Terjadi Kerusakan, Sasis Truk Juga Perlu Perawatan

13/07/2026
Antisipasi Ngobos Pada Kendaraan Diesel, Pakai Oli Mesin yang Berkualitas
Mobil dan Motor

Pentingnya Merawat Kendaraan Saat Cuaca Panas Ekstrem

13/07/2026
Pikap Bekas Ramai Peminat, Daihatsu Gran Max Paling Dicari
Pikap

Pemeriksaan Wajib yang Dilakukan Sebelum Membeli Pikap Bekas

08/07/2026
Cara Merawat Kaca Film Mobil Agar Optimal Tolak Paparan Sinar UV
Aftermarket

Agar Fokus Berkendara, Kaca Depan Kendaraan Wajib Bersih

06/07/2026
Service Berkala di Bengkel Fast n Frugal Bikin Mobil Jadi Prima
Aftermarket

Usai Perjalanan Jarak Jauh, Apakah Mobil Perlu Perawatan dan Ganti Oli Mesin?

05/07/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sponsor

Wealthy Photochromic Film
Hydrosoft Pro Wiper
Automatic Transmission Fluid

Sponsor

Hydrosoft Pro Wiper
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak Kami
redaksi@mobilkomersial.com

© 2023 Copyright Mobilkomersial.com

No Result
View All Result
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil

© 2023 Copyright Mobilkomersial.com