MobilKomersial.com — Mercedes-Benz Trucks secara resmi menyerahkan tiga unit truk listrik eActros 400 generasi kedua yang dilengkapi dengan kabin futuristik ProCabin kepada perusahaan pengelolaan limbah asal Jerman, AVG Köln.
Langkah ini menjadi sangat menarik bagi dunia otomotif dan operasional industri karena unit-unit ini merupakan truk listrik pertama dari Mercedes-Benz yang mengusung teknologi mechanical Power Take-Off (mPTO) yang terintegrasi langsung dari pabrik.
Baca Juga: Simak! Begini Rahasia di Balik Canggihnya Sasis Truk BEV dan FCEV Mercedes-Benz
Sebelum inovasi ini lahir, pengoperasian sistem hidrolik eksternal pada truk listrik seperti mekanisme jungkit pada bak truk tipper, hanya bisa diwujudkan melalui modifikasi pihak ketiga atau karoseri eksternal.
Kehadiran mPTO bawaan pabrik ini mengubah peta permainan. Fungsi utama dari komponen mPTO ini adalah menyalurkan energi mekanis langsung dari sistem penggerak listrik utama truk untuk menggerakkan peralatan kerja mekanis.

Manfaat dari integrasi mPTO pabrikan ini sangat besar. Karena dirancang langsung oleh insinyur Mercedes-Benz sejak awal, transfer energi menjadi jauh lebih optimal tanpa ada daya yang terbuang sia-sia akibat ketidakcocokan sistem pihak ketiga.
Kendaraan menjadi lebih andal, risiko malafungsi sistem elektrikal berkurang, dan waktu perawatan di bengkel dapat dipangkas secara drastis. Bagi operator armada, ini berarti efisiensi biaya operasional yang jauh lebih baik dalam jangka panjang.
Pengiriman eActros 400 untuk aplikasi truk jungkit ini membuktikan bahwa sistem penggerak “berbasis baterai mampu menjawab kebutuhan operasi logistik limbah yang paling menantang,” ucap Christian Wilz, CEO Mercedes-Benz Trucks Germany.
Truk Mercedes-Benz eActros 400 generasi kedua ini disokong oleh dua paket baterai masif yang masing-masing memiliki kapasitas sebesar 207 kWh. Dengan demikian, total kapasitas baterai yang terpasang pada kendaraan ini mencapai 414 kWh.

Baterai tersebut mengadopsi teknologi sel Lithium Iron Phosphate (LFP), sebuah material yang terkenal di industri EV karena memiliki daya tahan atau masa pakai (service life) yang sangat panjang serta stabilitas termal yang sangat baik untuk operasional ekstrem.
Dalam operasional hariannya di AVG Köln, armada truk listrik dengan mPTO terintegrasi ini ditugaskan dalam proyek BELLA, sebuah inisiatif logistik bebas emisi untuk mengangkut abu dasar hasil pembakaran limbah rumah tangga dan komersial.
Nantinya, truk-truk ini akan beroperasi menggantikan peran armada truk diesel konvensional untuk memindahkan material sisa tersebut, baik di dalam area pabrik maupun ke fasilitas pemrosesan terdekat.
Guna memastikan pasokan energi tetap terjaga, AVG Köln juga membangun infrastruktur pengisian daya mandiri seluas 3.000 meter persegi dengan sembilan stasiun pengisian daya yang energinya disuplai langsung dari pembangkit listrik tenaga limbah milik perusahaan.











