MobilKomersial.com — Momen libur panjang sering kali menjadi ujian berat bagi para pengemudi. Kemacetan parah dan skenario jalanan stop-and-go di jalur luar kota tidak hanya menguras energi fisik, tetapi juga membuat konsumsi bahan bakar membengkak.
Fenomena ini terlihat jelas pada lonjakan arus kendaraan libur Idul Adha 2026, dimana Tol Layang MBZ mencatat pergerakan hingga 47.525 kendaraan pada H-1, alias melonjak drastis sebesar 125,73% dari volume harian normal.
Baca Juga: Chery Q Resmi Rilis di Indonesia, EV Rp 200 Jutaan dengan Jarak Tempuh 400 Km
Di tengah situasi yang menantang ini, Chery menawarkan jawaban teknis melalui lini Chery Super Hybrid (CSH). Teknologi hibrida cerdas ini dirancang khusus untuk mengatasi dilema kendaraan listrik murni saat menempuh rute antar kota.
Dengan menggabungkan performa motor listrik dan mesin pembakaran internal, pengemudi tidak perlu lagi mengalami kecemasan jangkauan (range anxiety) akibat keterbatasan infrastruktur pengisian daya publik (charging station).

Kendaraan ini secara pintar mengelola sumber daya energi secara hibrida, sehingga mampu meminimalkan pemborosan energi saat terjebak dalam kepadatan lalu lintas. Hasilnya pun tentu menunjukkan konsumsi energi yang dinilai sangat hemat dan ramah kantong.
Efisiensi arsitektur powertrain Chery CSH ini dibuktikan melalui simulasi biaya energi per 100 km yang sangat kompetitif. Pengujian dilakukan menggunakan parameter tarif listrik domestik sebesar Rp1.699,53 per kWh dan harga BBM RON 92 senilai Rp12.300 per liter.
Model Chery Tiggo 9 CSH memimpin efisiensi dengan estimasi biaya energi hanya Rp 32.683 per 100 km. Sementara itu, varian Tiggo 8 CSH mencatatkan angka Rp 42.208 per 100 km, dan Tiggo Cross CSH berada di angka Rp 61.500 per 100 km.
Dengan hasil pengujian tersebut. rentang biaya operasional yang berkisar antara Rp 32 ribu hingga Rp 61 ribu per 100 km ini memastikan anggaran perjalanan keluarga tetap terkendali tanpa mengorbankan performa kendaraan.
“Kami percaya teknologi mobilitas harus mampu mendukung kualitas perjalanan dan kebersamaan keluarga di setiap momen,” ujar Budi Darmawan Jantania, Vice Country Director Chery Business Unit, Jumat (29/5/2026).
Baca Juga: Dihantam Depan Belakang! Begini Kondisi Chery Tiggo 9 Saat Uji Tabrak Ekstrem
“Melalui lini Chery Super Hybrid, kami ingin menghadirkan kendaraan yang tidak hanya efisien untuk penggunaan harian, tetapi juga nyaman dan fleksibel untuk menemani perjalanan keluarga saat long weekend,” sambungnya.
Di samping keunggulan komputasi efisiensi energinya, lini Chery CSH juga mengintegrasikan aspek kenyamanan kabin dan keselamatan tingkat tinggi. Desain interior dirancang secara ergonomis untuk mereduksi kelelahan selama perjalanan jauh.

Karakter berkendara juga didukung oleh fitur keselamatan berlapis serta sistem asisten berkendara cerdas atau Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) yang membuat kendali mobil menjadi lebih praktis dan prediktif.
Meski dibekali dengan berbagai teknologi canggih, untuk memastikan perjalanan jarak jauh berjalan tanpa hambatan teknis, Chery tetap mengimbau para pemilik kendaraan untuk melakukan inspeksi pra-perjalanan secara menyeluruh.
Baca Juga: Membedah Efisiensi Mobil Listrik Chery, Ongkos Operasional Harian Tak Sampai Rp 10 Ribu!
Pengecekan mencakup aspek krusial seperti tekanan angin ban, status kapasitas daya baterai, serta manajemen rute perjalanan yang matang. Guna mengantisipasi kendala darurat di jalanan, jaringan purna jual dikerahkan melalui program Chery Family Care.
Layanan dukungan aftersales ini siap memberikan asistensi teknis kapanpun dibutuhkan, sehingga perjalanan rekreasi maupun mudik bersama keluarga tetap berjalan dengan aman, nyaman, dan tenang.










