MobilKomersial.com — Jakarta kembali membuktikan posisinya sebagai episentrum penting bagi industri kendaraan komersial di kawasan ASEAN. Pameran Busworld Southeast Asia yang berlangsung pada 20-22 Mei 2026 di Jakarta baru saja sukses digelar.
Mengambil area seluas sekitar 8.000 m2, ajang bergengsi yang memasuki edisi keempat ini berhasil mempertemukan 47 eksibitor dari 9 negara, memamerkan 25 kendaraan mutakhir, serta menyedot perhatian 5.133 pengunjung terdaftar yang datang dari 41 negara.
Baca Juga: Busworld SEA 2026: Sinergi Kalista dan INVI Dorong Target 10 Ribu Bus Listrik Transjakarta
Perkembangan pasar bus di Asia Tenggara saat ini memperlihatkan tren yang sangat menarik, dimana aspek kenyamanan dan pengalaman penumpang kini menjadi prioritas utama manufaktur.
Di area pameran, sangat terlihat bagaimana konfigurasi kursi premium, material interior berkualitas tinggi, dan kehadiran berbagai model bus, termasuk bus sleeper menjadi pusat perhatian utama pengunjung.

Fenomena ini dipicu oleh operator bus jarak jauh yang mulai mengadopsi strategi layanan mirip maskapai penerbangan atau kereta api, yaitu dengan menyediakan beberapa kelas perjalanan sekaligus, menggabungkan kursi reguler dan kabin sleeper dalam satu armada.
Meski dinamika pasar Indonesia saat ini cenderung bergerak lebih hati-hati, atmosfer positif justru sangat terasa di sepanjang pameran. Para eksibitor melaporkan aktivitas yang padat mulai dari pertemuan bisnis yang intens hingga tingginya antusiasme dari pelaku industri.
Menariknya, Busworld Southeast Asia tidak hanya berfungsi sebagai etalase penjualan, melainkan juga bertransformasi menjadi platform pengadaan (sourcing) krusial untuk komponen, suku cadang, hingga solusi teknis berskala regional.
Di tanah air, produsen bus umumnya menggunakan model bisnis sasis-karoseri (chassis-bodybuilder), dimana perusahaan karoseri lokal memegang kendali penuh atas desain kustomisasi, finishing, hingga hubungan langsung dengan konsumen.

Karakteristik industri bus di Indonesia ini menjadi keunikan tersendiri jika dibandingkan dengan pasar Eropa. Hal inilah yang mendorong merek internasional untuk gencar menggandeng mitra lokal.
Keberhasilan seluruh rangkaian acara ini diakui langsung oleh Vincent Dewaele selaku General Manager Busworld International. Dalam pernyataannya, Vincent menyampaikan optimisme yang sangat besar terkait pertumbuhan pameran ini.
Baca Juga: PO Sinar Jaya Soroti Tantangan Ekosistem Bus Listrik Jarak Jauh di Indonesia, Siap Ikut Bermain?
“Anda bisa merasakan pertumbuhan Busworld Southeast Asia di setiap sudut area pameran. Edisi ini menegaskan potensi regional yang luar biasa dan kuatnya minat internasional terhadap industri bus Indonesia,” ucapnya, Rabu (27/5/2026).
“Indonesia dan Busworld sama-sama siap untuk melangkah ke fase berikutnya. Bersama dengan para mitra, kami telah mengambil langkah krusial ke depan dan kami bertekad untuk terus memperluas jangkauan internasional event ini di tahun-tahun mendatang,” tambahnya.

Deretan Kendaraan Terbaik Peraih Penghargaan
Sebagai apresiasi terhadap inovasi dan keunggulan desain, sejumlah penghargaan bergengsi diberikan kepada kendaraan dan perusahaan terbaik melalui mekanisme pemungutan suara daring serta melibatkan komunitas pecinta bus tanah air.
Dalam pengumuman pemenang, karoseri Adiputro memperkokoh dominasinya di segmen bus mewah setelah varian SDD Jetbus 5 sukses dinobatkan sebagai Bus of the Year, sementara varian MHD Single Glass Jetbus 5 meraih penghargaan Best Coach Design.
Kesuksesan juga diraih oleh karoseri Piala Mas, kemana armada All New Rexus 8D sukses memborong dua penghargaan sekaligus, yakni sebagai The Most Favorite Bus dan Most Eye-Catching Bus, yang menegaskan betapa krusialnya aspek visual bagi pasar Indonesia.

Selanjutnya, penghargaan untuk kategori bus dengan kenyamanan interior terbaik atau Most Interior Comfort Bus berhasil diraih oleh armada Semeru buatan karoseri Laksana yang juga mengamankan penghargaan kategori Most Futuristic Bus melalui armada MTrans DD 4M.
Sementara itu, untuk kategori bus sleeper paling mewah atau Most Luxury Coach, penghargaan jatuh kepada armada Surya Bali – Skylander R25 Vision Sleeper hasil karya karoseri New Armada.
Baca Juga: Bukan Adiputro atau Laksana! Ini Karoseri Yang Paling Banyak Bikin Bus di Indonesia
Di segmen kendaraan listrik, penghargaan Best E-Bus Design diberikan kepada armada E-Velocity W1 buatan karoseri Tentrem, dan predikat bus listrik terfavorit atau Most Favorite E-Bus berhasil disabet oleh armada Max besutan Xiamen Golden Dragon Bus Co., Ltd.
Setelah sukses mencetak berbagai pencapaian strategis pada edisi tahun ini, Busworld Southeast Asia secara resmi menutup kegiatannya dan bersiap kembali menyapa para pelaku industri pada edisi berikutnya yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Mei 2028.
Berikut adalah daftar penghargaan bus di Busworld SEA 2026:
- ‘Bus of the Year’ : SDD Jetbus 5 – Karoseri Adiputro
- ‘Best Coach Design’ : MHD Single Glass Jetbus 5 – Karoseri Adiputro
- ‘The Most Favorite Bus’ : All New Rexus 8D – Karoseri Piala Mas
- ‘Most Eye-Catching Bus’ : All New Rexus 8D – Karoseri Piala Mas
- ‘Most Interior Comfort Bus’ : Semeru – Legacy SR3 Neo Double Decker Combi – Karoseri Laksana
- ‘Most Futuristic Bus’ : MTrans DD 4M – Legacy SR3 Neo Double Decker – Karoseri Laksana
- ‘Most Luxury Coach’ : Surya Bali – Skylander R25 Vision Sleeper – Karoseri New Armada
- ‘Best E-Bus Design’ : E-Velocity W1 – Karoseri Tentrem
- ‘Most Favorite E-Bus’ : Max – Xiamen Golden Dragon Bus Co., Ltd. (SAG)











