MobilKomersial.com – Pasar kendaraan listrik premium di Indonesia baru saja kedatangan primadona baru. Volvo Car Indonesia resmi memperkenalkan Volvo ES90, sedan listrik flagship yang diproyeksikan menjadi tolok ukur baru dalam hal kemewahan berkelanjutan.
Kehadiran ES90 bukan sekadar menambah lini produk, melainkan pernyataan tegas Volvo mengenai masa depan mobilitas elektrik yang tidak lagi mengenal kompromi antara jarak tempuh dan kenyamanan.
Baca Juga: Guncang Pasar Premium! Volvo Rilis 3 Model SUV Terbaru PHEV dan Mild Hybrid
Volvo ES90 dibangun di atas fondasi desain Skandinavia yang minimalis namun sarat teknologi. Berbeda dengan mobil listrik konvensional, sedan ini mengadopsi arsitektur kelistrikan 800V.

Teknologi ini merupakan lompatan besar yang memungkinkan manajemen energi menjadi jauh lebih efisien. Dengan dukungan baterai berkapasitas besar 92 kWh, Volvo ES90 mampu menjawab kecemasan jarak tempuh bagi pengguna jarak jauh.
Berdasarkan pengujian standar WLTP, mobil ini sanggup melaju hingga 661 km dalam satu kali pengisian daya penuh, sebuah angka yang menempatkannya di jajaran elit kendaraan listrik dengan jangkauan terjauh di tanah air.
Efisiensi pengisian daya juga menjadi nilai jual utama yang akan memanjakan para pemiliknya. Berkat sistem 800V tersebut, proses pengisian daya dari 10% hingga 80% pada stasiun DC fast charging berdaya 350 kW hanya memakan waktu sekitar 22 menit.
Baca Juga: Lawan Veloz Hybrid, MMKSI Siapkan Xpander Hybrid Rakitan Dalam Negeri di Tahun 2026

Di sektor performa, Volvo ES90 dibekali dengan motor listrik yang mampu memuntahkan tenaga sebesar 245 kW atau setara 333 dk, dengan torsi instan mencapai 480 Nm dan mampu berakselerasi dari 0-100 kpj (km/jam) hanya dalam waktu 6,6 detik.
Memasuki area kabin, penumpang akan disambut oleh nuansa interior yang menenangkan sekaligus futuristik. Pusat kendali kendaraan berfokus pada layar sentral berukuran 14,5 inci yang mengintegrasikan seluruh fitur hiburan dan pengaturan kendaraan.
Pengemudi juga dibantu oleh layar instrumen digital 9 inci serta head-up display opsional seluas 13,2 inci yang memproyeksikan informasi krusial tepat di garis pandang mata.
Menariknya, Volvo sangat memperhatikan kesehatan penumpangnya melalui sistem pemurnian udara canggih yang diklaim mampu menyaring hingga 95% partikel polutan. Suasana kabin kian terasa lega berkat penggunaan panoramic roof jenis electrochromic.
Sisi kecerdasan digital menjadi jiwa dari Volvo ES90. Melalui sistem Google built-in, pengguna dapat mengakses Google Maps, Google Assistant, dan beragam aplikasi di Google Play secara native tanpa perlu menyambungkan ponsel.

Baca Juga: Honda Indonesia Stop Produksi City Hatchback, Siapkan ‘Karpet Merah’ untuk Varian Hybrid?
Namun, bagi pengguna ekosistem Apple, integrasi wireless Apple CarPlay tetap tersedia. Volvo juga memperkenalkan teknologi Superset core computing, dimana mobil ini dapat menerima pembaruan perangkat lunak secara berkala melalui metode Over-the-Air (OTA).
Keamanan, yang telah menjadi DNA Volvo selama puluhan tahun, kini ditingkatkan ke level yang lebih proaktif. Selain struktur bodi yang kokoh dengan perlindungan 360 derajat, ES90 dilengkapi dengan rangkaian sensor canggih mulai dari radar hingga sensor ultrasonik.
Fitur unggulan lainnya adalah sistem driver understanding yang mampu memantau tingkat kewaspadaan pengemudi secara aktif untuk mencegah potensi kecelakaan akibat kelelahan atau hilangnya fokus.

Koji Horii, Chief Executive Officer Volvo Car Indonesia, menegaskan bahwa ES90 adalah simbol dari ambisi merek ini untuk menghadirkan solusi mobilitas yang relevan dengan gaya hidup modern namun tetap ramah lingkungan.
Baca Juga: Sanggup Tarik Muatan 325 Ton! Ini Rahasia Teknologi I-Shift Crawler Gears Pada Truk Volvo
“ES90 membawa teknologi Volvo ke level lebih tinggi dan lebih jauh dalam jarak tempuh, lebih cepat dalam pengisian, serta lebih kaya dalam pengalaman digital yang terhubung,” ucapnya dalam keterangannya, Sabtu (7/3/2026).
Dengan banderol harga Rp 2,1 miliar (On-the-Road), Volvo ES90 kini resmi menjadi kasta tertinggi dalam keluarga elektrifikasi Volvo di Indonesia, bersanding dengan model Mild Hybrid (MHEV) seperti XC90 dan XC60 yang sudah lebih dulu populer.











