MobilKomersial.com — PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), selaku agen pemegang merek (APM) Mitsubishi Motors di Indonesia semakin menunjukkan keseriusannya dalam menyongsong era elektrifikasi di Tanah Air.
Setelah melalui berbagai spekulasi, jenama otomotif asal Jepang ini secara terbuka menyatakan komitmennya untuk menghadirkan jajaran mobil hybrid terbaru pada tahun 2026.
Baca Juga: Mitsubishi Xpander Hybrid Meluncur di Thailand, Dibanderol Rp400 Jutaan
Menariknya, langkah strategis ini tidak hanya sebatas mendatangkan unit impor, melainkan langsung menyasar pada lokalisasi produksi di pabrik dalam negeri guna memastikan daya saing yang kompetitif.
Presiden Direktur MMKSI, Atsushi Kurita, memaparkan garis waktu yang cukup ambisius namun terukur terkait proyek ini. Saat ini, fokus utama perusahaan adalah mematangkan persiapan di lini produksi.

“Saat ini, kami sedang menyiapkan produksinya. Enam bulan pertama 2026, fokus pada produksi lokal, kemudian enam bulan berikutnya untuk proses peluncuran dan pemasaran,” ungkapnya kepada MobilKomersial.com di Jakarta, Kamis (26/2/2026) kemarin.
Prediksi kuat menyebutkan bahwa panggung pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 akan menjadi saksi bisu kemunculan perdana model ramah lingkungan dari merek berlogo tiga berlian ini.
Meski jadwal resmi belum diketuk palu, sinyal peluncuran pada kuartal kedua atau semester kedua tahun fiskal 2026 mengarah kuat pada pameran otomotif terbesar tersebut sebagai ajang debut yang paling masuk akal.
Sementara, salah satu kandidat kuat yang akan diproduksi adalah Xpander Hybrid. Versi yang telah meluncur di Thailand ini mengusung teknologi Mitsubishi e:Motion yang menjanjikan sinergi sempurna antara performa mesin bensin dengan efisiensi motor listrik.

Keunggulan teknisnya pun tak main-main, dengan penyematan tujuh mode berkendara yang adaptif serta fitur Active Yaw Control (AYC) yang menjadi ciri khas Mitsubishi untuk menjaga stabilitas kendaraan di berbagai medan jalan.
Kehadiran Xpander Hybrid produksi lokal ini diprediksi akan menciptakan konfrontasi menarik di segmen MPV elektrifikasi. Langkah Mitsubishi ini jelas menjadi sinyal perang terbuka bagi Toyota yang juga tengah mempersiapkan Veloz Hybrid.
Baca Juga: Dibanderol Mulai Rp400 Jutaan, Begini Spesifikasi Mitsubishi Xforce Hybrid
Kendati demikian, dengan status produksi lokal, Mitsubishi memiliki peluang besar untuk menekan harga agar tetap kompetitif, sekaligus menentang dominasi Toyota di pasar keluarga Indonesia.
Persaingan antara Xpander Hybrid dan Veloz Hybrid di masa depan dipastikan akan menjadi magnet utama bagi konsumen yang menginginkan mobil keluarga irit bahan bakar tanpa mengorbankan ketangguhan khas mobil Jepang.











