MobilKomersial.com — Menjaga performa kendaraan modern bukan sekadar soal ganti oli secara rutin, melainkan juga memastikan sistem kontrol emisi tetap terjaga. Salah satu komponen yang paling krusial sekaligus sering terabaikan adalah catalytic converter.
Seiring bertambahnya usia pakai kendaraan, komponen ini rentan tersumbat oleh endapan karbon dan berbagai kontaminan berbahaya yang dapat melumpuhkan kinerja mesin serta memicu pembengkakan biaya perbaikan.
CEO & Founder PT Welty Indah Perkasa (Wealthy Group), Arief Hidayat MA., Eng., menyoroti banyaknya kesalahpahaman yang beredar di masyarakat mengenai cara perawatan komponen vital tersebut.
Baca Juga: Biodiesel Rentan Masalah? Wealthy B40 Pastikan Mesin Diesel Tetap Prima!
Beliau menekankan bahwa banyak pemilik kendaraan terjebak menggunakan produk yang diklaim mampu membersihkan catalytic converter hanya dengan mencampurkannya ke dalam tangki bahan bakar.
Menurut Arief, metode tidak langsung tersebut sangat tidak efektif dan justru menjadi proses yang salah karena bahan pembersih tidak akan pernah mencapai area yang tersumbat dengan konsentrasi yang tepat.

“Banyak merek lain menginstruksikan pengguna untuk menambahkan pembersih ke tangki bahan bakar atau melalui ruang bakar, namun faktanya metode tersebut sangat salah karena tidak akan pernah bisa membersihkan catalytic converter secara efektif,” ujarnya.
Sebagai solusi atas problematika tersebut, Wealthy memperkenalkan Wealthy Catalytic Converter Cleaner (CCC) yang mengusung teknik pembersihan langsung ke titik masalah pada sistem katalitik kendaraan.
Arief Hidayat menjelaskan bahwa metode yang benar dan paling efektif adalah dengan membuka port sensor O2 dan menyemprotkan cairan pembersih secara langsung ke dalam unit catalytic converter menggunakan alat bantu khusus.
“Perbedaan besar Wealthy CCC dengan pesaing adalah pendekatan kami yang unik dan langsung. Dengan menyemprotkan cairan langsung melalui port sensor O2, kita memastikan bahan pembersih mencapai area yang paling membutuhkannya untuk memecah kontaminan secara efisien,” jelasnya.
“Pendekatan ini memastikan kontak maksimum antara cairan pembersih dengan endapan karbon, sehingga proses penghancuran kontaminan terjadi secara instan dan menyeluruh,” paparnya kepada MobilKomersial.com, Selasa (3/2/2026).

Keunggulan dari penerapan metode langsung ini tidak hanya terbatas pada kebersihan komponen semata. Dengan catalytic converter yang kembali plong, tekanan balik pada sistem pembuangan akan berkurang drastis sehingga gas buang dapat mengalir bebas.
Hasilnya, tenaga mesin yang sempat hilang akan kembali terasa, akselerasi menjadi lebih responsif, dan mesin beroperasi jauh lebih halus. Selain itu, kendaraan akan jauh lebih ramah lingkungan karena mampu menekan emisi polutan berbahaya secara signifikan.
Arief Hidayat juga menambahkan bahwa penggunaan Wealthy CCC secara berkala merupakan bentuk investasi cerdas bagi pemilik kendaraan. Dibandingkan harus mengganti unit catalytic converter yang harganya sangat mahal, perawatan rutin dengan metode yang tepat dapat memperpanjang usia pakai komponen secara optimal.
Baca Juga: Hadapi Banjir, Wealthy Stone Guard Jadi Perisai Anti Karat Kolong Mobil Terbaik
“Menggunakan pembersih catalytic secara teratur bukan sekadar gaya hidup, melainkan langkah hemat biaya untuk mencegah perbaikan besar atau penggantian komponen yang sangat mahal di masa depan. Ini adalah cara kami membantu pemilik kendaraan mempertahankan performa optimal sekaligus memperpanjang masa pakai mesin mereka,” tegasnya.
Meskipun menggunakan teknologi canggih, proses aplikasi Wealthy CCC dirancang agar tetap mudah dilakukan, baik oleh mekanik profesional maupun pemilik kendaraan yang gemar melakukan perawatan mandiri.











