MobilKomersial.com — Sejak awal berdirinya, nama Volvo telah identik dengan keselamatan. Filosofi ini, yang bermula dari pendiri perusahaan, telah mendorong Volvo Trucks untuk secara konsisten memimpin inovasi dalam teknologi keselamatan.
Sejarah keselamatan truk Volvo bukanlah sekadar kronologi fitur, melainkan sebuah narasi komitmen berkelanjutan menuju “nol kecelakaan (zero accident)” untuk mengubah lanskap transportasi dan menyelamatkan jutaan nyawa di jalan raya di seluruh dunia.
Baca Juga: Revolusi Logistik Indonesia Dimulai! Geotab Luncurkan Asisten AI Generatif ‘Ace’ untuk Armada
Dekade Awal: Fondasi Keselamatan
Komitmen Volvo pada keselamatan sudah tertanam kuat sejak awal. Jauh sebelum adanya peraturan wajib dari pemerintah global, pada tahun 1960, Volvo Group memperkenalkan tes dampak benturan untuk kabin truknya.
Ini bukan hanya sebuah langkah yang proaktif tetapi juga sebuah penegasan prinsip bahwa keselamatan adalah dasar dari semua rekayasa Volvo baik pada kendaraan penumpang (Volvo Cars) hingga truk dan busnya (Volvo Trucks dan Volvo Buses).

Pada sekitar tahun 1970-an, perhatian beralih ke peningkatan perlindungan bagi pengemudi. Desain kabin mulai ditingkatkan, memberikan ruang yang lebih aman dan terlindungi bagi operator truk.
Era Inovasi yang Berfokus pada Pengguna Jalan Lain
Dekade 1980-an menandai pergeseran fokus, di mana Volvo mulai memprioritaskan keselamatan pengguna jalan lain dengan menempatkan berbagai komponen fitur baru di setiap produk kendaraannya, diantaranya;
- Pelindung Bawah Samping (Side Underrun Protection): Ini menjadi wajib di banyak negara, dirancang untuk mencegah pengendara sepeda dan pejalan kaki jatuh di bawah roda belakang truk dalam tabrakan.
- Pelindung Bawah Belakang (Rear Underrun Protection): Diperkenalkan untuk melindungi penumpang mobil penumpang dalam tabrakan belakang dengan truk.
- Anti-lock Braking System (ABS): Teknologi ini menjadi standar pada semua truk pada akhir dekade 80-an, secara drastis mengurangi risiko jack-knifing dan meningkatkan kinerja pengereman di jalan licin.
Standarisasi Global dan Fitur Revolusioner
Periode 1990-an menyaksikan organisasi-organisasi seperti Uni Eropa (EU) dan PBB mengambil peran lebih aktif dalam keselamatan jalan. Volvo Trucks, yang seringkali sudah memenuhi persyaratan baru terus berinovasi.

Seperti halnya sistem Airbag Pengemudi. Ya, Volvo menjadi salah satu produsen truk pertama yang memperkenalkan kantong udara untuk pengemudi yang tentu meningkatkan angka keamanan dan keselamatan dalam perjalanan.
Volvo juga memperkenalkan fitur pelindung bawah depan (Front Underrun Protection). Diperkenalkan pada tahun 1996 dan kemudian diwajibkan pada tahun 2003, fitur ini penting untuk melindungi penumpang mobil dalam tabrakan depan antara mobil dan truk.
Baca Juga: Lebih ‘Manja’ dari Ban Mobil, Ini Alasan Ban Truk Perlu Cek Tekanan Angin Tiap Dua Minggu
Abad ke-21: Kecerdasan dan Perlindungan Aktif
Di milenium baru, Volvo Trucks merangkul teknologi canggih untuk beralih dari perlindungan pasif ke sistem keselamatan aktif yang diklaim untuk mencegah kecelakaan sebelum terjadi. Beberapa teknologi itu diantaranya;
Peringatan Tabrakan dengan Rem Darurat (Collision Warning with Emergency Brake). Sistem ini menjadi andalan, memperingatkan sopir dan otomatis mengaktifkan pengereman jika tidak ada respons, membantu menghindari atau mengurangi keparahan tabrakan.
Sistem Peringatan Pengemudi (Driver Alert System). Menggunakan kamera dan sensor, sistem ini memantau perilaku pengemudi dan memperingatkan jika mendeteksi tanda-tanda kelelahan atau kurangnya perhatian.

Alcolock (2005). Alat ini mencegah pengemudi yang mabuk untuk menyalakan kendaraan, menekankan fokus Volvo pada faktor manusia dalam keselamatan.
Baru-baru ini, Volvo Trucks memperkenalkan sistem Front Short Range Assist dan Door Opening Warning, yang menggunakan radar dan kamera untuk mendeteksi pesepeda, pejalan kaki, atau kendaraan yang mendekat saat truk bermanuver atau saat pintu dibuka.
Baca Juga: Truk Heavy Duty Volvo Sabet 5 Bintang Euro NCAP Berturut-turut, Ini Rahasinya
Dari sabuk pengaman tiga titik yang dilepas patennya oleh Volvo pada 1959 hingga sistem bantuan pengemudi berbasis AI saat ini, sejarah Volvo Trucks adalah testimoni bahwa inovasi keselamatan dapat dan harus menjadi mesin utama dalam desain kendaraan.
Kendati demikian, dengan terus mengembangkan dan menerapkan teknologi yang canggih, Volvo Trucks tidak hanya sekedar menjual kendaraan, mereka menjual visi masa depan transportasi yang bebas kecelakaan.











