MobilKomersial.com — Produsen truk raksasa Jerman, MAN, menerima pukulan keras dalam hal keselamatan setelah truk andalannya, MAN TGX, hanya berhasil meraih 3 bintang dari rating komersial perdana Euro NCAP dalam program ‘Safer Truck’ 2025.
Hasil ini menempatkan TGX di bawah beberapa pesaing utama, memicu pertanyaan mengenai standar keselamatan kendaraan angkutan berat.
Baca Juga: Truk Heavy Duty Volvo Sabet 5 Bintang Euro NCAP Berturut-turut, Ini Rahasinya
Pengumuman yang dirilis Euro NCAP pada 30 September 2025 ini bertujuan meningkatkan keamanan dengan mengevaluasi truk tentang Safe Driving (Berkendara Aman), Crash Avoidance (Penghindaran Tabrakan), dan Post Crash Safety (Keselamatan Pasca-Tabrakan).
Kinerja di Bawah Ekspektasi
Model yang diuji, MAN TGX (6×2 Rigid), menunjukkan kinerja yang solid dalam sistem penghindaran tabrakan (sekitar 60%) dan keselamatan pasca-tabrakan (80%). Namun, perolehan 3 bintang ini jauh dari rating 5 bintang yang diraih pesaingnya seperti Volvo dan Mercedes-Benz.

Sorotan utama yang membuat skor TGX tertahan berada di kategori Vision (Pandangan) dalam pilar Safe Driving (Berkendara Aman). Euro NCAP mencatat bahwa TGX adalah kendaraan tinggi dengan jendela dangkal dan garis sabuk tinggi, yang secara signifikan mengurangi pandangan langsung.
Truk ini mencatatkan skor nol (0) untuk Direct Vision (Pandangan Langsung atau Visibilitas), yaitu seberapa banyak pandangan pengemudi terhadap pejalan kaki, pesepeda, atau kendaraan di sekitar truk tanpa bantuan cermin atau kamera.
Meskipun TGX dilengkapi dengan sistem pemantauan kamera opsional yang membantu pandangan tidak langsung, kekurangan dalam pandangan langsung ini menjadi faktor kritis dalam penilaian keselamatan di lingkungan perkotaan.
Baca Juga: Pemasangan Kaca Film Pada Truk Lebih dari Sekadar Gaya, Ini Aturan dan Manfaat Pentingnya
Menolak Uji Coba, Euro NCAP Tetap Bertindak
Dalam laporan resminya, Euro NCAP mengungkap fakta mengejutkan bahwa sebelumnya MAN menolak memberikan kendaraan untuk pengujian keselamatan, dengan alasan bahwa kendaraan mereka sudah mematuhi semua peraturan keselamatan saat ini (GSR2).
“Meskipun demikian, Euro NCAP berhasil mendapatkan, menguji, dan menilai model TGX yang patuh GSR2 dari pasar, dilengkapi dengan semua opsi keselamatan yang relevan,” ungkap pernyataan Euro NCAP, mengutip siaran resminya, Jumat (3/10/2025).
Keputusan MAN untuk menolak berpartisipasi ini menimbulkan spekulasi dan menambah tekanan terhadap produsen untuk secara proaktif meningkatkan transparansi dan kinerja keselamatan, terutama fitur yang dirancang untuk melindungi pengguna jalan yang rentan.

Meskipun TGX menawarkan teknologi penghindaran tabrakan yang sangat baik, kelemahannya dalam pandangan langsung menunjukkan bahwa inovasi harus mencakup setiap aspek keselamatan, terutama di area padat.
Hasil rating 3 bintang Euro NCAP ini menjadi peringatan keras bagi MAN bahwa kepatuhan regulasi minimum tidak lagi cukup. Era baru keselamatan truk menuntut performa terbaik di setiap kategori, khususnya dalam melindungi nyawa pengguna jalan lainnya.
Baca Juga: Rating Tertinggi!, Mercedes-Benz Actros Raih 5 Bintang di Uji Keselamatan Truk Euro NCAP
Dilain sisi, MAN sebenarnya tidak sendirian, produsen truk asal Belanda yakni DAF juga mendapat rating 3 bintang dalam pengujian tersebut. Namun, truk DAF XF yang diuji masih lebih baik ketimbang MAN TGX.
Pasalnya, meski meraih 3 bintang, truk DAF XF masih mendapatkan label ‘CitySafe’ yang menggarisbawahi bahwa truk tersebut masih memiliki spesifikasi keselamatan yang tepat dan aman untuk operasi di perkotaan yang padat.











