MobilKomersial.com — Perkembangan teknologi otomotif yang pesat, terutama pada mesin-mesin modern yang lebih ringkas dan bertenaga, menuntut standar pelumas atau oli mesin yang juga semakin canggih.
Standar API (American Petroleum Institute) dan ILSAC (International Lubricant Standardization and Approval Committee) terus berevolusi untuk memastikan perlindungan mesin yang optimal.
Baca Juga: Jangan Anggap Remeh! Oli Mesin Menguap Jadi Tanda Bahaya, Ini Kata Pakarnya
Menurut Arief Hidayat M.Eng., Chief Executive Officer (CEO) PT Welty Indah Perkasa (Wealthy Group), hadirnya standar terbaru, yaitu API SP, menjadi jawaban atas tantangan yang muncul pada kendaraan masa kini.
“Mesin-mesin modern, terutama yang menggunakan teknologi turbocharged dan direct injection, sangat rentan terhadap fenomena yang disebut Low-Speed Pre-Ignition (LSPI),” jelasnya kepada MobilKomersial.com, Selasa (2/9/2025).

“LSPI adalah pra-pengapian pada kecepatan rendah yang bisa menyebabkan kerusakan serius pada mesin. Standar oli sebelumnya, seperti API SN, memiliki perlindungan yang terbatas terhadap LSPI,” paparnya.
“Hal ini menjadi risiko serius bagi pemilik kendaraan modern yang ingin menjaga performa mesinnya. Selain itu, API SN juga dinilai kurang efektif dalam mengendalikan oksidasi dan pembentukan lumpur (sludge) yang dapat menurunkan kinerja mesin,” sambungnya.
- Lompatan Besar: Dari SN ke SP
Menanggapi kelemahan tersebut, industri pelumas memperkenalkan standar API SP dan ILSAC GF-6. Arief Hidayat menjelaskan bahwa kedua standar ini membawa perbaikan signifikan dalam beberapa aspek kunci:
Baca Juga: Bukan Cuma Diganti, Pahami Oksidasi Oli sebagai Alarm Dini Kerusakan Mesin
Perlindungan Penuh dari LSPI: “Fokus utama API SP adalah memberikan perlindungan maksimal terhadap LSPI, sehingga pemilik mobil tidak perlu khawatir akan risiko kerusakan mesin,” kata Arief.
Ketahanan Oksidasi dan Kebersihan: Oli dengan standar API SP sangat unggul dalam mengendalikan oksidasi dan mencegah pembentukan lumpur, yang memastikan kebersihan internal mesin dan menjaga efisiensi kinerja.
Perlindungan Komponen Vital: Standar API SP/ILSAC GF-6 juga menawarkan perlindungan keausan yang jauh lebih baik, termasuk untuk komponen penting seperti rantai timing yang krusial pada mesin modern.

Efisiensi Bahan Bakar: Selain perlindungan mesin, standar ILSAC GF-6 juga dirancang untuk meningkatkan penghematan bahan bakar (Fuel Economy), yang membantu mengurangi biaya operasional sehari-hari.
- Menuju Masa Depan: Standar API SQ dan ILSAC GF-7
Arief menyebutkan bahwa evolusi standar pelumas akan terus berlanjut, terlebih seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi kendaraan modern. Dimana, industri kini sedang bergerak menuju standar API SQ dan ILSAC GF-7.
Baca Juga: Punya Kualitas Premium, Seluruh Oli Mesin Wealthy Gunakan Standar Tertinggi
Meskipun belum umum, standar ini akan berfokus pada kontrol oksidasi yang lebih ketat, target penghematan bahan bakar yang lebih ambisius, dan komitmen yang lebih besar terhadap kelestarian lingkungan.
“Secara keseluruhan, memilih oli dengan standar terbaru, seperti API SP, bukan hanya soal perawatan rutin. Ini adalah investasi untuk menjaga performa, efisiensi, dan memperpanjang umur mesin kendaraan Anda di tengah pesatnya perkembangan teknologi,” pungkasnya.











